
Saat mereka sedang melepas keinginan bathin mereka yang selama tiga bulan lapan hari tidak melakukannya .
Tiba tiba mereka di kejutan oleh orang yang tidak di kenal .
Orang tersebut beberapa kali mengetuk kaca jendela tuan muda Jiem .
Akemi kaget dan langsung memeluk tubuh tuan muda Jiem yang saat itu ia setengah buugiil .
Tuan muda Jiem melihat dari balik kaca jendela mobilnya .
Ada empat orang laki laki yang sedang menghampiri mobil nya .
Tuan muda muda Jiem langsung membenar pakaian isterinya Lin , gunuung padat milik Lin perlahan ia masukkan kembali kedalam tempat asalnya . Tuan muda Jiem perlahan dan berhati hati mengangkat tubuh Lin di bangku sebelah , ia langsung membuka Jas yang ia pakai dan menyerahkan jasnya pada Lin .
Sayang kamu pakai jas ini ucap tuan muda Jiem .
Lin langsung meraih jas yang di berikan tuan muda Jiem padanya .
" Tuan muda mereka siapa ? " tanya Lin dengan nada ketakutan pada tuan muda Jiem .
Saya kurang tau jawab tuan muda Jiem sambil melirik kearah Lin yang memakai jas miliknya .
Ia langsung mengarahkan tubuhnya kearah Lin , menganceng kacing jasnya . Tetapi tetap terlihat belahan gunuung milik Lin .
Tuan muda Jiem melihat spion tengah untuk melihat kebelakang . Mobilnya sudah di hadang dua mobil oleh orang tersebut.
Ia meraih telefon genggamnya di jas yang Lin pakai , mencoba menelefon sekretaris Kim tetapi tidak bisa .. tuan muda melihat layar telefon genggam nya , tidak ada sinyal .
Mungkin karena mereka berada di perbukitan jadi sinyalnya susah .
Sialan ucap tuan muda Jiem sambil memasukkan telefon genggamnya di dalam kantung celananya .
Salah satu dari empat orang tersebut terus mengetuk pintu mobil , tuan muda Jiem tetap tidak membuka pintu mobil karena khawatir dengan keselamatan isterinya Lin .
Tiba tiba salah satu dari mereka berjalan kearah kap mobil depan dan menunjukkan botol detergen yang penuh berisi bensin dan korek api . Mereka langsung menyiram bensin di atas kap mobil yang tuan muda Jiem dan Lin tumpangi .
Tuan muda ucap Lin sambil menangis .
Badan Lin gementaran karena saking ketakutan dan memegang erat tangan tuan muda Jiem .
" Kita turun i-ya sayang " ucap tuan muda pada Lin .
Tuan muda Jiem langsung membuka pintu mobilnya, Setelah kap mobilnya di siram bensin .
Salah satu dari mereka membuka pintu mobil Lin dan menarik Lin keluar dari mobil , Lin menangis ketakutan .
Tuan muda Jiem berteriak … jika kalian berani menyentuh dan menyakiti isteri saya .
Keluarga dan keturunan kalian tidak akan hidup aman , Kalian camkan itu ucap tuan muda dengan nada marah .
Mereka semua ketawa terbahak bahak ..
__ADS_1
Cepat jalan ucap salah satu dari mereka .
Lin langsung berlari memeluk tuan muda dan berjalan .
Mereka membawa tuan muda Jien dan Lin kearah Villa milik tuan muda Jiem .
Bagi kuncinya ucap salah satu dari mereka .
Tuan muda Jiem mengambil kartu di dalam jas yang yang Lin pakai dan menyerahkan pada salah satu dari mereka .
Mereka melirik kearah Akemi dan salah satu dari mereka menelan saliva melihat kemulusan dan kecantikkan Lin .
Tuan muda Jiem yang melihatnya langsung memeluk isterinya Lin .
Kriik …
Pintu langsung terbuka …
Mereka mendorong tuan muda Jiem dan Lin masuk kedalam di susuli mereka dari belakang .
Cantik tapi sayang sebentar lagi akan mati ucap salah satu dari mereka .
Mereka semua langsung tertawa …
Lin menangis ketakutan sambil memeluk erat tuan muda Jiem .
Hei perempuan cantiik , mari kita bersenang senang dulu sebelum kamu mati ucap salah satu dari mereka .
Langkah mayat aku dulu , jika kalian berani menyentuhnya ucap tuan muda Jiem sambil berteriak .
Lin langsung di Tarik oleh salah satu dari mereka , Lin menjerit .
Tolooonggg ….
Wajah Lin langsung di gampar oleh salah satu dari mereka sampai mengeluarkan darah dari di hidung dan bibirnya .
" Sebentar lagi kita akan berpesta " ucapan salah satu dari mereka sambil tertawa .
Dan salah satu dari mereka pun mencoba membuka baju dress Lin .
Tuan muda Jiem langsung bangun dan menghajar mereka semua karena tuan muda Jiem sendiri .
Tuan muda Jiem langsung jatuh tersungkur . Walaupun sudah tersungkur ke lantai . Mereka tetap memukul tuan muda Jiem sampai mengeluarkan darah dari mulutnya yang cukup banyak .
Lin menjerit hesteris melihat tuan muda Jiem di pukul dengan empat orang sekaligus sampai mengeluarkan darah di mulutnya .
Pengawal pribadi mengepung Villa tersebut ..
Tidak lama .. Sekretaris Kim , sekretaris Michael dan lima orang dari anggota ke polisian sampai di Villa tersebut .
Pengawal Pribadi tuan muda langsung menendang pintunya , Dengan sekali tendangan .. pintu pun langsung terbuka .
__ADS_1
Mereka kaget melihat tuan muda Jiem bersimbah darah , pengawal pribadi tuan muda Jiem langsung berlari kearah tuan muda Jiem .
Empat orang preman tersebut kaget , langsung mencoba lari dan memberi tembakan pada salah satu anggota kepolisian . Empat orang suruhan Veronica tersebut langsung di tembak oleh Lima anggota kepolisian dan mengenai jantung mereka .
Lin langsung menghampiri tuan muda Jiem yang sudah tidak sadarkan diri , darah terus keluar dari mulut tuan muda Jiem .
Lin langsung menangis histeris sambil memeluk tuan muda Jiem .
Banguun panggil Lin sambil menangis .
Tuan muda Jiem langsung di angkat oleh pengawal pribadinya dan di masukkan kedalam mobil .
Lin di papah oleh sekretaris Michael untuk naik bersama dengan tuan muda Jiem . Lin mengangkat perlahan kepala tuan muda di letakkan di paha .
Sekretaris Kim minta tisu ucap Lin pada Sekretaris Kim .
Sekretaris kim memaling wajahnya ke arah Lin dan menyerah tisu pada Lin . Tanpa sekretaris Kim sadari , ia menetiskan airmata melihat tuan muda Jiem berlumuran darah .
Lin meraih tisu yang di berikan sekretaris Kim .
Sekretaris Kim langsung membawa mobil dengan di kawal oleh salah satu pihak kepolisian ke rumah sakit terdekat .
Mobil yang di bawa sekretari Kim meluncur dengan kecepatan tinggi di jalan tol . Satu jam kemudian perjalanan , mereka pun sampai di rumah sakit terdekat .
Tuan muda Jiem langsung di keluarin oleh perawat dari mobil dan langsung di larikan masuk ke dalam unit gawat darurat .
Lin menangis dan tubuhnya gementaran …
Sekretaris Kim melihat Lin yang sedang menangis langsung menghampiri Lin .
Nyonya muda harus tenang , sekarang kalian sudah aman dan sekarang tuan muda juga sudah di tangani oleh dokter ucap sekretaris Kim .
Sekretaris Kim memberi kode pada pengawal pribadi tuan muda Jiem untuk mengambil air mineral .
Tidak lama kemudian , pengawal pribadi datang membawa air mineral .
Nyonya muda, minum airnya dulu biar tenang ucap sekretaris Kim pada Lin sambil membantu membuka penutupnya .
Lin meraih air mineral yang di berikan sekretaris Kim dengan tangan masih gementaran dan meneguk air mineral .
Sekretaris Michael , beberapa pengawal tuan muda Jiem dan empat anggota polisi masih berada di Villa untuk mengurus empat mayat suruhan Veronica yang mati ditempat .
Tiba tiba telefon genggam Sekretaris Kim berbunyi ,.
Sekretaris Kim langsung meraih telefon genggamnya dari balik saku jasnya , ia membaca pesan dari pengawal pribadi tuan muda Jiem kalau Veronica tertembak dan mati di tempat saat melarikan diri .
" Lapor Sekretaris Kim, Veronica tertembak dan mati di tempat karena mencoba kabur ."
Setelah Sekretaris Kim membaca pesan pengawal pribadi Jiem tersebut ..Sekretaris langsung memasukkan kembali ke kantong jasnya .
Habis riwayatmu Veronica gumam sekrataris Kim sambil menggelengkan kepala .. ia tidak menyangka Veronica bisa sekejam itu .
__ADS_1