Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia

Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia
episode 26.


__ADS_3

Bukanya langsung pulang ke hotel setelah menemui pria idamannya, Irene malah duduk di dekat pintu keluar gedung konser sembari menikmati kopi latte.


"Kenapa bibir itu masih terasa?."Lirih Irene meraba bibirnya.Ciuman pertamanya kali ini terasa sangat istimewa sebab ia melakukanya dengan seorang artis papan atas yang berada di puncak kejayaan.


Sesekali Irene memukul kepalanya sendiri ketika pikiran kotornya sudah mengembara,sadar dengan perbuatan sungguh ia juga tidak habis pikir, kenapa ia bisa seberani itu.


Namun suara langkah para kemanan dan bodyguard membuat perhatian Irene teralihkan.


"Dia sudah selesai."Gumam Irene,berjalan mengendap-endap dengan hati-hati ingin melihat J-hope sebelum kembali, karena kalau sampai pihak keaman dan bodyguard melihatnya sudah pasti dia akan diamankan.


Irene sudah berdiri di balik tembok,fokus melihat kearah dalam panggung sebab sebentar lagi pria idamannya akan keluar menuju mobil yang sudah terparkir tepat di depan pintu masuk gedung konser.


Penjagaan semakin diperketat begitu pria tampan itu berjalan sembari membungkuk dan melambaikan tangannya pada semua orang.Para bodyguard membentuk dua barisan di sepanjang jalan hingga didepan pintu mobil.


Irene sampai berdecak kagum melihat para bodyguard sigap menjaga jalan agar para penggemar pria tampan itu tidak berhasil menerobos barisan para bodyguard.

__ADS_1


"Siapa dia?."Tanya Irene lirih,ketika melihat seseorang dengan penampilan serba tertutup berjalan dengan penuh hati-hati di belakang para bodyguard.


Saking penasaran Irene memperhatikan penampilan yang di sinyalir pria itu mulai dari atas kepala hingga ujung kaki."Ck,dasar fans fanatik."Gumam Irene berdecak sebal,mengira pria itu salah satu fans J-hope.Menebak kadar kegilaan pria itu sama sepertinya.


Namun seketika pemikirannya itu ia ralat ketika melihat pria misterius itu sedang mengeluarkan suatu benda dari balik Coat-nya.


"Oh...Astaga."Pekik Irene kaget begitu melihat benda yang dikeluarkannya itu adalah senjata api jenis pistol.


Irene berlari secepatnya menerobos pertahanan barisan para bodyguard karena pria itu sudah mengarahkan senjatanya kearah J-hope."Awas..."Teriak Irene sekuatnya tapi karena suasana ramai dengan seruan penggemar membuat Suara Irene tak terdengar.


Tanpa ada hambatan yang berarti,pria misterius itu menarik pelatuk pistol yang sudah diarahkan tepat kedalam J-hope yang tengah sibuk menyapa para penggemarnya sebelum masuk kedalam mobil.


"Dor....."


Suara tembakan langsung membuat semua orang panik ditambah seseorang sudah tersungkur di aspal jalan.

__ADS_1


"Cepat masuk."Seru Lian menarik tangan J-hope saat pria itu berusaha mendekat kearah tubuh wanita di depannya.


"Tapi dia?."Tunjuk J-hope kearahnya wanita yang sudah dengan berani memasang badan untuk menyelamatkan nyawanya.


"Biarkan pihak keamanan yang mengurusnya,nyawamu dalam bahaya sekarang."Ucap Lian mendorong paksa tubuh J-hope masuk kedalam mobil dan Segera meninggalkan tempat kejadian.


Para bodyguard dan pihak keaman dengan sikap meringkus tersangka.Sedangkan yang lain memberikan pertolongan pertama sebelum ambulan tiba di tempat.


"Bertahanlah sebentar lagi ambulan akan datang."Seru salah satu bodyguard sembari menekan dada gadis itu untuk mengurangi pendarahan.


"Kau masih ingat siapa namamu?."Tanya bodyguard itu kembali supaya gadis itu tetap dalam kondisi sadar dan tidak menutup matanya."Siapa namamu?."Tanya bodyguard kembali setelah mendapat anggukan dari gadis itu.


"Aku Irene."Jawanya dengan lemah.


Ya,gadis yang tersungkur tepat dihadapan J-hope adalah Irene.

__ADS_1


Setelah berhasil lolos dari cengkraman bodyguard J-hope, Irene berbalik badan melindungi J-hope dari sasaran peluru yang akan mengenai pria itu.Melihat peluru dari pria misterius itu sudah meluncur dengan cepat Irene merentangkan kedua tangannya,alhasil peluru itu mengenai dadanya,seketika itu juga pandangannya langsung kabur bersamaan tubuhnya ambruk jatuh kejalan.


__ADS_2