Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Tuan Muda Jiem Sadar


__ADS_3

Lin melangkah ke arah tuan muda Jiem seraya tersenyum , airmatanya mengalir membasahi wajahnya .


Tuan muda Jiem tersenyum karena masih bisa melihat isterinya . Lin langsung memeluk tubuh tuan muda Jiem .


Kamu tidak kenapa kenapa sayang ? tanya tuan muda Jiem .


Lin hanya menggelengkan kepalanya dan menangis di pelukkan tuan muda Jiem .


Kamu pasti kesakitan tadi malam , Terima kasih sudah menyelamatkan saya ucap Lin sambil menangis .


Tuan muda Jiem mengangkat kelapa Lin .. kamu tidak perlu berterima kasih padaku , Itu sudah tanggungjawab ku ucap tuan muda Jiem .


Ya tuhan ucap tuan muda Jie sambil mengusap lembut wajah Lin yang membiru karena tamparan dari orang orang tadi malam . Ia melirik ke arah beberapa tanda di leher Akemi karena ulah nya .


Tiba tiba tuan muda Jiem bersuara … aaaarrgg .


Lin kaget dan melepas pelukkan nya pada tuan muda Jiem .


Sakit kah ? tanya Lin pada tuan muda Jiem .


" Sedikit " jawab tuan muda Jiem .


Tim dakter dan perawat dari tadi hanya tersenyum melihat tuan muda dan Nyonya muda .


Maaf tuan muda Jiem , kami pamit keluar ucap salah satu tim dokter .


Karena tuan muda Jiem juga sudah stabil , Nyonya muda bisa menunggu tuan muda di ruangan ICU .


Tuan muda Jiem hanya menganggukkan kepalanya .


Semua tim dokter dan perawat pun melangkah keluar dari ruangan ICU khusus tuan muda Jiem .


Sayang , saya mau minum ucap tuan muda Jiem pada Lin . Lin langsung berdiri mengambil air yang ada di meja dan tidak lupa meraih sedotan . Lin membuka penutup botol air mineral dan memasukkan sedotan .


Sebelumnya Lin menekan tombal yang ada di pinggir ranjang , perlahan lahan ranjang bergerak dengan posisi duduk tetapi tuan muda Jiem masih menyender di ranjang .


Setelah itu , Lin langsung duduk di sebelah tuan muda . Mengarahkan botol minum yang ada sedotan di bibir tuan muda Jiem . Tuan muda Jiem langsung menyedot air mineralnya . Lin menatap tuan muda Jiem seraya tersenyum .


Tiba tiba Sekretaris Kim muncul dengan pakaian dan sendal yang sudah di sediakan dari rumah sakit tersebut .


Tuan muda Jiem melihat sekretaris Kim langsung tersenyum .


Kamu bawa apa itu ? tanya tuan muda Jiem pada Sekretaris Kim .


Roti dan kopi latte buat nyonya muda , dari malam sampai sekarang sudah pukul 5.30 sore . Nyonya muda belum makan apa apa jawab sekretaris Kim .


Tuan muda Jiem kaget dan langsung mengarahkan bola matanya ke Lin yang sedang duduk di sebelahnya .


Kamu belum makan ? tanya tuan muda Jiem pada Lin .


Belum sempat Lin jawab …nyonya besar pun masuk .


Lin melihat nyonya besar yang sedang ke arah tuan muda Jiem .. langsung pamit keluar .


Maaf … saya pamit keluar dulu i-ya ucap Lin pada tuan muda Jiem .


Langsung melangkah meninggalkan tuan muda Jiem , sekretaris Kim dan nyonya besar di ruang ICU .


Saat Lin berpapasan dengan nyonya besar , Lin berhenti sambil menundukkan kepala pada nyonya besar .


Nyonya besar ikut menghentikan langkahnya , ia kaget melihat wajah Lin yang membiru .

__ADS_1


Tuan muda Jiem yang sedang di atas ranjang kaget mengapa isterinya Lin tiba tiba pamit keluar, ia hanya bisa melihat Lin melangkah meninggalkannya .


Nyonya besar langsung memeluk tuan muda Jiem .


Kamu bagaimana es batu ? tanya nyonya besar pada tuan muda Jiem .


Saya sudah baikkan nek , hanya tinggal badan saya saja yang sakit ucap tuan muda Jiem ,


Wajah isterimu kenapa ? tanya nenek pada tuan muda Jiem lagi .


Kenapa nenek tidak menanyakan langsung pada isteri saya ? ucap tuan muda Jiem .


Maafkan nenek , tadi sekitar pukul 4.30 sore , nenek terlanjur mengirim pesan pada isterimu . Nenek memecat isterimu dari perusahaan nenek dan nenek terlanjur menuduh isterimu tidur dengan laki laki lain ucap nenek sambil menangis.


Apaaaaaa ???? ucap tuan muda Jiem kaget .


Nenek … saya sudah tidak sanggup lagi berpisah dengan isteri saya , jika isteri saya pergi meninggalkan sekarang . Mungkin nenek tidak bisa melihat saya lagi ucap tuan muda Jiem menetiskan airmatanya .


Sekretaris Kim tolong cari isteri saya sekarang dan bawa ia ke sini ucap tuan muda Jiem .


Baik tuan muda Jiem , saya pamit keluar dulu ucap sekretaris Kim .


Sekretaris Kim langsung bergegas keluar dari ruang ICU .


Maafkan nenek ucap neneknya sambil menangis .


Nenek tidak perlu minta maaf pada saya karena nenek tidak ada salah sama sekali pada saya , tetapi nenek harus minta maaf pada isteri saya nek ucap tuan muda Jiem .


Sekretaris Kim bergegas ke arah pintu lift … tiba tiba pandangan sekretaris Kim tertuju pada sosok di bangku pojok kanan . Sosok itu adalah Lin yang sedang menangis .


Sekretaris Kim melangkah menghampiri Lin .


Nyonya muda sapa sekretaris Kim pada Lin yang sedang menangis .


Sekretaris Kim langsung melabuhkan pantatnya di bangku sebelah Lin .


Maaf nyonya muda , tuan muda meminta nyonya muda masuk temani dia di ruang ICU ucap sekretaris Kim pada Akemi .


Lin hanya terdiam …


Sepertinya nyonya besar dan nyonya muda ada kesalahan fahaman .


Nyonya besar mengirim pesan ke nyonya muda karena ia belum tau hal sebenarnya dan mungkin setelah mendapat tau tuan muda tidak sadarkan diri , nyonya besar emosional dan langsung mengirim pesan pada nyonya muda .


Dalam hal ini Nyonya besar tidak bersalah , ia juga mendapat kan kiriman pesan foto foto sama seperti nyonya muda .


Apaaa ? Ucap Lin dengan nada kaget .


ini foto foto editan yang di kirimkan ke nyonya besar , seolah olah nyonya muda sedang tidur bersama Laki laki di sebuah hotel .


Lin melihat foto foto tersebut , ia kaget … itu bukan saya ucap Lin sambil menatap foto foto tersebut .


Saya sudah menjelaskan pada nyonya besar .


Sekarang nyonya besar sedang menangis , saya hanya takut nyonya jatuh sakit karena ia kan memiliki penyakit kanker otak .


Lin langsung mengusap air matanya .


Yuuuk kita ke ruangan ICU sekarang ucap Lin seraya berdiri .


Sekretaris Kim tersenyum …

__ADS_1


Baik nyonya muda ucap Sekretaris Kim pada Lin .


Lin dan Sekretaris Kim langsung berjalan ke ruang ICU .


Sekretaris Kim melangkah masuk keruang ICU di susuli Lin dari belakang . Tuan muda Jiem langsung tersenyum melihat isterinya kembali .


Nyonya besar langsung menghampiri Lin dan langsung memeluk nya .


" Maaf kan nenek " ucap nyonya besar sambil menangis .


Lin menganggukkan kepalanya seraya ikut menangis .


Tuan muda Jiem melihat pemandangan itu , wajahnya terukir senyuman .


Nenek jangan lama lama memeluk isteri ku , cucumu ini sudah tiga bulan belum memeluknya ucap tuan muda Jiem pada nenek nya sambil tersenyum .


Masa … itu di leher isterimu apa ? ucap nenek sambil tertawa .


" Itu sich baru pemanasan nek " ucap tuan muda Jiem dengan santainya .


Lin berjalan ke arah tuan muda Jiem sambil menundukkan kepalanya .


Sekretaris Kim hanya tersenyum mendengarnya .


Ya sudah …


Sekretaris Kim mari kita keluar , biar mereka berduaan di ruang ini .


Kalau begitu , nenek pulang dulu i-ya ucap nyonya besar pada tuan muda Jiem dan Lin .


Lin melangkah menghampiri nyonya besar …


Hati hati di jalan nek ucap Lin sambil memeluk nenek .


"Maafkan nenek " ucap nenek lagi .


Ya sudah jangan di bahas itu lagi nek , nenek tidak salah kok ucap Lin pada nyonya besar .


Lin melepaskan perlahan lahan pelukkannya .


Nenek menghampiri tuan muda dan langsung menyiuum tuan muda Jiem .


Nenek pulang dulu i-ya es batu ucap nyonya besar .


Sekretaris Kim nanti tolong bungkuskan makanan i-ya ucap Lin pada sekretaris Kim .


nyonya muda mau makan apa ? Tanya sekretaris Kim pada Lin .


Lin melangkah menghampiri tuan muda Jiem .


Kamu mau makan apa ? tanya Lin .


Tuan muda Jiem langsung membisik sesuatu pada Lin … Lin langsung menggelengkan kepalanya .


Nenek melirik ke arah tuan muda Jiem dan Lin .


Hei … es batu Kamu jangan macam macam , kamu tuh baru sadar dari koma dan liat badanmu sudah babak belur masih mikir aneh aneh ? Ucap nyonya besar sambil menggelengkan kepalanya .


" Apa yang aneh nya nek ? " saya hanya mau minum susu ucap tuan muda Jiem sambil tersenyum .


Buruan sekretaris Kim kita keluar … lama lama saya di sini jadi geli ucap nenek sambil melangkah meninggalkan tuan muda Jiem dan Lin .

__ADS_1


Tuan muda dan nyonya muda saya pamit keluar dulu … nyonya muda whasapp ke saya mau makan apa nanti i-ya ucap sekretaris Kim sambil berlalu meninggalkan mereka berdua di ruangan ICU .


__ADS_2