Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Terpaksa Menikah Dengan CEO #Perhatian Tuan Muda


__ADS_3

Lin melangkah menuju pintu dan membuka pintunya.


Pengawal dan waitress. Tuan muda minta saya memanggil kalian untuk makan siang di sini."


"Apaaaaa ? tanya pengawal penasaran.


Silakan masuk, ucap lin.


Kalian tau kan, tuan tidak suka ada yang membantahnya."


Mereka semua masuk.


Vie sengaja menginjak kaki Lin dengan high heels nya.


" Auww..."Lin menjerit menahan kesakitan.


Maaf saya tidak sengaja, ucap vie sambil tersenyum puas.


Tanpa sengaja tuan muda yang keluar dari ruang kerja menuju kamar utama, melihatnya kejadian itu.


Silakan makan, ucap tuan muda jiem


Semua kaget,


Terima kasih tuan muda, ucap mereka semua sambil menunduk kepalanya.


Buruan makan ucap salah satu pengawal.


Housekeeping, tolong ke kamar saya sekarang. ucap tuan muda sambil berjalan.


Saat ltu Lin sedang menunduk kepalanya, tangannya mengusap kakinya yang sudah merah ke biruan di injak high heels Vie.


Lalu berdiri tegak semula dan melangkah menuju kamar utama.


Vie melihat Lin menuju ke kamar tuan muda.


perempuan ga tau diri gumam vie dalam hati, Vie kesal banget sama Lin.


Tuan muda Jiem sedang duduk di sofa sambil menonton tv.

__ADS_1


Tuan, Ucap Lin


Duduk, temani saya di sini ucap tuam muda Jiem.


Tuan mau sesuatu, saya ambilkan. Tanya Lin.


Saya minta temani saya disini, ucap tuan muda Jiem membentak.


Baik tuan, Jawab Lin.


Kaki kanan kamu kenapa? Tanya tuan muda Jiem.


Ooo ini tadi Saya ke senggol pinggiran pintu, ucap Lin berbohong.


Rahang tuan muda Jiem mengeras menahan marah karena Lin membohonginya.


Tuan muda Jiem menelepon dokter pribadinya untuk segera datang ke kamar hotelnya nya.


Tuan, mau saya ambilkan minum, tanya Lin lagi.


Sudah saya bilang, saya tidak mau. Kamu mengerti bahasa indonesia kah ? ucap tuan muda Jiem sambil membentak.


Lin menundukkan kepalanya.


Lin mengikut perintah Jiem, dia berdiri lalu melangkah dan duduk di sebelah tuan muda.


Tuan muda Jiem melirik kaki Lin, Sialan banget. Kakinya biru begitu masih berani bohong, gumam tuan muda Jiem dalam hati.


Tidak lama kemudian bel berbunyi menandakan bahwa ada yang datang.


pengawal lari dari meja makan menuju pintu.


Tuan muda di mana ? Tanya Dokter pribadinya.


Tuan muda ada di kamar utama dok.


Silakan, pengawal membawa dokter dan 1 suster menuju kamar utama. Pengawal mengetuk pintu kamar.


Tuk,,.Tuk,, tuk,,

__ADS_1


Masuk, ucap tuan muda Jiem.


Tuan, ada dokter mau ketemu. ucap pengawal.


Suruh Dokternya masuk.


Selamat siang tuan muda, ucap dokter pribadinya.


Lama sekali Kamu datang. Mau saya pecat kamu jadi dokter Di Rumah Sakit P**** " ucap tuan muda Jiem dengan nada marah.


Maaf tuan muda, tadi jalannya agak macet. Jawab dokter itu.


beberapa rumah sakit yang terkenal di ibukota adalah milik tuan muda Jiem..jadi tidak heran jika tuan muda jiem memecat siapa pun yang ia tidak suka.


Bisa kami periksa tuan sekarang ? Ucap dokter itu yang masih berdiri.


Tolong periksa kaki calon isteri saya dulu, ucap tuan muda Jiem.


Lin kaget, Saat tuan muda Jiem berbicara bahwa ia adalah calon isteri dan yang di Cek malah dia.


Dok bukan saya yang sakit, tapi tuan muda..." ucap Lin pada dokter.


Dokter ke bingung, sambil tersenyum.


Periksa dia dulu, baru nanti saya, ucap tuan muda Jiem.


Karena bangku sofa panjang.


Tuan muda Jiem mundur dan dua belah tanganya menarik ketiak Lin


Tuan muda Jiem tidak sengaja menyentuh pinggiran squishy Lin yang membuat, Lin sontak kaget.


Kamu diam saja, jangan berisik..."Bisik tuan muda Jiem di telinga Lin.


ini kali ke dua bibir tuan muda Jiem menyentuh daun telinga Lin.


Tuan muda Jiem memiringkan badan Lin dengan ke dua tangannya.


Naikkan kaki kamu ke atas, ucap tuan muda Jiem.

__ADS_1


Lin mengikuti perintah tuan muda Jiem.


Lin pun menaikkan ke dua kakinya ke atas sofa dengan Perlahan.


__ADS_2