
Cikha terbangun, lalu beranjak masuk ke dalam kamar mandi. Cikha mengisi penuh bak mandi dengan air hangat, lalu segera masuk untuk merendam seluruh tubuhnya, badannya terasa remuk semua, dan semua itu karna ulah Nathang suaminya.
Cukup lama Cikha merendam tubuhnya di dalam bak mandi. kalau saja Nathang tidak mengetuk pintu kamar mandi.
"Tok, tok, tok " suara pintu di ketuk Nathang.
"Cikh, apa kamu belum selesai?," Tanya Nathang pelan dari luar kamar mandi.
"Bentar lagi aku selesai. " ucap Cikha, langsung bangun lalu memekai handuk, dan keluar dari kamar mandi. "Aku sudah selesai." ucap Cikha sambil memasang handuk di rambut basahnya.
Cup.
Satu kecupan mendarat di bibir lembut Cikha. Dan itu membuat wajah Cikha merona.
"Selamat pagi honey" ucap Nathan lembut.
"Pagi " jawab Cikha santai, lalu berjalan nenuju lemari untuk mengambil pakaian, di dalam hati Cikha berguman. "Honey, sepertinya aku suka dengan nama baruku itu." ucap Cikha dalam hati sambil tersenyum senang.
__ADS_1
"Oya,Cik mulai hari ini aku akan kembali ke kantor,dan kemungkinan besar aku akan selalu pulang agak larut, karna sudah hampir sebulan aku tidak mengurusinya kantor kita, dan kemarin kesepakatan kita di setujui, jadi semua pekerjaan aku yang tertunda selama sebulan ini akan segerah kuselesaikan," ucap Nathan pelan menjelaskan, lalu berjalan masuk ke kamar mandi untuk membersikan diri.
"Baiklah." ucap Cikha lembut.
Cikha mulai menyiapkan semua keperluan suaminya,mulai dari baju, sepatu, jam tangan dan yan lainya semuanya Cikha siapkan, kemudian berjalan turun ke lantai bawah untuk melihat apaka sarapan untuk suaminya telah siap.
"Pagi Bi." sapa Cikha.
"Pagi nak." ucap Dewi.
"Sarapannya sudah siap Bi?." tanya Cikha lembut.
Setelah selesai bersiap Nathang turun dari lantai atas ke bawah,Nathang berjalan ke arah dapur untuk sarapan
"Pagi honey," ucap Nathang lembut.
"Pagi. " ucap Cikha lembut sambil tersenyum manis.
__ADS_1
Nathan duduk di kursi meja makan sementara Cikha mengambilkan makanan untuk suaminya. "Ini." ucap Cikha lembut sambil memberikan suaminya sepiring nasi goreng.
Selesai makan Nathang bersiap ke kantor, Nathang berjalan keluar pintu di ikuti oleh Cikha di belakangnya.
"Aku pergi dulu ya honey." ucap Nathang sambil mengcium lembut kening istrinya.
"Hati -hati ya." ucap Cikha, sambil melambaikan tanganya.
Selang berapa waktu Nathang berangkat ke kantor, tiba -tiba sebuah taksi masuk ke halaman rumah Nathang dan turunlah wanita paruh baya yang Cikha kenal.
"Mamah," ucap Cikha sambil berjalan mendekat ke arah Nitha ibu Nathan.
Iya hubungan Cikha dengan Nitah bisa di bilang cukup baik, karna sebelum menikah Cikha dan Nitha sering berhubungan melalui telpon, Nitah merasa senang karna Nathang sudah bangun dari keterpurukannya dan itu semua karna bertemu dengan gadis periang seperti Cikha, Nathang bilang ke mamanya kalau beberapa hari bertemu dengan Cikha Nathang merasa sangat nyaman bersamanya.
Mama Nitha bukanlah orang pemilih ataupun memaksakan kehendaknya pada anakny, Nitha hanya ingin melihat putra kesayanganya bahagia,yaitu bersama pilihan hatinya.
"Kenapa mama ngak kabari aku dan Nathang, kalau mama akan datang pagi ini, kami kan bisa jemput mama di bandara, " ucap Cikha sopan dan lembut.
__ADS_1
Baca sampai selesai ya dan jangan lupa tinggalka jejaknya. terimah kasih.