Terhalang Perbedaan Disatukan Oleh Takdir

Terhalang Perbedaan Disatukan Oleh Takdir
Memberi Kabar


__ADS_3

Dua minggu berlalu hubungan percintaan leo dan adiba masih berjalan renggang seperti biasanya. Leo masih di kekang oleh papanya setiap pergerakannya selalu di pantau oleh papanya, dia bahkan sampai jenuh dan merasa tertekan.


Kehidupannya tidak sebebas dulu lagi, bahkan ponselnya juga di sadap. Dia tidak tau lagi harus berbuat apa untuk menghentikan perbuatan papanya.


Ini juga tidak adil untuknya, perlakuan papanya sudah kelewatan batas.


"Akkhhh capek lama lama begini." Leo berteriak di dalam kamarnya dan memukul apa yang ada di hadapannya.


Tepat di depan kamarnya ternyata mama leo mendengar semua keluhan leo yang merasa tertekan karena perbuatan papanya. Rasanya sedih melihat keadaan putranya, namun dia juga tidak punya keberanian untuk menentang perbuatan suaminya.


Tok tok tok.


"Masuk."


Mamanya masuk ingin melihat keadaan leo, betapa kagetnya dia setelah masuk dan melihat keadaan kamar leo yang begitu berantakan.


"Ya ampun sayang ada apa ini." Ujarnya sambil membersihkan satu persatu barang yang berjatuhan dari mejanya.


"Ma aku lelah, aku harus apa biar papa tidak terus menerus mencampuri urusan ku."


"Mama tau nak kamu tertekan. Tapi mama harap kamu jangan menjadikan ini sebagai sebuah beban, jalani dengan ikhlas ya nak."


"Hiks hiks aku capek ma." Ujar leo menunduk dan menahan tangisnya.


"Mama mengerti sayang, kamu tau kan seperti apa sifat papa."


"Huff aku lelah ma aku mau istirahat dulu." Mamanya yang mengerti pun meninggalkan kamar leo.


Setelah mamanya keluar, leo membuka ponselnya dan kembali mencari akun sosial milik sahabatnya adiba. Setelah di temukan dengan hati yang berdebar leo segera mengirimkan sebuah pesan.


Hatinya sangat senang karena dia telah menemukan satu titik terang untuk hubungannya. Tidak mungkin jika teman papanya akan tau bila dia mengirimkan pesan lewat sosial media.

__ADS_1


"Terserah lah mau dia tau apa tidak, yang terpenting aku harus mengontrol pesan masuknya." Leo sudah tidak perduli lagi dengan kelakuan papanya.


Yang dia harapkan semoga rina segera membuka isi pesannya dan memberitahu kepada adiba. Leo sangat merindukan sesosok adiba, sudah hampir setengah bulan mereka tidak berkomunikasi.


"Kamu apa kabarnya sayang." Leo memeluk ponsel miliknya sambil membayangkan senyuman manis milik kekasihnya.


Tidak ingin larut dalam kesedihan dia memutuskan untuk melakukan shalat dua rakaat.


Selesai mengerjakan shalat dia kembali melanjutkan dengan membaca alquran. Hatinya rasa tentram bila dia membaca alquran, seakan bebannya hilang dah hatinya terasa plong.


Bayangan senyum adiba selalu terlintas di pikirannya, namun apakah saat ini senyum itu telah berganti dengan kesedihan. Leo merasakan sesak jika mengingat hal tersebut adiba merupakan gadis baik yang telah Tuhan kirimkan untuknya.


Namun sekarang hubungan mereka di tentang oleh orang tuanya, kepalanya terasa ingin pecah bila memikirkan semua itu.


"Semoga rina segera membalas isi pesanku." Leo memejamkan kedua matanya, dia mencoba untuk rileks agar pikirannya tenang.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Adiba menjalani hari harinya seperti biasa namun dengan kesedihan yang sama, tangannya selalu memegang ponsel berharap sang kekasih akan memberinya sebuah kabar.


Hatinya selalu gundah karena memikirkan leo, hubungan keduanya baru saja membaik namun kembali di terpa masalah karena perbedaan.


"Rin kenapa leo masih belum menghubungi aku ya." Rina menghela nafas, dia juga tidak tega melihat raut wajah kecewa milik sahabatnya.


"Sabar diba. Mungkin leo lagi banyak urusan kamu coba untuk positif thinking aja dulu ya."


Rina membuka ponselnya dan dengan iseng membuka salah satu akun sosial media miliknya.


"Leo punya sosial media gak sih."


"Punya sih, cuma aku aja yang gak punya."

__ADS_1


"Ini punya dia bukan." Rina memperlihatkan sebuah akun yang mengirimkan pesan untuknya.


Adiba melotot tak percaya, ternyata benar leo telah mengirimkan sebuah pesan untuknya. Dia segera mengambil ponsel milik rina dan membaca notif pesan dari kekasihku.


'Sayang semoga kamu membaca isi pesan dari aku, maaf jika aku membuat kamu khawatir dan gelisah. Aku disini juga merasakan hal yang sama seperti yang kamu rasakan, aku harap semoga kamu masih setia dan mau menungguku. Papa terlalu mengekang aku, bahkan semua isi ponselku telah di sadap olehnya. Aku juga tersiksa dengan keadaan ini, aku mohon jangan pernah berpikiran buruk tentang aku. Ini adalah sebuah ujian untuk hubungan kita, aku lagi membantu papaku untuk urusan bisnisnya. Doakan aku semoga urusannya cepat selesai dan aku akan mencari pekerjaan untuk diriku sendiri. Anggaplah ini semua adalah cara allah untuk bisa mempersatukan kita kelak, aku juga akan belajar untuk memantaskan diriku dulu. Agar di saat aku ingin menemui kedua orang tuamu nanti mereka tidak bisa menolakku. Doakan aku sayang, secepatnya kita akan bersatu kembali, aku mencintaimu Adiba Affsheen Msyesha.'


Adiba meneteskan air matanya membaca isi pesan milik leo, dengan telaten dia pun juga membalas isi pesan tersebut. Hatinya terasa tenang dan tidak gundah lagi, papanya leo begitu membenci dirinya.


Adiba tidak menyangka jika hubungan mereka akan seperti ini, dia hanya bisa berharap semoga leo tidak terpengaruh dengan papanya.


"Hiks hiks." Bahu adiba mulai bergetar hatinya lemah dan tidak sanggup menahan isak tangisnya.


"Kamu yang kuat diba." Rina merasa kasihan melihat keadaan sahabatnya, kisah cinta mereka sangatlah ironis.


Rina juga sempat membaca isi pesan dari leo, kata katanya begitu menyentuh.


"Kenapa resiko mencintai sesakit ini ya rin, aku sedih rin hiks hiks."


"Kamu harus kuat diba, percaya deh pasti kalian akan bersatu." Adiba hanya mengangguk.


Rina tidak tau harus memberikan komentar seperti apa lagi, karena dia juga tidak pernah berpengalaman tentang urusan cinta.


Adiba mencoba untuk tetap tenang dan tidak terlalu larut dalam kesedihan, dia akan memulai semuanya dari awal. Dia telah pasrah dan menyerahkan semuanya kepada sang kuasa.


Hari harinya akan kembali seperti dulu lagi tanpa adanya seorang kekasih. Adiba akan bangkit dan kembali memulai hari barunya, dia bertekad akan menyibukkan dirinya di butik milik tantenya.


Dia akan fokus pada pendidikannya dan mengejar cita-cita nya.


Maaf untuk semuanya 🙏🙏🙏🥺


Author lama gak updatenya, 😓😩

__ADS_1


#Bersambung


__ADS_2