Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Di Apartemen Tuan Muda


__ADS_3

Gorden kamar tuan muda Jiem sengaja di buka, sebelum Lin ke ke dapur untuk membuat sarapan . Membuat cahaya yang berasal dari matahari masuk ke kamarnya . Tuan muda Jiem mengerjapkan matanya kerna terkena silauan cahaya matahari . Mungkin karena malam tadi tuan muda Jiem sudah terlalu banyak menguras tenaga kerna kegilaannya yang ia buat sendiri bersama istrinya Lin membuat ia tidak sadar jika Lin sudah bangun dari tadi .


Tangan Tuan muda Jiem meraba raba di kasur sebelahnya , mencari isteri nya Lin dengan mata tuan muda Jiem masih tertutup . Kamu Kemana sayang ? Gumam Tuan muda Jiem .


Tuan muda Jiem bangun dari tidur dan duduk di samping kasur sambil mengucek matanya . Ia berdiri dan melangkah gontai berjalan menuju kamar mandi . Tuan muda Jiem ingin secepatnya membersihkan tubuhnya agar secepatnya segar dan bisa mencari isterinya Lin di dapur . Ia langsung masuk melangkah ke dalam kamar mandi , tuan muda Jiem melirik ke arah bathtub yang sudah terisi air hangat yang telah di siapkan isterinya Lin . Tuan muda Jiem membuka seluruh pakaian yang ia pakai dan melangkah masuk ke dalam bathtub , ia merendamkan tubuhnya .


Di dalam bathtub tuan muda seketika memejamkan matanya . Di fikirannya selalu saja yang melintas adalah isteri nya Lin . Tuan muda Jiem mengingat awal pertemuan dengan Lin, isterinya Lin merusak laptopnya . Walaupun ia baru kenal dengan isterinya Lin , tapi anehnya ia mau mengikuti arahan dari Lin , makan sepiring dengan sendok dan garpu bersamaan . Biasanya aku paling geli , tapi saat dengan dia mengapa aku tidak merasa geli malah lahap makan saat di suapi makan Lin .


Saat makanan masih banyak di atas meja , ia minta izin padaku untuk bisa di berikan makanan itu pada pengawal pribadiku yang ada di luar . Gadis itu membuat diri ku jadi aneh oleh pengawal pribadiku karena pertama kali aku menyuruh mereka makan .


Yang gilanya ..


Saat aku keluar negara , gadis itu juga membuat aku gelisah dan tidak bisa melakukan apa apa karena hanya dia tidak mengangkat telefon dariku . Aku Pulang ke Indonesia hari itu juga karena gadis itu .


Tuan muda Jiem terbayang saat ia mengerjai isterinya Lin pertama kalinya . Saat itu aku mengendong isteriku Lin yang lagi tidur di sofa yang menggunakan lingerie dan mengangkatnya ke ranjang , pertama kali aku menciiuum biibirnya dan membuat tanda ke pemilikan di gunuung padatnya . Saat itu aku senang karena ia berkata itu ciuman pertamanya .


Tapi saat itu aku seperti tidak percaya bisa melakukan padanya , Bahkan setelah aku menciiiumnya perasaan aku berbeda , aku tidak merasakan jijik atau geli saat melakukan itu . Malah aku ingin melakukan lebih pada saat itu bersama Lin . Gadis itu buat aku penasaran untuk lebih dekat dengan … gumam tuan muda Jiem yang masih menutupkan matanya .


Toook !


Took !


Toook !


Ketokan itu membuat Lamunan tuan muda Jiem buyer .


Sayang , apa kamu ada di dalam ? Tanya Lin dari balik pintu .


Iya sayang jawab tuan muda Jiem yang masih berendam di dalam bathtub .


Tuan muda Jiem berdiri dan keluar dari bathtub . Tuan muda Jiem sampai tidak menyadari kalau ia sudah berendam di bathtub terlalu lama sampai jari jarinya berkeriput . Tuan muda Jiem melangkah menuju handuk yang sudah tersusun , meraihnya dan langsung melingkari handuk di pinggangnya .


Tuan muda Jiem langsung keluar dari kamar mandi .


Ia melirik ke arah isterinya yang sedang duduk di pinggir kasur .


Kamu dari mana saja sayang , aku mencarimu dari tadi ucap tuan muda Jiem seraya melangkah menghampiri isterinya Lin .

__ADS_1


Aku lagi bikinkan sarapan buatmu sayang … kan kamu meliburkan semua pembantu rumah tangga ucap Lin sambil tersenyum .


Tuan muda Jiem langsung menciiumm rambut Lin .


Aku kangeen ucap tuan muda Jiem langsung duduk berlutut di depan Lin .


Lin tersenyum menyiium wajah tuan muda Jiem seraya melingkari tangannya ke leher tuan muda Jiem . Saya tidak ke mana mana sayang ucap Lin .


Tuan muda terus menatap wajah isterinya .


Pakai baju dulu i-ya nanti kita sarapan .


Bangunan dulu dech ucap Lin sambil menarik tangan tuan muda Jiem untuk duduk di kasur .


Saya ambilkan pakaiannya dulu i-ya .


Hari ini tidak usah ke kantor, istirahat dulu i-ya ucap Lin sambil berjalan ke arah ruang baju .


I-ya sayang … kamu juga tidak usah ke kantor juga , temani sayang di apartemen ucap tuan muda Jiem .


Lin kembali lagi ke tuan muda Jiem, di tangannya sudah memegang pakaian tuan muda Jiem . Lin meletakkan pakaian tuan muda Jiem di pinggir tuan muda Jiem duduk .


Hei .. apa sayang bicarakan . Perusahaan nenek sudah sahamnya 80 % milik saya , kamu tidak boleh keluar tanpa perintah saya . Sebenarnya Saya malah ingin kamu istirahat di rumah . Tapi karena kamu bilang bosen , i-ya saya memperbolehkan asalkan pergi dan pulang dengan saya ucap tuan muda Jiem .


Nanti kalau orang melihat kita pergi dan pulang bareng malah nanti ketauan kita sudah menikah ucap Lin sambil menundukkan wajah nya , wajah Lin seketika berubah .


Biarin orang tau kita sudah menikah agar kamu tidak di ganggu krang lagi ucap tuan muda Jiem memeluk tubuh isterinya Lin .


Lin menggelengkan kepalanya heran dengan sikap suami berubah begini .


Lin langsung meraih celana boxer tuan muda Jiem .


Pakai dula celananya ucap Lin .


Tuan muda Jiem meraih celana boxer dari tangan Lin . Biar saya saja , sayang duduk ucap tuan muda Jiem .


Setelah selesai ia langsung mengenakan celana pendek dan kaos coklat .

__ADS_1


Kamu tidak mau , saya mengurusmu lagi ucap Lin dengan nada sedih .


Heei … apa yang kau bicarakan sayang ? Tanya tuan muda Jiem kaget dan langsung memeluk tubuh Lin .


Saya tidak mau kamu kecapean sayang , tadi kamu sudah menyiapkan sarapan ucap tuan muda Jiem seraya menyiium wajah Lin .


Kamu saja bau nasi goreng dan roti bakar tercium di badan kamu sayang ucap tuan muda Jiem dengan nada bercanda seraya ketawa terkekeh .


Masaaaaa … kalau begitu Saya mandi dulu i-ya ucap Lin sambil menciiuum baju yang i-ya pakai .


Lin bangun dari duduknya … tetapi tangan Lin langsung di tarik tuan muda Jiem . Pantat Lin langsung terduduk di pangkuan tuan muda Jiem .


Kamu mau kemana sayang ? tanya tuan muda Jiem sambil memeluk erat tubuh isterinya Lin .


Saya mau mandi sebentar.., katanya saya bau nasi goreng dan roti bakar ucap Lin .


Tuan muda Jiem langsung ketawa … Saya bercanda sayang ucap tuan muda Jiem .


Tiba tiba apartemen bel berbunyi …


Itu mungkin sekretaris Kim ucap tuan muda Jiem pada Lin.


Tuan muda Jiem bangun dari duduknya dan langsung menggendong Lin yang masih di pangkuannya keluar dari kamar menuju ruang tamu .


Hei turunkan saya ucap Lin sambil tertawa .


Tidak mau ucap tuan muda Jiem seraya berjalan menuju ruang tamu.


Sesampainya di ruang tamu , tuan muda Jiem perlahan menurunkan Lin di sofa .


Tunggu i-ya sayang di sini , saya bukakan pintunya ucap tuan muda Jiem sambil menyiium wajah Lin .


Lin hanya menganggukkan kepalanya .


Tuan muda Jiem langsung berjalan ke arah pintu dan membukanya .


Kreeekkkkk

__ADS_1


Benar sajaaa yang datang sekretaris Kim , membawa dokumen dokumen di tangannya .


__ADS_2