Terpaksa Harus Menikahi Om Om

Terpaksa Harus Menikahi Om Om
BAB 31 Pagi yang indah


__ADS_3

Hari ini Piona bagun lebih awal dia sudah berjanji akan bagun lebih awal dan akan


masak untuk suami nya,di pagi hari ini .


dia mulai pergi ke dapur hendak mencari bahan dikukllkas untuk dimasak nya.


setelah sampai di dapur dia membuka kulkas.


disana ia mendapat sayuran dan buah buahan, diambil nya buah buahan itu lalu


dicucinya sebelum di masak menjadi sup kesukaannya Dimas,


Sementara Dimas masih berada di dalam kamar dan masih tidur, didalam kamar,a


"Hari ini aku bagun lebih awal mau masak


untuk Om, kali aja dia suka,"Ucap Piona sambil beranjak menuju dapur.


"Didalam kulkas ada apa saja ya, coba kita lihat dulu, ternyata ada banyak bahan,aku


ambil sayur dan buah buahan aja deh,di masak jadi suplah."Ucap Piona ngomong sendiri.


Jam menunjukkan pukul 06:00 tepat


Piona kembali ke kamar niatnya ingin membangunkan Dimas suaminya yang


saat masih tidur di dalam kamar nya.


Piona berjalan menuju kamar sambil


membawa secangkir kopi untuk Dimas.


Sesampainya di kamar Piona meletakkan


cawan yang berisikan kopi itu di atas meja.


Lalu berjalan kearah tempat tidur yang


masih Dimas tiduri,lalu ia duduk di tepi


tempat tidur itu sambil membangunkan


Dimas,


"Ternyata nih Om Om nyebelin masih


juga tidur jam segini, apa sebaiknya aku bangunin dulu ya, terus kopi nya ni simpan di atas meja aja,"Ucap Piona sambil menyimpan kopi diatas meja.


"Om Om,bagun Sekarang udah pagi ,"Ucap Piona sambil menggoyang goyangkan tubuh Dimas agar terbangun dari tidurnya.


Tidak lama kemudian setelah Piona membangun kan Dimas suaminya itu


pun terbangun,


"Hu ada apa ?,"Ucap Dimas sambil mengusap


matanya.


"Bangun lagi sekarang sudah pagi, nanti Om bisa telat kekantor."Ucap Piona sambil menyuruh Dimas bangun.


"Emang sekarang jam berapa ?"Tanya Dimas lagi.


Piona menujuk kearah jam dinding yang


dipasang sampai tempat tidur nya.dengan


maksudnya memberi tahu kan Dimas.


"Tu lihat sendiri"Ucap Piona

__ADS_1


Seketika Dimas melihat ke arah jam,ia langsung bergegas beranjak berdiri dari tempat tidur nya, dia hampir saja kesiangan


tidur, beruntung gadis di sampingnya itu


telah membangun kan diri nya, jika tidak dia


tahu apa yang akan terjadi.


"Ya ampun ternyata sudah jam 6 , terimakasih sudah membangun kan ku."Ucap Dimas sambil beranjak berdiri dari tempat tidur.


"Iya sama sama Om, kopi nya aku taro di


atas meja ya Om."Ucap Piona sambil merapikan tempat tidur mereka.


"Iya."Jawab Dimas.


Setelah Piona selesai Merapikan tempat


tidur mereka berdua, Piona berjalan menuju


lemari tempat pakaian.sesampainya di dekat lemari itu dia langsung membuka nya, lalu mengambil beberapa pakaian kemeja


untuk suaminya.dan kemudian meletakkan


nya diatas tempat tidur.


"Sebaiknya aku ambil beberapa pakaian


untuk Om deh,"Ucap Piona sambil mengambil kemeja .


"Nah ! sekarang udah siap aku tinggal nunggu


didapur,"Ucap Piona sambil menyimpan baju


kemeja untuk Dimas.


Sementara Dimas masih berada di dalam kamar mandi, saat ia mendengar teriakan


Piona dia pun membalas ucapan gadis itu.dengan cara berteriak Juga.


"Iya."Jawab Dimas berteriak.


Setelah memberi tahu Dimas kalau dia


akan menugu di dapur, Piona pun bergegas


keluar kamar dan berjalan menuju ruang makan, sesampainya di dapur Piona


duduk di depan meja makan sambil menunggu suaminya keluar.


"Aku duduk di sini aja deh sambil nunggu


tu Om Om selsai. mandi nya."Ucap Piona dalam hati nya.


10 menit kemudian Dimas keluar dari


kamar mandinya, dengan menggunakan


handuk menutupi bagian bawah tubuhnya.


dan berjalan menuju kamarnya,


Setibanya di kamar Dimas hendak ingin


mengambil pakaian nya di dalam lemari,


akan tetapi tidak jadi saat ia menoleh


kearah samping nya,ia melihat baju kemeja

__ADS_1


serta celana nya sudah ada di siap, diatas


tempat tidur.


Dia berjalan mendekati tempat tidur nya dan mengambil pakaian nya,


"Ternyata sudah disiapkan, ini pasti


kerjaan nya tu gadis itu,"Ucap Dimas ngomong sendiri.


"Tumben tumbenan tu anak mau


nyiapin semua nya untuk ku,"Pikir Dimas dalam hati nya sambil mengenakan pakaian yang di siapkan oleh istrinya.


Dimas berdiri di depan cermin hias


didekat tempat tidur mereka, sambil mengoleskan sedikit minyak rambut


dirambutnya lalu menyisirnya kemudian.


Setelah selesai menyisir rambut nya


dia keluar dari kamar nya sambil berjalan


menuju ruang makan untuk menemui


Piona istri nya,


Disana sudah terlihat Piona duduk di


depan meja menugu nya, sesampainya di meja makan Dimas langsung duduk,


"Ayok makan Om, semua nya sudah Pio


siapin untuk Om hari ini."Ucap Piona sambil mengambil nasi serta sup yang sudah dimasak tadi untuk Dimas.


"Tumben hari ini kamu bangun lebih


awal dari ku,biasa kamu yang aku bangunin


tapi kali ini aku yang dibangun kan ."UcapDimas sambil mengulurkan tangannya


ingin mengambil piring berisi kan nasi yang


Piona berikan kepada nya.


" Iya kan aku udah janji semalam akan


bangun lebih awal, dan nyiapin semua


untuk kita sarapan pagi,"Ucap Piona sambil mengambil nasi sup untuk dirinya.


"Gitu dong, jadi istri ku harus bisa masa


untuk ku, tapi sup nih enak nggak jangan


jelek lagi."Ucap Dimas blak blakkan .


"Dicoba dulu dong Om, baru ngomong


nggak enak."Ucap Piona yang tak terima masak kainnya dibilang tidak enak.


Setelah mereka selesai makan pagi,


mereka pun siap berangkat ke tempat


tujuan nya masing-masing, mereka keluar dari apartemen dan menuju mobil nya.yang berada di halaman apartemen, tidak jauh dari


pintu.

__ADS_1


__ADS_2