Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Terpaksa Menikah Dengan CEO #Kayla asal ngomong


__ADS_3

Lin berjalan menuju kamar Kak Shima.


Krek,..Pintu kamar kak shima terbuka.


Lin melangkah mengambil laptop yang ada di atas meja.


Setelah mengambil laptop lin segera menuju ke ruangan tamu yang berada di lantai bawah.


Lin duduk di atas sofa sambil menarik nafas.


Lin membuat surat pengunduran diri. Setelah selesai, Lin mengirim surat pengunduran diri lewat ke email. Jam 11.30 Bu Fitri (HRD) membuka email yang masuk.


Bu Fitri kaget melihat email surat pengunduran diri dari Lin.


Dia langsung ke ruangan Pak Hermawan.


Tuk,,.tuk..tuk


Pak Hermawan, mempersilakan masuk.


" Pak, Barusan saya dapat email dari Lin.


Lin mengirimkan Surat mengundurkan diri dari restoran ini, ucap bu Fitri pada Pak Hermawan.


Pak Hermawan kaget.


" Apaaaa,,,,"ucap Pak hermawan.


Setahu saya, Lin tidak ada masalah di restoran ini.


Kemarin juga Lin seperti biasanya.


Saya juga kaget melihat email pengundurun diri dari Lin ucap bu Fitri


Tiba tiba Pak Hermawan ingat yang di ceritakan


waitress kemrin yang bersama lin di ruang VVIP II. Melihat Lin di cium sama tamu itu katanya membisikkan sesuatu pada Lin, gumam Hermawan dalam hati. Apa jangan jangan.


Pak Hermawan langsung bertanya pada bu Fitri.

__ADS_1


Bu Fitri, Tamu yang kemrin di ruang VVIP II itu siapa ? tanya Pak Hermawan.


Ooo, Dia orang No. 1 terkaya di negari u** dan di Jakarta dia memiliki perusahannya di mana mana jawab bu Fitri.


Oh begitu, terima kasih infonya bu Fitri.


Bu. Fitri bisa keluar sekarang ucap Hermawan.


Apa mungkin Lin bersama dia gumam Pak Hermawan dalam hati.


Hermawan mengambil telefon di sebelahnya dan menekan nomber 3 lalu terhubung ke kasir.


Selamat Siang Pak, Ucap Kasir.


" Selamat siang, Minta waitress bernama Kayla ke ruangan saya sekarang " Perintah Pak Hermawan.


Baik pak, akan saya sampaikan jawab kasir.


Kasir itu berjalan menghampiri Kayla yang sedang berdiri.


" Kayla, Kamu di minta ke ruangan Pak Hermawan sekarang, "Ucap kasir pada Kayla.


Kayla, melangkah menuju ke ruangan Pak Hermawan. Sampai di ruangan Pak Hermawan.


Kayla, langsung mengetuk pintu.


Tuk, tuk, tuk.


Silakan masuk, ucap Pak Hermawan dari dalam ruangannya.


Selamat Siang Pak, ucap Kayla.


Selamat siang, jawab Pak Hermawan.


Silakan duduk,


Pak Hermawan memulai pembicaraan.


Kayla, kamu tahu Lin mengundurkan diri dari restoran ini, tanya Pak Hermawan pada Kayla.

__ADS_1


" Tahu Pak, jawab kayla dengan santai.


"Alasan Lin mengundurkan diri dari restoran ini, kamu tahu Kayla ? tanya Pak Hermawan penasaran.


"Tahu pak...


Lin mengundurkan diri karena ingin bekerja di perusahan Pacarnya Pak, ucap Kayla dengan santainya.


" Apaaaa ? setelah di buat kaget dengan pengunduran diri Lin, kini Hermawan di kejutkan dengan kenyataan bahwa Lin akan bekerja di perusahan pacarnya.


" Sekarang kamu tahu di mana Lin? "tanya Pak Hermawan lagi.


" Kalau itu saya ga tau pak, Lin ga ngomong soal itu."


Sebenarnya Kayla tahu. Tapi dia sudah berjanji dengan Lin untuk tidak memberitahukan kepada siapa siapa.


Kamu kenal pacarnya ? tanya Pak Hermawan penasaran.


Kayaknya tamu kemrin Pak..." jawab Kayla.


upss


Gila,..gue ngomong apa. Kalau ketauan berbohong. habis dech gue, Bisa di pecat nih. Gumam Kayla dalam hati.


" Apaaaa...Jadi kemrin itu pacarnya ?


Kamu ga mengada ngada kan Kayla ? tanya Pak Hermawan lagi.


Kayla hanya terdiam dan menundukan kepalanya.


Sebenarnya kayla hanya asal ngomong. Kayla juga ga pernah melihat apalagi kenal sama pacar Lin.


Ya sudah kalau begitu, kamu bisa keluar sekarang.


ucap Pak Hermawan.


Kayla bangun dari tempat duduknya, berjalan menuju ketempat semula dia berdiri.


Gila...gue ngomong apa tadi. Gumam Kayla dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2