Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Terpaksa Menikah Dengan CEO #Lin membantu nenek.


__ADS_3

Setelah selesai mandi bersama.


Tuan muda dan Lin pun keluar.


Lin yang masih mengenakan handuk mengurus Tuan muda duluan...


Seperti bayi, semua di pakaikan.


Setelah Semua selesai memakaikan tuan muda pakaian.


Lin menuju ke meja rias, memakai lotion di seluruh tubuhnya..


Tuan muda terus menatapnya.



Hey, kenapa memerhatikanku ? tanya lin


Tuan muda tidak menjawab dan terus menatap.


Isteriku aku tidak tahu perasaanku


apakah aku mencintaimu.


Tapi aku percaya dengan takdir.


Kau bersamaku sekarang karena takdir.


Biar Waktu menjawab semuanya…Gumam Tuan muda Jiem.


Lin pun buru buru menuju keruang baju


untuk mengenakan pakaian.


Setelah selesai, Lin meraih kaos kaki dan jas tuan muda.


Dan melangkah menuju ke Tuan muda.


Ayo, Pakai jas nya sayang Ucap Lin sambil memakaikan jas nya.


Dan Lin langsung memakaikan kaos kaki.


Sudah jangan menatapku terus. Sekarang yuk kita turun ke bawah,,nenek pasti sudah menunggu kita. Ucap Lin sambil mencium pipi tuan muda.


Sayang kenapa pakai craf, Sambil memegang craf yang di kenakan di leher Lin.


Itu ulahmu sayang, ucap Lin sambil mencium pipi tuan muda lagi.


Tuan muda memeluk Lin dan mencium rambut lin.

__ADS_1


uuuhhmmm..


Mereka pun turun.


Nenek melihat dari kejauhan ke datangan mereka langsung tersenyum.


Tuan muda langsung mencium pipi neneknya.


Morning,,,Nek...ucap tuan muda.


Heeeyyy...Bocah ais,..Kamu menculik diam diam cucu ke sayanganku.


Jadi nenek udah tidak menyayangiku. Tanya tuan muda sambil tersenyum.


Bocah ais, Nenek ingin minta bantuan isterimu membantu nenek.


Apa kamu izini isterimu membantu nenek..tanya nenek.


Tuan muda tidak menjawab.


Heyy, bocah es, apa kamu mendengarnya, ucap nenek.


Boleh..asalkan isteriku tidak capek jawab tuan muda dengan terpaksa.


Tuan muda memandangi Lin yang sedang menyuapinya.


Tuan muda bersiap untuk berangkat.


Lin mengantar Tuan muda sampai ke mobil.


Selamat pagi,,.ucap sekretaris Kim.


Sebelum masuk ke mobil Tuan muda mencium bibir Lin dan kening Lin.


Saya berangkat dulu, ucap tuan muda.


Setelah mobil tidak terlihat..Lin pun masuk ke dalam.


Cucuku, hari ini ikut nenek ke kantor iya.


Setelah itu baru temani nenek ke Acara.


Baik nek, jawab Lin.


Lin bersiap dulu iya nek, kata Lin.


Lin bergegas ke kamar untuk bersiap..


Tak lama kemudian ia pun turun.

__ADS_1


***************************************************


Di kantor.


Nenek memperkenalkan Lin sebagai cucunya sekaligus yang akan menggantikan nya..


Lin kaget..


Nek, ucap Lin


Kamu ikut saja, Kalau kamu sayang nenek.


Sekarang Lin membantu nenek di kantor dan mengantikan nenek menghadiri acara acara.


Nenek telah memberi Sekretaris kepercayaan untuk menemani dan membantu Lin.


Tanpa di sandari...


Sudah 1 bulan setengah, Lin membantu nenek..


Nenek sangat senang.


Lin cepat sekali belajar cara mengurus perusahan dengan baik.


Walaupun Lin sibuk di kantor dan akhir akhir ini tuan muda juga sibuk mengurus di perusahan barunya.


Tapi, Lin tidak lupa mengurus tuan muda.


Walaupun akhir akhir ini, mereka hanya ketemu pagi.


Sayang, hari ini saya akan ke luar kota, kalau cepat selesai. Saya pulang kata tuan muda.


Baiklah sayang, sambil mencium pipi tuan muda.


Sebenarnya hari ini, tuan muda menemani Veronica piknik.


Tittt..


Pesan whatsapp masuk tuan muda masuk.


Sayang jadi kan, temani saya piknik hari ini.


Tuan muda mengetik..


Jadi,balas tuan muda.


Saya lagi otw.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2