
Malam begitu sangat dingin,membuat sepasang anak muda di tengah hutan itu semakin memeluk satu sama lain. Cikah merasa sangat dingin begitupun dengan Nathang. keduanya berpelukan begitu sangat lama hingga akhirnya Cikha berkata.
"Nat, Aku sangat kedingin," ucap Cikha lembut sambil memeluk erat tubuh Nathan. Mendapat pelukan seperti itu. Perasaan Nathang menjadi semakin tidak karuan, sebagai laki -laki yang normal wajar kalau Nathan merasakan hal yang seperti itu .
Hembusan napas Cikha begitu terasa sangat panas mengenai dada bidang Nathang. Dan itu membuat perasaan di dalam hati Nathang semakin menjadi -jadi. perlahan Nathan mengankat wajah Cikha dan berkata.
"Maaf," ucap Nathang langsung mengecup bibir mungil Cikha dengan lembut dan Cikha pun membalas kecupan Nathan, perlahan ciuman yang tadinya lembut kini menjadi ciuman penuh arti tidak ada penolakan yang di lakukan Cikha, mungking karna sangat dingin atau terbawa suasana Cikha semakin mempererat pelukannya ke pada Nathan.
Nathang pun berfikir ingin melanjutkan itu. namun Nathan terlalu terbawa suasana. hingga akhirnya terus melakukannya hingga akhirnya Nathang tersadar. kalau dia tak pantas melakukan itu pada gadis yang baru saja di kenalnya.
"Maafkan, aku Cikh, aku tak bermaksud melakukan itu padamu, ku harap kamu tak akan marah padaku," ucap Nathang sambil menundukkan kepalanya di hadapan Cikha. Cikha pun tersenyum melihat ke arah Nathan lalu berkata.
"Aku tak ada masalah, yang berlalu biarlah berlalu, aku tak akan mempermasalah dengan apa yang kamu lihat barusan," ucap Cikha sambil memandang wajah Nathang.
"Kita akan melakukan ini setelah kita menikah." ucap Nathan sambil kembali memeluk dan menyelimuti tubuh Cikha.
Mendengar itu Cikha pun bertanya dengan pandangan serius pada Nathang.
"Apakah kamu mau menikah denganku?," ucap Cikha serius sambil melihat ke arah wajah Nathang.
__ADS_1
Itulah pertanyaan pertama yang keluar dari mulut Cikha setelah kejadian tadi.
" Tentu saja, aku bukan pria berengsek yang hanya ingin memamfaatkan kepolosan seorang gadis. Sesampai di rumah orang tuamu besok, aku akan segera memintamu untuk menjadi pengdamping hidupku." ucap Nathan langtang.
" Apa kamu menyukaiku?, maksudku apa kamu mencintaiku?,kita baru berapa hari bersama dan kita tidak mengenal satu sama lain" ucap Cikha serius sambil menatap wajah Nathang.
Mendengar itu Nathang pun tersenyum sambil melihat ke arah Cikha yang sedang menanti jawaban dari pertanyaanya. Nathang pun berkata.
"Cinta itu akan tumbuh dengan seiring waktu berjalan. kita akan saling mengenal dan juga saling memahami.
*
*
*
-Oya gue, aku juga promo buat cerita aku yang keren di sini. karna aku menulis bebera cerita yang harus, harus kalian baca, Ceritanya ngak kalah seru dari pada Cerita sebelumya.
__ADS_1
Mencintaimu adalah pilihanku.
Cinta Aby.
Pengorbanan Cinta.
Ketiganya adalah cerita aku yang paling keren. kalian wajib baca ya.
Kalau kalian bingun mencarinya Cukup klik nama aku Diana ana.
- Terimah kasih. para Author dan juga para Readers.
-Lanjut baca, Lanjut baca, Lanjut baca, Lanjut baca, langjut baca.
Terimah kasih, Terimah kasih, Terima kasih.
Untuk para Readers Terimah kasih banyak.
__ADS_1
Untuk para Author kalian keren.