Terpaksa Harus Menikahi Om Om

Terpaksa Harus Menikahi Om Om
1 pernikahan paksa


__ADS_3

Gadis belia itu tengah menatap pantulan diri nya dicermin.dia terlihat cantik menggunakan kebaya berwarna putih, dia tersenyum kecut menatap dirinya sendiri.


Bukan ini yang dia inginkan, seharusnya dia masih bermain bersama teman sebaya nya,


Ini semua salah ayah nya dia jadi seperti ini


tampa sengaja air mata nya menetes diwajahnya yang sudah diriasi meratapi nasibnya karena kebebasannya telah direngut.


"Piona, cepat siap siap sebentar lagi mempelai prianya akan segera tiba, jangan sampai dia melihat wajah sedihku,buang jauh jauh wajah sedihkmu itu,"Ujar Ayah piona,ayah Piona menghampiri piona yang tengah duduk didepan cermin wajah nya yang sendu terdunduk dalam.


"Bagaimana dengan keadaan ibu yah?, apa dia sudah baik kan"tanya Piona menatap ayahnya dan sendu mata nya terlihat berkaca-kaca.


"Sudah pion jangan bersedih,Inikan hari pernikahan mu,kau harus tersenyum,Ibu mu baik baik saja dia sudah lebih baik"Ujar ayah dengan lembut.

__ADS_1


Aku tidak menyangka ayah yang selama ini sayang sama aku kenapa dia tega menjual diri ku demi hutang nya.Aku pikir ayah benar-benar sayang pada ku dan akan selalu melindungi ku, Tapi nyata nya malah berbalik.


"Pernikahan ini bukan keinginan ku yah, harus nya aku saat ini masih bersenang senang dengan teman teman ku"ujar piona


"Jangan ngomong begitu, emang nya kau mau ayah masuk penjara karena tidak bisa bayar hutang, Apa kamu tidak berpikir mungkin saja ini takdir mu.Ingat piona jangan sampai kau berbuat kesalahan yang akan membuat ayah dan ibu mu malu,dia tidak akan sanggup menerima nya,


Lagi pula kita ini orang susah dan kau harus bisa membiayai Ibumu yang sedang sakit"Ujar Ayah memegang pundak ku,piona sambil menekuk kedua kaki nya menjejakkan pandangan mereka.


"Tapi aku tidak menyukai orang itu, bahkan aku baru ketemu dengan nya sekali, bagaimana mungkin sekarang aku harus menikahi nya"Ujar piona dia merasa tertekan dengan keadaan yang menimpanya


Flashback. On


Piona tengah berjalan memasuki pintu rumah nya yang kecil dan sederhana, Ibu nya menyapa piona,

__ADS_1


"Baru pulang nak kenapa sore sekali pulang nya?"Tanya Ibu piona


Hari memegang sudah sore dan hampir malam.


Gadis itu terlihat berantakan dan rambut yang terurai yang sudah acak-acakan dan juga seragam. sekolah yang terlihat kusut


"Iya Bu,Piona habis kerja kelompok dirumah teman"Jawab piona berlalu pergi berjalan menuju ruang tamu rumah nya.


Dihalaman yang tidak jauh dari rumah nya terparkir mobil sedan mewah yang tidak yang tidak dikenal piona.Dia mengedikkan bahunya tidak peduli dan kembali berjalan memasuki rumah nya dengan riang


Saat ia masuk, keruang tamu, terlihat banyak orang yang sedang berbincang bincang'Piona tersenyum saat mereka menoleh kearah ny.


"Kenalkan,Ini anak sulung saya"Ucap Ayah piona sambil memanggil piona.

__ADS_1


Piona menghampiri mereka dan menyalami ketiga tamu tersebut,di lihatnya sepasang orang tua yang di yakini sebagai suami istri dan juga laki laki tampan menatap nya dengan senyuman sinis seolah merendahkan diri nya.


"Apaan sih ni Om Om gitu bangat natapnya,emang aku kuman apa"piona


__ADS_2