
Lin dan sekretaris Kim melihat tuan muda Jiem dari balik kaca unit gawat darurat .
Tuan muda Jiem masih juga tidak sadarkan diri ucap Lin pada sekretaris Kim sambil menetis airmatanya.
Nyonya harus yakin , tuan muda bisa sehat kembali ucap sekretaris Kim pada Lin yang sedang menangis terisak isak .
Tiba tiba perawat keluar dari balik pintu dan langsung memanggil .. Keluarga dari Tuan muda Jiem .
Lin dan sekretaris Kim langsung bergegas menghampiri perawat tersebut , perawat tersebut kaget melihat wajah Lin yang membiru dan kesan darah masih menempel di dalam hidungnya .
Ibu tidak apa apakah ? Tanya perawat tersebut pada Lin .
"Saya tidak tidak apa apa " jawab Lin .
Ibu Pusing Kah ? Tanya perawat itu lagi .
Hanya Sedikit jawab Lin .
Sebaik ibu istirahat ucap perawat itu memegang pundak Lin dan mengusapnya dengan lembut .
"Terima kasih suster " ucap Lin .
Oh i-ya .. maaf kalian siapa dari tuan muda Jiem ? Tanya perawat itu dengan ramah pada Lin dan sekretaris Kim .
Saya sekretaris pribadi tuan muda Jiem dan di sebelah saya ini , isteri dari tuan muda Jiem .
Perawat tersebut menyerahkan dompet , telefon genggam dan gesper milik tuan muda Jiem .
ini barang barang milik tuan muda Jiem . Saya serahkan pada kalian .
Lin langsung meraih barang milik tuan muda Jiem dari perawat tersebut .
Bagaimana dengan suami saya ? tanya Lin pada perawat dengan nada berharap .
Kalau masalah itu nanti dokter kami akan menjelaskannya i-ya bu ucap perawat tersebut pada Lin .
Baiklah kalau begitu , terima kasih suster ucap Lin pada perawat .
Sama sama bu , saya pamit masuk dulu … nanti kalau ada apa apa akan kami panggil lagi ucap perawat tersebut .
Baiklah jawab sekretaris Kim .
Perawat tersebut langsung masuk kembali ke ruang unit gawat darurat meninggal Lin dan sekretaris Kim .
Lin tiba tiba bersuara .
Sekretaris Kim , Siapa dalang dalam semua ini ? tanya Lin .
Veronica nyonya muda ucap sekretaris Kim .
Apaaaaa ? Jawab Lin Kaget .
Nanti setelah tuan muda sudah sehat sedia kala , saya akan menceritakan semuanya ucap Sekretaris Kim pada Lin .
Lin menangis …
Sekretaris Kim melirik ke arah Lin.
Nyonya muda sebaiknya istirahat dulu di mobil , nanti jika ada apa apa tentang tuan muda Jiem , saya akan langsung beri tahu nyonya muda ucap sekretaris Kim .
__ADS_1
Sekretaris Kim jika tuan muda Jiem keadaan sudah stabil . Kita pindahkan tuan muda kerumah sakit milik tuan muda di Jakarta i-ya ucap Lin sambil mengusap airmata di wajahnya yang membiru karena tamparan dari orang suruhan Veronica tadi .
" Baik " nyonya muda ucap Lin .
Oh i-ya nanti minta pembantu rumah tangga menyiapkan pakaian salin buat saya di rumah sakit i-ya sekretaris Kim .
Baik nyonya muda jawab sekretaris Kim .
Lin pun melangkah kearah mobil …
Dan pengawal pribadi langsung membukakan pintu mobil nya . Lin langsung masuk ke dalam mobil .
Di dalam mobil …
Lin membuka dompet tuan muda Jiem .
Lin kaget saat melihat foto dirinya sedang di pangku tuan muda di dalam pesawat jet ada di pajang di dalam dompet tuan muda .
Ini kan foto … Lin langsung menangis .
Ya tuhan …
Tidak lama kemudian sekretaris Kim menghampiri mobil .
nyonya muda , Sekarang tuan muda harus segera di pindahkan ucap sekretaris Kim dengan wajah khawatir .
Saya ikut tuan muda di ambulance ucap Lin .
" Baik lah " jawab sekrataris Kim sambil kembali ke unit gawat darurat .
Lin langsung turun dari mobil .
" Tadi siapa yang mau temani pasien ini ? " tanya perawat tersebut pada sekretaris Kim .
Isterinya suster jawab sekretaris Kim .
Silakan naik sekarang ucap suster tersebut .
Baik jawab sekretaris Kim .
Sekretaris Kim membantu Lin naik ke dalam ambulance .
Nyonya muda kami ikut dari belakang … saya titip tuan muda Jiem ucap sekretaris Kim sambil melirik ke arah tuan muda Jiem .
Pintu ambulance langsung di tutup oleh petugas ambulance yang membawa tuan muda Jiem .
Sekretaris Kim dan semua Pengawal pribadi bergegas ke arah mobil .
Tidak lama kemudian ambulance membawa tuan muda Jiem pun meluncur meninggalkan kawasan rumah sakit tersebut , mobil sekretaris Kim dan pengawal pribadi mengikuti dari belakang .
Sekretaris Kim langsung menelefon salah satu dokter dari rumah sakit milik tuan muda Jiem .
Kami sudah berangkat menuju rumah sakit .
Sekitar 45 menit akan sampai ucap sekretaris Kim .
Baik ucap dokter tersebut dari balik telefon .
Sekretaris Kim langsung mematikan telefon dan fokus mengikuti ambulance yang meluncur melaju di jalan raya .
__ADS_1
Di dalam ambulance …
Lin menatap wajah tuan muda Jiem , mata dan wajahnya membiru karena tonjokkan dari orang orang suruhan Veronica .
Lin memegang tangan tuan muda Jiem . Mendekati bibirnya pada wajah tuan muda Jiem . Ia langsung menyiium wajah tuan muda Jiem dengan lembut .
Dan langsung mengarahkan bibir ke kuping tuan muda Jiem .
Sayang …. bangun katamu kamu rindu padaku . Bangun sayang ucap Lin sambil menetiskan airmatanya .
Perjalanan 45 menit ke rumah sakit pun sampai ..
Ambulance yang membawa tuan muda Jiem langsung masuk ke dalam kawasan rumah sakit milik tuan muda Jiem .
Ambulance yang membawa tuan muda Jiem pun berhenti di depan unit gawat darurat .
Semua tim dokter sudah bersiap , setelah ambulance berhenti perawat dari rumah sakit milik tuan muda langsung sigap membuka pintu ambulance .
Lin pun keluar dari ambulance tersebut di bantu perawat .
Perawat langsung sigap mengeluarkan tuan muda Jiem dari ambulance dan langsung bergegas melarikan tuan muda Jiem ke ruang ICU .
Lin tidak bisa mengikutinya karena tim dokter terlalu sigap dan cepat .
Sekretaris Kim bergegas menghampiri Lin .
Mari nyonya muda , kita keruang ICU sekarang ucap sekretaris Kim .
Lin mengikuti sekretaris Kim berjalan ke arah lift , setelah pintu lift terbuka mereka pun masuk ke dalam Lift untuk ke ruang ICU .
Keesok harinya …
Saat nyonya besar sedang bersantai sambil minum teh di cangkir ..
Telefon nyonya besar berdering , ia langsung mengangkatnya .
Selamat sore , maaf mengganggu nyonya besar ucap sekretaris Kim dari balik telefon .
Maaf kalau berita ini buat nyonya besar kaget ,
hemmmm …
Berita apa ? tanya nyonya besar .
Tuan muda Jiem sekarang sedang di rawat di ICU dan sekarang masih belum sadarkan diri .
Apaaaaa ? apa semua ini karena Lin ? tanya nyonya besar dengan nada marah .
Tuan muda Jiem hanya ingin menyelamatkan nyonya muda saja nyonya besar ucap sekretaris Kim .
Sekretaris Kim tau nyonya besar sedang marah dan tidak baik baik saja dari ucapnya .
Nyonya besar langsung mematikan telefon genggamnya .
Kesabarannya nyonya besar sudah habis .
Setelah cucuku satu satunya menikah dengan perempuan itu , semua masalah terus bertubi tubi datang padanya .
Aku harus segera mengakhiri pernikahan mereka dari pada cucuku yang akan menderita terus menerus karena perempuan itu .
__ADS_1
Nyonya besar langsung bergegas bangun dari sofa untuk berangkat kerumah sakit .