Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Tuan Muda Membuat Kesalahan lagi .


__ADS_3

Tuan muda Jiem masih memeluk tubuh isterinya Lin …


Tiba tiba tuan muda Jiem bersuara , Sayang apakah "kamu sudah siap menjadi ibu dari anak anak saya ? " Ucap tuan muda Jiem sambil menatap wajah Lin . Lin mengalihkan pandangannya dan menyiiuum dahi tuan muda Jiem dengan bibiirnya sambil mengusap lembut helaian rambut Tuan muda Jiem . Belum menjawab , Lin malah balik bertanya … "Apakah kamu sudah siap ke hilangan Veronica ? "tanya Lin balik . Tuan muda Jiem Kaget dan saking kagetnya malah tuan muda diam tidak menjawab apa apa . Lin bangun dari pangkuan tuan muda Jiem , Akemi tidak bicara apa apa lagi dan berlalu meninggalkan tuan muda Jiem sendiri di sofa . Ia langsung masuk ke kamar mandi, meraih handuk kimono langsung mengenakan ke tubuhnya lalu meraihkan satu handuk untuk tuan muda Jiem . Akemi melangkah Kembali ke tuan muda Jiem yang sedang duduk di sofa , Bangun sayang kata Lin walaupun hatinya agak kecewa karena tidak ada jawaban dari tuan muda Jiem yang keluar dari mulutnya. Kita ke kamar mandi yuk , saya bersihkan tubuh sayang dulu kata Lin sambil memegang tangan tuan muda Jiem . Tuan muda Jiem melirik ke wajah isteri Lin , wajah isterinya seperti berubah .


Tuan muda Jiem tidak sadar karena ia tidak menjawab pertanyaan dari isterinya Lin … Lin sebagai isteri agak kecewa .


"Kamu kenapa sayang ? " tanya tuan muda Jiem sambil mengusap lembut rambut Lin . Lin hanya mengelengkan kepalanya . lanjut mengelap tubuh tuan muda Jiem dengan washlap yang sudah di beri sabun cair dan juga membersihkan kepemiliikkan tuan muda Jiem . Setelah Lin merasa tuan muda sudah bersih , langsung ia raih handuk yang ada di pinggirnya dan di lilitkan ke pinggang tuan muda Jiem . Lin meminta Tuan muda menunggu sebentar di luar .


"Sayang … saya mandi sebentar iya " kata Lin . Lin langsung menarik lembut tangan tuan muda Jiem . Tuan muda Jiem menggelengkan kepalanya , Saya mau menunggu Kamu di kamar mandi , kamu mandi saja saja . Iya sudah saya mandi sebentar tapi jangan masuk ke shower ucap Lin sambil tersenyum menatap tuan muda . Nanti balutan tanganmu basah ucap Lin lagi sambil menyiium pipi tuan muda . Lin membuka handuk kimono yang di menutup tubuhnya dan menyerahkan ke tangan tuan muda . Tuan muda Jiem memandang tuubuuuh isterinya putih mengebu dengan gunuung kembar padat berisi dengan penuh ghaiiiraaahh . Tuan muda Jiem tersenyum saat melihat ****** di sekujur leher dan gunuung kembar milik Lin , Dia hanya milikku gumam Tuan muda Jiem menatap Lin yang sedang mandi di shower . Lin melirik ke arah tuan muda Jiem yang masih menatapnya mandi , ia langsung mempercepat mandinya karena kasian melihat tuan muda Jiem menunggunya .

__ADS_1


Setelah selesai ia langsung melangkah menghampiri tuan muda Jiem , dan saat meraih kimono di lengan tuan muda . Tuan muda Jiem malah menarik tubuh Lin dan langsung menyiuum bibiiirr Lin yang ranum dengan penuh ghaiiraaaahh . Lin perlahan melepas ciiuman nya dari tuan muda Jiem . Sayang .. kamu istirahat dan kita makan dulu i-ya , sambil menyiium lembut dada tuan muda Jiem . Lin langsung mengenakan kimono di tubuhnya lalu di ikatnya dan melangkah keluar sambil menarik lembut lengan tuan muda Jiem keluar dari kamar mandi .


Lin membantu tuan muda Jiem mengenakan boxer , celana dan baju kimono dari rumah sakit . Meraih tas kecil yang ada di dalam lemari , mengambil minyak wangi tuan muda Jiem lalu menyemprot ke tubuh tuan muda … satu ruangan harum , terciium harus khas tuan muda Jiem dan pasti yang menyiuum bau nya tergoda . Lin lanjut menyisir rambut tuan muda Jiem dan menatap wajah tuan muda sambil tersenyum . Setelah selesai mengurus tuan muda Jiem , Lin minta izin ke kamar mandi .


“ Sayang … saya pakai baju dulu iya , " sambil menyium pipi tuan muda yang lagi tiduran di ranjang . Tuan muda Jiem mengganggukkan kepalanya , Saat Mau bangun berdiri dari ranjang, tiba tiba telefon genggam tuan muda Jiem di atas meja berdering . Di layar telefon tuan muda Jiem terpampang jelas nama Veronica . Lin langsung melangkah mengambil pakaian di atas sofa dan sepatunya. Tuan muda Jiem malah mengangkat telefon dari veronica , tanpa menjaga perasaan isterinya Lin . Lin melirik ke arah tuan muda Jiem yang tersenyum menerima telefon dari Veronica dan ia langsung bergegas ke kamar mandi . Setelah ia mengenakan pakaiannya dan langsung makeup senipis mungkin . Lin pun melangkah keluar dari kamar mandi , tuan muda Jiem masih berbicara dengan Veronica di balik telefon . Lin melihat dari balik kaca , Wajah tuan muda Jiem tersenyum bebas . Lin menetiskan butiran halus di pipinya dan langsung buru buru ia hapus .


Lin menghampiri tuan muda Jiem .. saat itu tuan muda Jiem masih bicara dengan Veronica tanpa melirik ke arah isterinya yang lagi menghampirinya. Maaf tuan muda , saya pulang dulu mungkin nanti veronica bisa menggantikan saya ucap Lin dengan suara agak kencang . Sampai ke dengaran Veronica dari balik telefon genggamnya . Sayang , nanti saya ke situ iya ucap Veronica dari balik telefon . Tanpa di jawab tuan muda ….. Langsung mematikan telefon genggamnya .


Bruuuukkk …..

__ADS_1


Akhirnya tuan muda Jiem terjatuh .


Kebetulan … Saat Lin keluar dari kamar , Sekretaris Kim lagi di bawah sedang minum kopi di restoren rumah sakit tersebut .


Tuan muda Jiem berteriak , pengawal pribadi langsung masuk dan kaget melihat tuan muda Jiem jatuh tersungkur di lantai . Langsung membantu tuan muda Jiem bangun. Kejar isteriku ucap tuan muda Jiem . Nyonya muda sudah turun lift tuan muda jawab pengawal pribadi nya . Kejaaaarrrrrrr teriak tuan muda Jiem lagi . Dua pengawal pribadi langsung mengejar Lin yang sudah turun dari tadi . Pengawal pribadi menelefon sekretaris kim untuk cepat kembali ke atas . Tuan muda Jiem jatuh dari ranjang saat mau mengejar Nyonya muda kata pengawal pribadi dari balik telefon. Sekretaris Kim kaget dan langsung bergegas naik ke atas .


Sesampai di lantai tujuh , Sekretaris Kim langsung masuk ke ruang tuan muda . Melihat perawat dan dokter sedang memeriksa tuan muda Jiem . Setelah dokter dan perawat keluar .Sekretaris Kim langsung menghampiri tuan muda Jiem , apa yang sudah terjadi tuan muda ?


Ini semua kesalahanku … aku menerima telefon dari Veronika dan berbual tanpa peduli perasaan isteriku … Astaga tuan muda , kesalahan fatal yang tuan muda perbuat , tuan muda baru berbaik dengan nyonya muda ucap sekretaris Kim . Sekarang kita beri nyanyo muda untuk tenang dulu , nanti saya yang akan telefon nyonya muda ucap sekretaris Kim pada tuan muda Jiem.

__ADS_1


Tuan muda Jiem menundukkan kepala nya , ia tidak berniat menyakiti perasaan isterinya .


Lin sudah masuk taksi sebelum pengawal pribadi tuan muda sampai di Lobby . Setengah jam pencarian Lin di rumah sakit , Pengawal pribadi melaporkan pada sekretaris Kim jika mereka tidak menemukan nyonya muda . Kalian sekarang naik ucap sekretaris kim pada pengawal pribadi . Baik sekretaris KIm jawab mereka . Sekretaris Kim menghampiri tuan muda . Maaf tuan muda , Nyonya muda tidak di temukan sambil menggelengkan kepalanya . Tuan muda Jiem langsung melemparkan telefon genggamnya ke tembok sampai pecah .


__ADS_2