Tentang Hidupku Dan Hidupnya

Tentang Hidupku Dan Hidupnya
23


__ADS_3

Cikha melangkah masuk ke dalam kamar mandi, Cikha merasa sngat sedih melihat Nathang mengacuhkanya, Sebenarnya di dalam hati Cikha sudah menyimpang perasaan buat Nathang, perasaan itu tumbuh dengan sendirinya di hati Cikha.


"Andai kamu tau kalau aku sebenarnya sudah mulai menyukaimu, aku berharap kamu juga merasakan hal yang sama denganku," ucap Cikha di kamar mandi,selesai mandi Cikha menepuk jidatnya dan berkata.


"Mati gue, gue kan ngak bawa handuk atau pun pakaian ganti masuk ke sini," ucap Cikha.


Pelan -pelan Cikha membuka pintu kamar mandi dan memanggil suaminya.


"Nat, Nathang." panggil Cikha pelan.


"Apa!." jawab Nathang santai.


"Tolong ambikan handuk itu." tunjuk Cikha. Nathang tersenyum jail melihat ke arah istrinya lalu berkata.


"Ambil saja sendiri" ucap Nathang santai tapi tatapan matanya tidak pernah lepas dari wajah basah Cikha.


"Aku ngak bisa." ucap Cikha pelan.


"Kenapa ngak bisa." jawab Nathang.


"Aku tak mengenakan pakaian apapun, tolong ambilkan yah," ucap Cikha lembut.


Nathang berdiri dari tempat tidur dan berjalan menuju ke arah Cikha sambil membawa handuk, bukannya memberikan cikha handuk Nathang justru melepas pakaian yang di kenakan hingga hanya meninggalkan pakaian dalamnya saja, sontak membuat Cikha berteriak.

__ADS_1


" A, a, apa yang kamu lakukan?. " teriak Cikha sambil menutup ke dua matanya dengan sebelah tangannya karna tangan yang satunya sedang memegan pintu kamar mandi.


"Jangan berteriak, aku tidak melakukan apa -apa." ucap Nathan pelan.


"Lalu kenapa kamu membuka semua pakaianmu?." tanya Cikha.


"Aku juga mau mandi. Lagian apa yang perlu di tutupi semuanya sudah aku lihat begitu pun dengan dirimu kamu juga sudah melihat semuanya, iya kan." ucap Nathan santai.


"I, iya, tapi jangan seperti itu juga, aku kan malu." ucap Cikha sambil menunduk, sementara Nathang mendorong pintu kamar mandi dan langsung masuk. Samentara Cikha pun langsun menarik handuk yang di pegan Nathang, dan lansung memakainya kemudian berjalan keluar dari kamar mandi untuk segera mengenakan pakaian tidurnya. Nathang tersenyum melihat tingkah istrinya yang terlihat lucu.


"Istriku memanh aneh." ucap Nathang dalam kamar mandi sambil tersenyum sendiri.


Selesai mandi Nathan baru sadar kalau handuk yang di bawanya masuk ke dalam kamar mandi tadi di ambil oleh Cikha.


Nathang membuka sedikit pintu kamar mandi dan memanggil Cikha.


"Cikha." panggil Nathang.


"Apa?. " ucap Cikha santai.


"Tolong dong kasih handuk itu." ucap Nathan.


"Ambil saja sendiri." ucap Cikha santai.

__ADS_1


"Beneran ni aku ambil sendiri." goda Nathang.


"Beneran, ambil saja sendiri" ucap Cikha kembali.


Nathan pun langsung ke luar dari kamar mandi dalam keadaan telangjang dan itu membuat Cikha kembali berteriak keras.


Aaaaa, teriak Cikha.


"Kamu itu bisa ngak sih, ngak membuat aku terus -terusan berteriak?. " ucap Cikha kesal.


"Salah sendiri " ucap Nathan santai sambil melilitkan handuk di pingganya.


Nathang berjalan mendekat ke arah Cikha dan Cikha pun merasa kaget dengan apa yang di lakukan Nathan,Nathan mengdekatkan wajahnya ke wajah Cikha dan berkata.


"Tas pakaian aku mana Cik?."ucap Nathan sambil berbisik.


"Itu di sana" ucap Cikha gugup.


"Ambilin suami kamu dong." ucap Nathan lembut.


Cikha langsung mendorong tubuh Nathan dan berjalan untuk mengambil pakaian Nathan.


"Ini." ucap Cikha.

__ADS_1


__ADS_2