Terpaksa Harus Menikahi Om Om

Terpaksa Harus Menikahi Om Om
BAB,6 Malam pertama


__ADS_3

"Dasar Om gila,mana mungkin aku tahan sama dia, dia pikir aku punya perasaan yang sama dengan nya,"sungut piona dalam hati nya


"Ngomong apa kamu barusan"Kata Dimas sambil melirik nya.


Pion nggak ngomong apa apa ko om"Ucap


xpiona


"Ni orang dukun kali ya bisa baca pikiran orang"ucap piona dalam hati


Dia tidak mengerti bagaimana Dimas tahu apa yang sedang piona pikirkan, seolah olah dia menglucapkan nya langsung pada dimas


"Wow, selamat ya bro akhirnya kamu bisa menikah juga"ujap seorang pria yang menghampiri Dimas dan piona


"Selamat ya, kamu cantik,"ucap orang tersebut pada piona


Degg


Hati piona berdegup kencang dia melihat seorang lelaki yang menggunakan baju kebiru biruan, yang sedang berbicara dengan Dimas


"Tampan banget, mau dong di ajak kabur, masih perawan ko, ucap piona dalam hati

__ADS_1


"Terimakasih akhir nya Kamu datang juga, kemana pacar mu,? ucap Dimas pada lelaki tersebut


Prasetyo adalah sahabat sekaligus rekan kerja Dimas di perusahaan nya, mereka berteman sejak kecil dari , SMA 3


"Pacar dari mana? kamu kan tau aku nggak ada waktu untuk itu,"jawab Tyo


"Ya, sudah aku mau kesana dulu ya, happy wedding,"ucap lelaki itu sambil tersenyum meninggal kan mereka berdua.


piona. memperhatikan kepergian tyo.dia mencari sosok Tyo di kerubuna tamu namun,


Tyo tak kunjung juga kelihatan.


"Ngapain celingak celinguk,diamihat jangan banyak bergerak malu di lihat orang, tua"


Piona mendelik pada dimas dia tidak suka, karena sudah menganggu kesenangan nya.dia mulai diam dan mulai menyalami para tamu yang menurut nya nggak kan habis tujuh turunan.


"Ni orang orang mau apa, ngerampok sih banyak amat," sungut piona dalam hati nya


Dia mulai merasa pegal di kakinya, karena sedari tadi berdiri menyalami para tamu undangan,di tambah lagi ia kebelet pipis karena sudah lama tidak tertahankan.


"Dasar Om gila, suka banget menyiksa cewek manis seperti ku,"sungut piona dalam hati

__ADS_1


Beberapa jam kemudianpesta Pun usai, para tamu pulang ke rumah nya masing-masing .


Tidak mungkin mereka singgah di tempat orang, yang ada mereka di kira rampok.berbaju batik oleh pemiliknya.


piona memijit mijit kaki nya karena dari tadi berdiri terus menyalami para tamu, sudah 8, jam piona berdiri.untug saja kaki nya tidak patah karena kelamaan berdiri.


Mandy sana jorok amat ganti baju tidak mandi dulu, Ucap Dimas sambil melempar


handuk bekas yang di pakai nya.


"Piona mengambil handuk yang tepat berada di depan muka nya,ia mengambilnya dengan kesal,ia menatap Dimas dengan tajam, yang di balas oleh Dimas.


"Bentar elah om, masih capek ni lagian Kalau nggak mandi nggak bau ko.ucap piona sambil mencium keteknya.


"Dasar bocah sana mandi saya mau tidar."suruh Dimas pada piona sambil membanring kan tubuh nya di atas kasur.


"jangan tidur di sini om,ntar pion tidur di,? ucap piona tidak suka


"Ya, terserah kamu mau tidur di mana?."Ucap Dimas pada piona


"Tidur aja di bawah sudah jangan nganggu saya mau tidur,"ucap Dimas tanpa berbalik

__ADS_1


"Dasar Om Om nyebelin."sungut piona dalam hati nya


Piona beranjak berdiri dari kasur pergi ke kamar mandi dengan wajah yang agak bete dan kesal pada Dimas.


__ADS_2