Teman Ranjang

Teman Ranjang
15


__ADS_3

...UDAH DI PENGHUJUNG CERITA NIH.......


...HAPPY READING ALL...


...****************...


...Walau badai menghadang...


...Ingatlah ku kan selalu setia menjagamu...


...Berdua kita lewati jalan yang berliku tajam...


...Resah yang kau rasakan...


...Kan jadi bagian hidupku bersamamu...


...Letakkanlah segala lara di pundakku ini...


...Masih - Raffi Ahmad feat Nagita Slavina...


...****************...


Raffa segera turun dari mobil dan membantu Intan memasukkan barang - barangnya kedalam mobil.


Setelah selesai menata barang - barang, Raffa beristirahat sebentar sementara Intan segera menuju dapur dan menyiapkan secangkir kopi untuk suaminya beserta beberapa keping biskuit favorit sang suami,


Ia juga menyiapkan teh hangat untuknya.


Mereka bersantai sejenak dan berbincang ringan sambil memandang hujan yang turun.


"Untung aja hujannya turun setelah kita selesai menata barang ya mas" Celetuk Intan.


"Iya yank, alhamdulillah sih ya" Balas Raffa.

__ADS_1


"Tadi aku pikir kamu ga pulang kesini lho mas" Kata Intan.


"Lah terus pulang kemana?" Tanya Raffa.


"Hehe ya gatau" Jawab Intan.


"Kan kamu tempatku pulang yank" Goda Raffa.


"Apaan sih gombal..." Teriak Intan.


"Dingin yank" Goda Raffa lagi.


"Yaudah masuk yuk mas" Ajak Intan.


"Kamu ih di kode gatau dasar ga peka" Raffa terlanjur males.


"Sini sini ku pelukkkk" Kata Intan seraya merentangkan kedua tangannya.


"Gamau dah ga mood" Sewot Raffa sambil berlalu masuk kedalam rumah.


Setelah menaruh cangkir kosong bekas teh dan kopi kedalam bak cuci piring, Intan menyusul Raffa kedalam kamar.


Didalam kamar, Intan melihat Raffa sedang bermain dengan Rain yang ternyata sudah bangun (entah bangun sendiri atau dibangunin papanya), karena ia tidak mau mengganggu aktivitas ayah dan anak itu Ia segera menyingkir dan menonton televisi.


Setengah jam setelahnya suasana menjadi hening, Intan juga udah sangat mengantuk, maka dari itu Intan bergegas menuju kamar untuk tidur.


WARNING!!! 21+


Namun Ia terkejut saat lengannya di tarik oleh Raffa dan dibawa ke kamar yang lain, kemudian pintu kamar dikunci.


"mas Raffa apaan sih"


Raffa menghimpit Intan dengan dinding,

__ADS_1


"udah lama kita ga main yank" suara Raffa mulai serak


Intan gugup setengah mati dan menunduk


"Yank tatap aku!" perintah Raffa dan Intan menurutinya


Mereka berdua saling bertatapan, Raffa mengikis jarak diantara mereka dan menempelkan bibirnya pada bibir Intan, mereka berciuman dengan syahdu dan menggebu, hingga Raffa yang menyadari bahwa Intan mulai kehabisan nafas segera melepas bibir Intan dan menjelajahi tubuh Intan dengan bibir dan sentuhannya,


Tanpa ditulis kalian pasti tau adegan selanjutnya 😁


Pagi harinya Intan segera bangun dan mandi keramas. Begitupula dengan Raffa. Setelah mereka berdua keramas, mereka segera sholat subuh berjamaah.


Pagi ini Raffa meminta Intan untuk tidak perlu memasak sarapan, katanya nanti beli dijalan aja sarapannya.


Ketika Raffa sedang bersiap. Intan segera membangunkan baby Rain dan memandikannya.


Setelah itu Intan meminta Raffa yang telah siap untuk bergantian menjaga anak mereka.


Kini mereka bertiga telah siap untuk pindah ke kota, Intan yang menggendong Rain dan Raffa tidak lupa berpamitan kepada penduduk/warga sekitar rumah mereka sebelum mereka bertiga pindah ke kota.


Setelah berpamitan, mereka bergegas menuju mobil dan Raffa melajukan mobilnya meninggalkan kampung itu dan menuju ke arah kota.


...THE END...


...****************...


Horeeeeee akhirnya kelarrrr jugaaaaa


Gimana? Seru ga??


Maaf ya kalo ceritanya ga masuk nalar/aneh dan banyak typo dimana-mana


Aku pamit dulu ya mau bikin cerita yg ga kalah seru ama kisah Raffa dan Intan ini

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2