Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia

Tarian Cinta J-Hope Untuk Gadis Mafia
episode 43.


__ADS_3

"Ayo jawab.apa kau bisu?."Bentak Brayan bernada tinggi saat Irene hanya diam,tertunduk dengan berurai air mata.


Leo yang melihat Irene keluar dari rumah sakit dengan wajah sedih, langsung mencaritau.Ia juga terkejut mendapati laporan tentang kehamilan Irene dari salah satu perawat dan memberitahukan semua pada Brayan.


"Apa Ghana pelakunya?Pria brengsek itu memperkosa mu?,aku akan melenyapkanya." Seru Brayan penuh emosi, tangannya terkepal keras dan tatapan matanya yang merah mengisyaratkan amarah.Brayan mengambil senjatanya lalu menyelipkannya dipinggang.


"Brayan tunggu,bukan tuan Ghana pelakunya."Lirih Irene sesenggukan,tangisnya semakin menjadi sembari menahan lengan Brayan yang hendak melangkah.


"Kau diancam? Sampai-sampai kau takut seperti itu."Ucap Brayan geram.


Irene menggelengkan kepalanya dengan cepat sembari terus menangis.


"Lalu siapa ayah dari anak yang kau kandung itu?."Sentak Brayan habis kesabaran.Setau Brayan, Irene tidak pernah dekat dengan pria manapun.Bahkan gadis itu termasuk gadis rumahan dan tidak suka keluyuran, selama ini Ghana berusaha mendekati Irene dengan seribu macam cara, Brayan tau itu.Jadi wajar saja kalau Brayan langsung menuduh Ghana adalah ayah bayi dalam kandungan Irene.


"J-hope."


"What?

__ADS_1


Sontak saja Brayan terperangah mendengar nama yang disebut Irene.


"Tidak mungkin, bagaimana bisa?."Brayan tertawa hampa, rasanya tidak mungkin pria itu melakukannya,secara pria itu artis papan atas,digilai dan dikelilingi banyak wanita.lagi pula, bagaimana bisa Irene kenal dengan sang artis itu? pikir Brayan.Irene hanya mencari alasan.


"Aku Menyerahkannya dengan suka rela."Lirih Irene sembari terus menangis."Aku minta maaf karna kebodohan dan obsesiku Brayan."Irene tersungkur berlutut di hadapan Brayan.Hatinya kini benar-benar gelisah dan hancur karna kebodohannya sendiri.Namun ia tidak pernah menyesali tindakannya, yang ia sesali kenapa waktu itu ia tidak memakai pengaman dan akhirnya ia mengandung,hanya itu saja.


"Kau."Bentak Brayan mengangkat tangan hendak menampar Irene.Suaranya bahkan menggema ke seluruh ruang markas, membuat para anak buahnya bergidik ngeri.Brayan tidak pernah semarah ini bahkan ketika misi mereka gagal sekalipun tapi kali ini pria itu benar-benar sangat marah dan emosi.


"Kau sudah seperti ******,aku bahkan tidak mengenalmu sekarang."Ucap Brayan menurunkan tangannya,kalau saja Leo tidak menahan ya sudah pasti tangan kokohnya sudah mendarat di pipi irene.Beruntung Leo dengan cepat menarik Brayan,membisikkan sesuatu pada pria itu untuk menenangkannya, Brayan menarik napasnya dalam-dalam lalu menghembuskan kasar.


Dengan jujur tanpa menutupi yang telah terjadi, Irene menceritakan awal pertemuannya dengan J-hope hingga akhirnya ia memutuskan hal gila tersebut pada Brayan.


"Leo cari dokter untuk menggugurkan kandungannya."Perintah Leo setelah mendengar cerita Irene.


"Tidak... Brayan aku tidak mau menggugurkannya,aku tidak mau menambah dosa lagi.Ku mohon Brayan,biarkan dia hidup."Irene bersimpuh dihadapan Brayan kembali, sungguh ia tidak ingin membuang janin dalam perutnya.


Brayan menjambak rambutnya, frustasi."Kau tidak akan sanggup merawatnya sendirian,anak itu juga akan menderita karna kebodohan mu."Pekik Brayan,sekalipun negara mereka sudah maju,tapi Brayan yakin Irene tidak akan mampu menjadi orang tua tunggal untuk anaknya.Masa depan Irene juga masih sangat panjang,itulah dalam benak Brayan.

__ADS_1


"Aku akan berusaha?."


"Caranya?."Tanya Brayan, ingin mendengar sebesar apa keinginan Irene untuk mempertahankan kandungannya."Apa kau pikir membesarkan anak segampang menyerahkan kesucianmu pada artis itu!."


"Aku tau itu tidak mudah,tapi aku harus melakukannya.Aku mohon Brayan."Seru Irene memohon."Leo please..."Irene mendekat pada Leo saat Brayan tak bergeming dengan ucapan permohonannya.Irene berharap Leo bisa membantunya.


"Leo.. jangan dengarkan dia."Tatapan tajam Brayan menghunus pada Leo.Ia tau betul Leo akan memprovokasi dirinya dengan seribu alasan.


"Irene benar Brayan,biarkan dia bertanggung jawab dengan kesalahan yang sudah dilakukanya."Ucap leo,sedari tadi ia hanya diam dan membiarkan Brayan mengeluarkan amarah,namun di satu sisi ia juga mendukung keputusan Irene."Dengan catatan,kau tidak bisa tinggal di kota ini lagi."Ucap Leo kemudian tegas, dan itu ditujukannya kepada Irene.


Baik Brayan dan Irene heran mendengar ucapan Leo.Kenapa Irene tidak lagi bisa tinggal di kota Milan,bukankan negara itu negara maju?lalu apa masalahnya jika ia ingin tetap disana karna pekerjaannya juga ada disana.


"Hidupmu tidak akan mudah setelah ini,akan ada banyak ancaman untu mu dan bayimu nantinya.Jadi lebih baik kau tinggalkan kota ini."Jelas Leo.


Brayan terdiam,ia tau betul yang dimaksud Leo adalah tentang Ghana,pria itu tidak akan pernah diam bila ia tau hal ini.Sejak dulu Ghana menginginkan Irene,maka dapat dipastikan Ghana akan menyingkirkan semua penghalang termasuk Brayan sendiri.


"Tidak masalah,aku akan pergi sejauh mungkin."Jawab Irene sedih.

__ADS_1


__ADS_2