
Piona dan Kevin berjalan memasuki
apartemen milik Kevin,disana sudah terlihat
Raras dan keluarganya sudah menunggu nya
diruang tamu.
"Pioana , apa kabar mu?,"Tanya Raras sambil memeluk Piona.
"Aku baik baik saja kok Ras,"Jawab Piona membalas pelukan temannya itu.
"Nak Piona,kamu semakin cantik saja,"Ucap ibu nya Raras
"Ah ! bibi bisa aja deh aku biasa biasa saja kok."Jawab Piona membalas pujian dari ibu nya Raras,
"Ya sudah aku pergi dulu sebentar, ada
perkerjaan yang harus aku selesaikan,
kalian ngobrollah !"Ucap Kevin sambil beranjak w meninggalkan mereka berdua.
"Gimana dengan kabarmu Ras, apa kamu baik baik saja?"Tanya Piona
"Aku baik baik saja kok Pio? Jawab Raras
Piona menatap temannya itu dengan
seksama, sambil melepas kerinduan di
antara mereka berdua , Piona sudah
lama sekali merindukan temannya itu,
hanya saja tidak bisa pulang kampung
untuk menemui nya.
Dia tidak menyangka akan bertemu
dengan teman lama dulu, setelah
sekian lamanya tidak bertemu
akhirnya bertemu lagi di tempat kakaknya.
Tanpa terasa air mata Piona menetes
karena merasa terharu dan bahagia
bertemu dengan teman lama yang
duduk di samping nya itu.
"Pio, kamu kenapa kok nangis?"Tanya Raras melihat Piona menangisi.
"A-aku di tidak apa-apa kok,ini cuman
air mata kebahagiaan, karena bisa
bertemu dengan mu lagi setelah
sekian lamanya ."Ucap Piona sambil mengusap air mata nya menetes membasahi
kedua pipinya itu.
"Ya ampun Pio, aku juga merasa begitu bahagia karena bisa bertemu dengan mu lagi."Ucap Raras sambil memeluk Piona lagi.
"Oya, ngomong ngomong gimana dengan
sekolah mu yang baru, apa kamu senang
sekolah disini??"Tanya Raras kepada piona.
"Aku senang kok sekolah di sini."Jawab Piona pelan.
Piona hampir lupa ingin menanyakan
kabar kedua orang tua nya di kampung.
lewat Raras teman nya itu, bahwa
dia tidak hanya merindukan temannya itu
akan tetapi ia juga merindukan orang tua nya yang saat ini masih berada di kampung nya.
"Oiya aku hampir lupa, gimana kabar. ayah dan ibu ku dikampung, apa mereka baik baik saja?"Tanya Piona menanyakan kabar orang tua nya kepada teman nya itu.
Raras terdiam sejenak mendengar pertanyaan dari Piona dia bingung.msu
ngasih tau nya gimana karena dia takut
teman nya itu jadi khawatir jika mendengar
kabar kedua orang tua nya yang di kampung
__ADS_1
mulai sakit sakitan, tapi bagaimana pun
juga Pio berhak tahu keadaan orang tua nya
dikampung,
"Ras , kamu kok diam jawab dong
pertanyaan ku, apa mereka selama
ini baik-baik saja?"Tanya Piona lagi setelah
melihat Raras teman nya itu diam ketika di tanya kabar soal orang tua nya di kampung.
"A-apa Pio , tadi kamu ngomong apa aku
kurang mendengar?,"Ucap Raras berpura pura tidak mendengar.
"Aku bilang gimana kabar ayah dan
ibuku di kampung, apa mereka baik baik
saja?,"Tanya Piona mengulangi pertanyaannya.
"Ayah dan ibu sebenarnya sa ."Raras tidak jadi
melanjutkan pembicaraannya dengan
Piona, karena di larang oleh ibunya
yang duduk di depan mereka.
Ibunya Raras menyelengkan kepala saat
Raras hendak ingin memberi tahukan
keadaan orang tua nya di kampung, saat itu
Piona tidak melihat kearah Ibu nya Raras
makanya dia tidak melihat ibunya Raras
menyelengkan kepala nya sebagai isyarat
agar Raras tidak memberi tahu nya.
Ayah dan ibu ku kenapa Ras,kok kamu
tidak melanjutkan ucapanmu."Tanya Piona lagi melihat teman nya itu tidak jadi melanjutkan pembicaraannya.
penasaran?"Ucap Piona berharap teman itu
melanjutkan pembicaraannya.
"Ayah dan ibu mu selama ini sakit sakitan
semenjak kamu pergi meninggalkan
mereka,"Ucap Raras memberanikan diri nya
untuk berbicara,
Piona terdiam sejenak mendengar apa yang di katakan oleh teman nya itu, dia
menyangka kalau kedua orang tua nya
yang sangat dia sayangi saat ini
sangat membutuhkan bantuan nya .
untuk menemani mereka disaat sakit .
Ditambah lagi dengan adik nya yang masih
kecil dan belum bisa melakukan banyak
hal di saat seperti, Piona semakin tidak
sabar ingin pulang kampung dan menengok
orang tua nya di sana.
Tapi apa daya Piona saat ini dia masih
sekolah, dan sekolahnya belum libur
ditambah lagi dengan kesibukan Dimas
suami yang berkerja, itu yang membuat
kedua nya tidak sempat pulang kampung
meskipun bersilahturahmi.
"Pio,piona !"panggil Raras pada Piona yang
__ADS_1
tadi sangat ingin tahu kabar orang tuanya jadi diam.
"Iya Ras, apa tadi kamu panggil aku?"Tanya Piona.
"Iya Pio, kamu kenapa kok jadi diam saja
mendengar kabar orang tua mu, itu lah
kenapa aku tadi tidak jadi melanjutkan pembicaraanku, aku takut kamu jadi
khawatir, sudahlah Pio kamu jangan sedih
mereka sudah sembuh kok sekarang."Ucap Raras sambil menghibur Piona agar tidak bersedih.
"Aku hanya merindukan mereka kok Ras,
jujur sebenarnya aku sangat ingin pulang
kampung, tapi aku libur sekolah."Ucap Piona berkata jujur.
"Kamu yang sabar ya, nanti jika sudah ada
kesempatan kamu bisa pulang dan
menemui mereka "Ucap Raras.
Setelah panjang lebar mereka berbincang bincang, tanpa terasa waktu sudah menunjukkan jam setengah 5, sudah
waktunya bagi Piona pulang ke apartemen
milik Dimas suami nya.
Piona sebenarnya masih ingin ngobrol
lama lama bersama Raras temannya itu.
tapi dia harus pulang dia takut suaminya
khawatir dengan dirinya, karena sudah
lama belum pulang,
Tidak lama kemudian Kevin pun datang
dan duduk di depan mereka juga, Piona
membiarkan nya duduk sebentar,dia tidak
enak jika langsung pamit pulang ketika
kevin baru nyampai di ruang tamu.s
setelah agak lama Kevin duduk dan
ngobrol dengan mereka, akhirnya
Piona izin pamit pulang, kepada Kevin dan
keluarga nya.
"Kak Kevin, aku izin pamit pulang ya,
soalnya ini sudah sore,aku takut saudara sepupuku jadi khawatir menuggu terlalu
lama,"Ucap Piona menyebut Dimas sebagai sepupu nya .
"Aku antar ya,"Ucap Kevin yang ingin mengantar Piona pulang.
"Tidak usah kak, terimakasih atas tawaran nya , tapi aku bisa pulang sendiri naik
Taxi kok,"Tolak Piona.
Mereka pergi ke teras rumah Kevin dan
melihat Piona pulang kerumahnya.sementara
Piona berdiri di depan rumah milik Kevin, sambil menunggu Taxi lewat.
Tidak lama kemudian taxi pun ada
yang lewat, piona melambaikan tangan nya
untuk memanggil Taxi itu.
"Taxi !"Panggil piona sambil melambaikan tangan nya.
Taxi itu pun berhenti di depan nya saat di
panggil oleh Piona.Piona pun masuk ke dalam nya, dia melambaikan tangan kepada
Raras dan keluarganya.
Tidak lama kemudian taxi yang dinaiki
oleh Piona beranjak pergi dari aptermen
__ADS_1
milik Kevin.