Terpaksa Harus Menikahi Om Om

Terpaksa Harus Menikahi Om Om
Masuk sekolah


__ADS_3

pagi ini Piona masuk ke sekolahnya


diantar Dimas suaminya.Setelah mereka tiba di gerbang pintu sekolah Dinas menyuruh


Piona turun karena mereka telah sampai.


"Eh boca nakal turun sana, kita udah sampai."Perintah Dimas menyuruh Piona turun dari mobilnya.


"Ya ellah Om,nggak perlu gitu amat kali nyuruh aku turun."Ucap Piona.


"Hey ! bukan nya aku udah bilang janggan panggil aku dengan sebutan Om lagi."Ucap Dimas tak terima saat dipanggil dengan sebutan Om.


"Maaf Om,eh maksudnya Bang, aku lupa,"Ucap Piona sambil meminta maaf kepada suaminya.


"Abang juga masaih manggil aku dengan sebutan itu coba."Ucap Piona kesal.


"Ya maaf juga aku lupa,"Ucap Dimas.


Tidak lama kemudian setelah mereka


selsai berbincang bincang,Piona pun


keluar dari mobil Dimas.


"Bang aku masuk dulu ya."Ucap Piona sambil melangkah kaki nya kegerbang sekolah.


Saat Piona mulai melangkah lebih jauh


tiba tiba Dinas berteriak memanggilnya dari kejauhan.


"Aduh aku lupa lagi mau ngasih dia uang jajan."Ucap Dimas baru inggat ingin membelrikan uang kepada istri tercinta nya.


"Untung dia belum jauh,Piona!"Teriak Dimas memanggil Piona saat ingin melanjutkan langkahnya kaki nya


Langkah Piona pun terhenti saat mendengar


teriakan Dimas dari jarak jauh memanginya.


"Seperti Bang Dimas memanggil ku tapi ada apa ya."Ucap Piona dalam hati nya sambil memalingkan wajahnya dari belakang.


"Sini "Panggil Dimas sambil melambaikan tangan nya.


"Ada apa ya dia memanggil ku."Tanya Piona dalam hati nya.


Piona pun berjalan menuju Dimas dengan perlahan lahan, setibanya didekat suami nya


Piona bertanya mengapa suami nya itu memanggilnya lagi.


"Ada apa Bang,apa ada yang tertinggal?."Tanya Piona.


"Iya aku lupa mau ngasih kamu uang jajan tadi."Jawab Dimas pelan sambil mengambil beberapa uang didalam saku baju nya.


"Ini ambil lah jika kurang kau bisa minta lagi."Ucap Dimas sambil mengulurkan tangannya dan memberikan uang kepada Piona .


"Si Om kebiasaan deh suka lupa."Ucap Piona.


Mendengar apa yang diucapkan oleh Piona barusan Dimas langsung mendehem.tanda tidak suka jika dipanggil dengan sebutan Om


ditempat umum.


"Heem."Ucap Dimas.


"Eh maksudku Abang"Ucap Piona takut saat


melihat suaminya menatap nya dengan tatapan yang tajam.


"Kamu juga suka lupa."Ucap Dimas


"Ya sudah jika tidak ada yang mau di bicarakan lagi mending kamu cepat masuk sekolah keburu nanti bell berbunyi.satu lagi jika kamu rindu sebaiknya datang n kekantor

__ADS_1


untuk menemui ku ya."Ucap Dimas.


"Baik lah ."Ucap Piona sambil berlari masuk ke dalam rumah sekolah.


Tidak lama kemudian Dimas pun pergi


kekantor nya,dia menyetir mobilnya lalu memeluknya kearah jalan raya.


Saat Piona masuk kedalam kelasnya dia


diledek oleh teman teman nya yang melihat nya saat dia dipanggil oleh Dimas tadi.


Piona hendak ingin duduk tiba tiba mendengar suara temannya yang meledeknya.


"Cie cie yang diantar sama gebetan baru nya nie."Ucap Tania mengeledek Piona.


"Iya nih nampak nya lagi seneng amat ya."Ucap Nara yang kemudian menyusul ucapan Tania.


"Aduh kalian ini lagi membicarakan siapa sih?."Tanya Piona.


"Ya kamu lah."Jawab Popon polos.


Melihat teman teman nya yang mengeledeknya barusan Piona akhirnya berbicara.


"Aduh kalian ini kenapa sih sebenarnya


aku yang diantar malah kalian yang ribet."Ucap Piona.


"Pio kenalin aku sama Om Om yang lain


dong kali aja ada yang naksir sama aku."Ucap Tania.


Mendengar apa yang diucapkan oleh Tania


barusan teman teman nya mentertawakan nya termaksud Piona.merka tidak habis pikir


kenapa temannya yang satu ini bersifat seperti ini.


Melihat ketiga temannya terasa Tania binggung kenapa mereka jadi tertawa.


"Hey.kok kalian malah ketawa sih."Ucap Tania binggung.


"Tania,Tania sebelum kamu ngomong kayak


gitu mending mikir dulu."Ucap Nara.


"Sudahlah Ra,janggan di tertawakan terus kasihan Tania."Ucap Piona.


"Iya deh nanti aku coba ya."Ucap Piona menyenangkan Tania.


"Benaran nih."Ucap Tania senang.


"Iya benar kok."Ucap Piona


Tidak lama kemudian Wali kelas mereka


pun datang dan masuk kedalam kelas.


semua murid koca kari mencari posisi tempat duduk nya masing-masing.


"Eh ada Bu guru tu."Salah satu murid menujuk kearah pintu kelas.


"Selamat pagi anak anak."Sapa Bu guru kepada mereka.


"Pagi juga Bu."Balas murid murid.


Bu guru mulia mengeluarkan buku tugas


IPS lalu menyuruh murid-muridnya mengerjakan bagian halaman buku yang akan disuruh nya.

__ADS_1


"Oke hari ini kita mulai pelajaran IPS ya, dan kerjakan halaman 21,"Perintah Bu guru menyuruh murid-muridnya mengerjakan tugas nya.


"Baik Bu."Ucap anak anak serentak.


Mulailah semua murid mengerjakan semua


tugas yang diperintahkan oleh guru juga


mereka termaksud juga Piona.


"Jika sudah selesai antara kemeja ibu ya."Ucap Bu guru.


"Baik Bu."Ucap murid murid.


Tidak lama kemudian bell pun berbunyi


semua murid mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru mereka termasuk Piona.


Setelah mereka selesai mengumpulkan tugas mereka.mereka berencana untuk pergi ke kantin.


"Oke sekarang waktunya sudah habis kumpulkan tugas kalian."Ucap Bu guru .q


"Baik Bu."Ucap ketua kelas sambil berjalan menuju meja guru dengan membawa tugas .


Setelah tiba dimeja guru lalu ia meletakkan nya dimeja guru .


"Ini Bu buku nya."Ucap ketua kelas.


"Baik taruh diatas meja."Ucap Bu guru.


Ketua kelas pun kembali ketempat duduknya.


yang berada dekat salah satu temannya.


Tidak lama kemudian Bu guru pun keluar,dan


di susul oleh murid murid yang lainnya.Puina juga ikut serta keluar.


Piona dan ketiga temannya pergi ke kantin


melewati koridor demi koridor saat Piona .


dan ketika temannya lewat koridor semua pandangan orang mengarah kepada diri nya.


ada juga yang langsung menyapa nya.q


"Hai cantik kamu mau kemana sih?aku boleh ikut nggak."Ucap salah satu dari mereka.


"Piona kamu cantik sekali hari ini."Ucap yang lain nya.


"Mau kekantin ya ikut dong."Ucap murid cowok.


Piona binggun kenapa semua orang melihat ke arahnya. tapi dia tersenyum mendengar sapaan itu.


"Aku boleh tanya nggak sama kalian?"Ucap Piona pada teman teman nya.


"Boleh kok emang kamu mau tanya


apa?."Tanya Nara balik.


"Ini kenapa ya semua orang melihat ke arah ku terus dari tadi, apa ada yang salah dengan ku."Tanya Piona lagi.


"Ow.... jadi kamu mau tanya itu kirain apa tadi.ya mungkin karena kamu cantik kali."Ucap Nara.


"Ah masa sih aku cantik perasaan biasa biasa saja DECH "Ucap Piona.


Hallo aku balik kok belum ada yang like ,komen serta vote aku sih.


Like aku ya. karena like dan komen

__ADS_1


kalian adalah semangat ku


__ADS_2