Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Tuan muda di Hajar Oleh Orang Tidak Dikenal


__ADS_3

Saat mereka sedang melepas keinginan bathin mereka yang selama tiga bulan lapan hari tidak melakukannya .


Tiba tiba mereka di kejutan oleh orang yang tidak di kenal .


Orang tersebut beberapa kali mengetuk kaca jendela tuan muda Jiem .


Akemi kaget dan langsung memeluk tubuh tuan muda Jiem yang saat itu ia setengah buugiil .


Tuan muda Jiem melihat dari balik kaca jendela mobilnya .


Ada empat orang laki laki yang sedang menghampiri mobil nya .


Tuan muda muda Jiem langsung membenar pakaian isterinya Lin , gunuung padat milik Lin perlahan ia masukkan kembali kedalam tempat asalnya . Tuan muda Jiem perlahan dan berhati hati mengangkat tubuh Lin di bangku sebelah , ia langsung membuka Jas yang ia pakai dan menyerahkan jasnya pada Lin .


Sayang kamu pakai jas ini ucap tuan muda Jiem .


Lin langsung meraih jas yang di berikan tuan muda Jiem padanya .


" Tuan muda mereka siapa ? " tanya Lin dengan nada ketakutan pada tuan muda Jiem .


Saya kurang tau jawab tuan muda Jiem sambil melirik kearah Lin yang memakai jas miliknya .


Ia langsung mengarahkan tubuhnya kearah Lin , menganceng kacing jasnya . Tetapi tetap terlihat belahan gunuung milik Lin .


Tuan muda Jiem melihat spion tengah untuk melihat kebelakang . Mobilnya sudah di hadang dua mobil oleh orang tersebut.


Ia meraih telefon genggamnya di jas yang Lin pakai , mencoba menelefon sekretaris Kim tetapi tidak bisa .. tuan muda melihat layar telefon genggam nya , tidak ada sinyal .


Mungkin karena mereka berada di perbukitan jadi sinyalnya susah .


Sialan ucap tuan muda Jiem sambil memasukkan telefon genggamnya di dalam kantung celananya .


Salah satu dari empat orang tersebut terus mengetuk pintu mobil , tuan muda Jiem tetap tidak membuka pintu mobil karena khawatir dengan keselamatan isterinya Lin .


Tiba tiba salah satu dari mereka berjalan kearah kap mobil depan dan menunjukkan botol detergen yang penuh berisi bensin dan korek api . Mereka langsung menyiram bensin di atas kap mobil yang tuan muda Jiem dan Lin tumpangi .


Tuan muda ucap Lin sambil menangis .


Badan Lin gementaran karena saking ketakutan dan memegang erat tangan tuan muda Jiem .


" Kita turun i-ya sayang " ucap tuan muda pada Lin .


Tuan muda Jiem langsung membuka pintu mobilnya, Setelah kap mobilnya di siram bensin .


Salah satu dari mereka membuka pintu mobil Lin dan menarik Lin keluar dari mobil , Lin menangis ketakutan .


Tuan muda Jiem berteriak … jika kalian berani menyentuh dan menyakiti isteri saya .


Keluarga dan keturunan kalian tidak akan hidup aman , Kalian camkan itu ucap tuan muda dengan nada marah .


Mereka semua ketawa terbahak bahak ..

__ADS_1


Cepat jalan ucap salah satu dari mereka .


Lin langsung berlari memeluk tuan muda dan berjalan .


Mereka membawa tuan muda Jien dan Lin kearah Villa milik tuan muda Jiem .


Bagi kuncinya ucap salah satu dari mereka .


Tuan muda Jiem mengambil kartu di dalam jas yang yang Lin pakai dan menyerahkan pada salah satu dari mereka .


Mereka melirik kearah Akemi dan salah satu dari mereka menelan saliva melihat kemulusan dan kecantikkan Lin .


Tuan muda Jiem yang melihatnya langsung memeluk isterinya Lin .


Kriik …


Pintu langsung terbuka …


Mereka mendorong tuan muda Jiem dan Lin masuk kedalam di susuli mereka dari belakang .


Cantik tapi sayang sebentar lagi akan mati ucap salah satu dari mereka .


Mereka semua langsung tertawa …


Lin menangis ketakutan sambil memeluk erat tuan muda Jiem .


Hei perempuan cantiik , mari kita bersenang senang dulu sebelum kamu mati ucap salah satu dari mereka .


Langkah mayat aku dulu , jika kalian berani menyentuhnya ucap tuan muda Jiem sambil berteriak .


Lin langsung di Tarik oleh salah satu dari mereka , Lin menjerit .


Tolooonggg ….


Wajah Lin langsung di gampar oleh salah satu dari mereka sampai mengeluarkan darah dari di hidung dan bibirnya .


" Sebentar lagi kita akan berpesta " ucapan salah satu dari mereka sambil tertawa .


Dan salah satu dari mereka pun mencoba membuka baju dress Lin .


Tuan muda Jiem langsung bangun dan menghajar mereka semua karena tuan muda Jiem sendiri .


Tuan muda Jiem langsung jatuh tersungkur . Walaupun sudah tersungkur ke lantai . Mereka tetap memukul tuan muda Jiem sampai mengeluarkan darah dari mulutnya yang cukup banyak .


Lin menjerit hesteris melihat tuan muda Jiem di pukul dengan empat orang sekaligus sampai mengeluarkan darah di mulutnya .


Pengawal pribadi mengepung Villa tersebut ..


Tidak lama .. Sekretaris Kim , sekretaris Michael dan lima orang dari anggota ke polisian sampai di Villa tersebut .


Pengawal Pribadi tuan muda langsung menendang pintunya , Dengan sekali tendangan .. pintu pun langsung terbuka .

__ADS_1


Mereka kaget melihat tuan muda Jiem bersimbah darah , pengawal pribadi tuan muda Jiem langsung berlari kearah tuan muda Jiem .


Empat orang preman tersebut kaget , langsung mencoba lari dan memberi tembakan pada salah satu anggota kepolisian . Empat orang suruhan Veronica tersebut langsung di tembak oleh Lima anggota kepolisian dan mengenai jantung mereka .


Lin langsung menghampiri tuan muda Jiem yang sudah tidak sadarkan diri , darah terus keluar dari mulut tuan muda Jiem .


Lin langsung menangis histeris sambil memeluk tuan muda Jiem .


Banguun panggil Lin sambil menangis .


Tuan muda Jiem langsung di angkat oleh pengawal pribadinya dan di masukkan kedalam mobil .


Lin di papah oleh sekretaris Michael untuk naik bersama dengan tuan muda Jiem . Lin mengangkat perlahan kepala tuan muda di letakkan di paha .


Sekretaris Kim minta tisu ucap Lin pada Sekretaris Kim .


Sekretaris kim memaling wajahnya ke arah Lin dan menyerah tisu pada Lin . Tanpa sekretaris Kim sadari , ia menetiskan airmata melihat tuan muda Jiem berlumuran darah .


Lin meraih tisu yang di berikan sekretaris Kim .


Sekretaris Kim langsung membawa mobil dengan di kawal oleh salah satu pihak kepolisian ke rumah sakit terdekat .


Mobil yang di bawa sekretari Kim meluncur dengan kecepatan tinggi di jalan tol . Satu jam kemudian perjalanan , mereka pun sampai di rumah sakit terdekat .


Tuan muda Jiem langsung di keluarin oleh perawat dari mobil dan langsung di larikan masuk ke dalam unit gawat darurat .


Lin menangis dan tubuhnya gementaran …


Sekretaris Kim melihat Lin yang sedang menangis langsung menghampiri Lin .


Nyonya muda harus tenang , sekarang kalian sudah aman dan sekarang tuan muda juga sudah di tangani oleh dokter ucap sekretaris Kim .


Sekretaris Kim memberi kode pada pengawal pribadi tuan muda Jiem untuk mengambil air mineral .


Tidak lama kemudian , pengawal pribadi datang membawa air mineral .


Nyonya muda, minum airnya dulu biar tenang ucap sekretaris Kim pada Lin sambil membantu membuka penutupnya .


Lin meraih air mineral yang di berikan sekretaris Kim dengan tangan masih gementaran dan meneguk air mineral .


Sekretaris Michael , beberapa pengawal tuan muda Jiem dan empat anggota polisi masih berada di Villa untuk mengurus empat mayat suruhan Veronica yang mati ditempat .


Tiba tiba telefon genggam Sekretaris Kim berbunyi ,.


Sekretaris Kim langsung meraih telefon genggamnya dari balik saku jasnya , ia membaca pesan dari pengawal pribadi tuan muda Jiem kalau Veronica tertembak dan mati di tempat saat melarikan diri .


" Lapor Sekretaris Kim, Veronica tertembak dan mati di tempat karena mencoba kabur ."


Setelah Sekretaris Kim membaca pesan pengawal pribadi Jiem tersebut ..Sekretaris langsung memasukkan kembali ke kantong jasnya .


Habis riwayatmu Veronica gumam sekrataris Kim sambil menggelengkan kepala .. ia tidak menyangka Veronica bisa sekejam itu .

__ADS_1


__ADS_2