Terpaksa Harus Menikahi Om Om

Terpaksa Harus Menikahi Om Om
BAB 11 perasaan


__ADS_3

Beberapa saat kemudian Bu Jasmine wali kelad mereka tiba-tiba datang,dan masuk


kedalam kelas murid murid kocak kacir


mencari tempat duduk mereka.mereka


nyasar entah kemana.


"Hari ini ulangan?.,kok nggak ada yang ngasih aku tau sih, aku belum belajar sama sekali loh,"tanya piona panik pasalnya ia belum belajar sama sekali.


"Maaf pio aku lupa,abis aku chat kamu nggak di balas sih",ucap Raras yang duduk di samping nya.


"Lah aku juga lupa kalau hari ini ulangan pio,tapi untungnya aku udah belajar sih


hehe,"Ucap Ratna salah satu teman nya yang duduk di depan nya.


"Tenang pio,kalau nggak bisa ngerjain aku


kasih contekan kok Raras salah satu teman nya yang duduk di samping nya.


"Benaran yah, kalian juga jangan pelit pelit


bantuin aku."Ucap Ratna kepada Raras yang


yang langsung mengangguk sebagai


jawaban.


Saat ujian di mulai piona Meririk kekana dan kiri mencari jawaban dan memastikan Bu Jasmine tidak menegok kearahnya.


"Ras. yang no13 kamu sudah selesai belum, aku mau lihat dong."Tanya piona kepada Raras.


"Bentar pio, aku belum selesai !,"jawab Raras


sambil menutupi kertas jawaban.


"Rat, kamu sudah ngerjain no 13 belum, aku

__ADS_1


lihat dong,"Ucap piona kepada Raras


"Udah nih,kalau mau."ucap rasa sambil memberikan kertas jawaban sambil


memberikan kertas jawaban kepada piona.


Dengan semangat piona mengambil nl


kertas jawaban yang di berikan oleh Raras kepada nya.namun setelah ia melihat isi nya tidak jadi mencontek dan kembali memberikan kertas tersebut kepada Raras,


Bagaimana piona bisa mencontek jika kertas


tersebut absurd semua , lebih buruk dari yang


ia kerjakan.raras memang punya tampang


modal sedang kan otaknya nol besar,


Yang ia tahu hanya danda saja dalam hidup nya.dan suka tidur di dalam kelas ketika guru


sedang menjelaskan mata nya, entah apa cita cita anak itu.


"Kenapa pada hal aku udah selesai semua loh ngerjain nya,"Ucap Raras


"Jawaban mu terlalu Kebagusan aku nggak


kuat nyoteknya."jawab piona asal.


"Oh,,,oke lah kalau gitu,"ucap rasa cuek


"Tan,Tania aku pinjam kertas jawaban mu dong."panggil piona pelan


"Tan jawab Dono jangan pura pura budeg deh kamu,"Ucap piona kesal karena Tanti tidak juga berbalik.


Tanti seakan jadi budeg saat piona membutuhkan nya.padahal biasa nya urusan makan cepat.


"Bengke kalian semua, punya teman kok gini amat ya."Ucap piona kesal melihat kelakuan teman teman nya yang tidak berguna saat ia membutuhkan bantuan mereka.

__ADS_1


Bel pun berbunyi dan semua murid mengumpulkan kertas jawaban di atas meja guru.


Kring


kring


kring


suara bel berbunyi menandakan waktu istirahat sudah tiba,dan semua murid keluar dari kelas,


Piona pun keluar kelas dan di susul oleh Yang


lain nya, piona bingung melihat kenapa ia bisa memiliki teman yang tingkahnya absurd


Piona duduk di bangku ,di luar kelas nya yang dekat dengan kelas nya.


"Kenapa kamu pio, mukanya sedih gitu.?"tanya Ratna pura pura polos


"Iya dari tadi mukanya kusut amat cerita dong sama kita,"tanya Tania


"Diam Kalian aku tu kesal sama kalian,


nggak setia kawan banget katanya mau


ngasih contekan tapi pas di perlukan


ngilang semua,"ucap piona kesal.


"Aku nggak loh tadi udah aku ngasih kamu contekan pio, kamu nya aja yang nggak mau."ucap rasa tak terima


"Iya tapi jawaban mu aneh semua, maka nya kalau lagi ngerjain tugas tu otak di pake."ucap piona kesal


"Emang kamu gitu pio,"tanya Raras polos


"Nggak sih hehe."Ucap Piona tersenyum malu.


"Maaf juga ya pio ,aku tadi nggak dengar pas kamu panggil aku tadi.soalnya tadi aku lagi fokus ngerjain saolnya."ucap tanya ikut beralasan

__ADS_1


"Terserah apa kata kalian dech,! ucap piona


__ADS_2