Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Tuan Muda Jiem Di izinkan Pulang .


__ADS_3

Lima hari tuan muda Jiem di rawat di rumah sakit , setelah check up dan semua hasilnya bagus , tuan muda Jiem di izinkan pulang oleh tim dokter yang merawat tuan muda Jiem .


Tuan muda Jiem , hari ini tuan muda sudah bisa pulang ucap salah satu dari tim dokter . Baik dok jawab Lin seraya tersenyum mendengarnya tuan muda Jiem bisa pulang hari ini .


Tuan muda dan nyonya muda , kami izin pamit keluar dulu i-ya ucap salah satu tim dokter pada tuan muda Jiem dan nyonya muda .


Tuan muda Jiem hanya mengangguk kepalanya.


Setelah tim dokter keluar dari ruangan VVIP .


Tiba tiba Lin bersuara … menyarankan pada tuan muda Jiem untuk di pijat badannya agar lebih enak .


Sayang kalau sudah sampai di apartemen, mau tidak panggil tukang pijat buat urut badan kamu ? agar badan kamu tidak sakit dan pegal pegal lagi tanya Lin pada tuan muda Jiem .


Boleh juga asalkan tukang pijatnya wanita i-ya ucap tuan muda Jiem dengan nada bercanda seraya tersenyum .


Sekretaris Kim nanti cariin dua tukang pijaaat wanita i-ya , buat tuan muda biar sekalian tuan muda puas . Kalau bisa mereka di kontrak selama sebulan saja ucap Lin menjelengkan mata pada tuan muda Jiem seraya melangkah meninggalkan tuan muda Jiem menuju ke lemari pakaian untuk mengemas pakaiannya masuk ke dalam koper .


Sekretaris Kim mendengar ucapan Lin langsung terkekeh ketawa .


Tuan muda Jiem langsung berjalan menghampiri isterinya Lin yang sedang membereskan pakaiannya . Sesampainya tuan muda Jiem , ia langsung memutarkan tubuh Lin menghadap ke arahnya .


Tuan muda Jiem meminta Sekretaris Kim keluar dari ruangan VVIP . " Sekretaris Kim tolong keluar sebentar i-ya " ucap tuan muda Jiem pada sekretaris Kim . Baik tuan muda jawab sekretaris Kim . Sekretaris Kim pun langsung berjalan meninggalkan tuan muda Jiem dan Lin keluar dari ruang VVIP .


Setelah sekretaris Kim menutup pintu ruang VVIP ,..


Tuan muda Jiem langsung memeluk tubuh isterinya Lin . Kamu kenapa sayang , Dari tadi marah marah terus ? Tamu bulanan kamu belum pergi kah ? Tanya tuan muda Jiem seraya menyuuiim bibir Lin berwarna kemerahan .


Lagian kamu malah minta tukang pijaaatt wanita ucap Lin memalingkan wajahnya dari tuan muda Jiem . Kalau kamu minta tukang pijjaat wanita , saya mau juga lah di pijat , Sepertinya badan saya juga pegal pegal nih … enak juga kalau di pijat sama tukang pijaaatt laki laki ucap Lin mengalihkan tubuh nya mengambil pakaian yang ada di lemari .


Tuan muda Jiem tersenyum dan tidak pakai lama … Tuan muda Jiem langsung mengendong tubuh Lin dan langsung berjalan ke arah kamar tamu .


Hei .. kamu mau ke mana , turunkan saya tidak ? ucap Lin pada tuan muda Jiem . " Kalau saya tidak mau turunkan kamu gimana , kamu mau buat apa pada saya Ucap tuan muda Jiem pada isterinya Lin .


Sesampainya di kamar tamu ,


Tuan muda Jiem meletakkan dengan hati hati tubuh Lin di atas kasur dan langsung menindiiih tubuh isterinya Lin .


Coba kalau kamu berani pijat . kalau tidak mau tukang pijaaattnya saya matiin ucap tuan muda Jiem langsung melahap bibiiir Lin dengan nafssuunya sampai Lin tidak bisa bernafaass



*Foto hanya Ilustrasi saja


Tangan tuan muda Jiem mulai mengusap usap bookooong Lin dengan sesekali meremaaasnya , nafas tuan muda Jiem sudah tidak beraturan .


Sayang … jangan aahh, saya kan masih ada tamu bulanan yang belum pergi ucap Lin sambil menggelengkan kepalanya .


Tuan muda Jiem tidak menghiraukan ucapan dari isterinya Lin . Ia tetap membuka kancing baju yang Lin pakai ,,, baru kancing ke dua i-ya berhasil membuka nya.


Tiba tiba terdengar pintu ada yang membukanya dan terdengar seseorang masuk dan Tuan muda Jiem dan Lin mendengar suara Nenek memanggil …


Es batu ,,… Lin ,,. kalian di mana panggil nyonya besar .

__ADS_1


Tuan muda Jiem dan Lin kaget dan langsung buru buru bangun dari kasur . Sebelum Lin meninggalkan tuan muda Jiem kamar . Lin menyempatkan menyiium wajah tuan muda Jiem seraya melangkah berlalu keluar dari kamar tamu . Tuan muda Jiem tersenyum dan langsung menyusuli isterinya Lin dari belakang .


Nenek melihat Lin keluar dari kamar tamu di susuli cucunya tuan muda Jiem dari belakang .


" Hai nek " kapan sampai ? sapa Lin sambil melangkah menghampiri nyonya besar .


Kalian buat apa di kamar tamu ? Tanya nenek seraya melirik ke arah kancing baju Lin yang terbuka . BH yang di pakai Lin terlihat oleh nenek , gunuuung Lin dan leher terlihat jelas banyak bekas cupaang yang di buat cucunya .


" Kami tidak buat apa apa nek " jawab tuan muda Jiem melingkar tangannya ke pinggang Lin .


Itu sampai kancing baju saja lupa di kancing , Lihat BH isterimu sampai kelihatan ucap nyonya besar . Tuan muda Jiem langsung melepaskan pelukkannya dan langsung memutar tubuh Lin menghadapnya . Tuan muda Jiem tersenyum melihat kancing yang ia buka tadi dan langsung mengancing kancing baju Lin .


Drakular mana yang sudah membuat gunuuung dan leher kamu seperti itu Lin ? tanya nyonya besar pada Lin . Wajah Lin seketika memerah seperti tomat matang menahan malu setelah nenek bicara seperti itu . Tuan muda Jiem melirik ke arah wajah Lin yang memerah dan langsung ia ciiuum dahi Lin dengan bibirnya .


Tiba tiba tuan muda bersuara …


Nek … Tadi saya mau tidur nek . Setelah menikah saya sudah terbiasa 'mengempeng' dulu sebelum tidur . Jadi Lin harus menyusui saya dulu sampai saya tertidur pules ucap tuan muda Jiem dengan nada santai seraya tersenyum puas mengerjai neneknya .


Ya tuhan … Cucuku sudah gila sekarang ucap nyonya besar sambil menggelengkan kepalanya .


Nenek mau pulang aaahhh , bisa gila nenek lama lama di sini . Kamu Kapan keluar dari rumah sakit ss batu ? tanya nyonya besar .


Lin langsung menjawab … " Hari ini nek " jawab Lin .


Tapi saya mau pulang ke apartemen saya dulu nek , Saya belum puas sama isteri saya , sudah tiga bulan tidak dapat ucap tuan muda Jiem mengerjai neneknya lagi .


Aduhai cucuku kenapa kamu bisa jadi begini sich … Nenek lama lama di sini jadi tambah gila dan geli mendengar nya . Nenek pulang dulu .., kalau kamu sudah puas sama isteri mu. Ajak isterimu menginap ke rumah nenek ucap nyonya besar pada tuan muda Jiem seraya melangkah keluar dari ruangan VVIP.


Tiba tiba langkah nenek terhenti dan langsung memalingkan tubuhnya ke arah Lin .


Nenek langsung melanjutkan langkahnya dan berlalu meninggalkan mereka berdua di ruangan itu.


Lin menggelengkan kepalanya …


Kamu sich , Kasian nenek … baru sampai belum sempat duduk , Sudah pulang lagi . Kamu suka sangat mengerjai nenek ucap Lin pada tuan muda Jiem .


Lagian malah tanya kita lagi buat apa di kamar tamu , seperti kita belum nikah saja ucap tuan muda Jiem sambil tersenyum .


Lin menggelengkan kepalanya langsung berlalu berjalan ke lemari baju , membereskan pakainya untuk di masukkan ke dalam koper .


Biar sekretaris Kim saja yang membereskan , kamu temani saya sini ucap tuan muda Jiem sambil melabuhkan pantatnya di sofa .


BH dan celana dalaam saya boleh lah i-ya di pegang laki laki lain ? Kalau boleh ya sudah kita bisa langsung pulang saja , biar sekretaris Kim yang membereskan BH dan celanan dalam saya ucap Lin pada pada tuan muda Jiem ucap Lin sambil melirik ke arah tuan muda Jiem .


Tuan muda Jiem memandang Lin sambil mengelengkan kepala nya .


Ya sudah saya tunggu ucap tuan muda Jiem .


Lin langsung buru buru membereskan pakaiannya ke dalam koper sambil melirik ke arah tuan muda Jiem yang sedang duduk di sofa sambil membaca koran . Tumben sudah lima hari dia tidak menanyakan telefon genggamnya gumam Lin .


Setelah selesai membereskan pakaiannya . Lin meraih telefon genggam dan dompet tuan muda Jiem yang ada di dalam tas nya . Ia langsung melangkah menghampiri tuan muda Jiem yang lagi duduk sambil membaca koran . Lin langsung menundukkan badannya seraya tangannya melingkari ke leher tuan muda Jiem dan langsung mengecup wajah tuan muda Jiem dengan bibir nya .


Sayang … Ini telefon genggam dan dompet kamu ucap Lin sambil menyerahkan dompet dan telefon genggam tuan muda Jiem . Tuan muda meraih dompet dan telefon genggamnya dari tangan Lin dengan satu tangannya , tanpa melihat tuan muda Jiem langsung meletakkan di pinggir nya .

__ADS_1


Malah Tuan muda Jiem tetap memegang tangan Lin dengan satu tangannya dan meminta Lin pindah ke posisi di depannya . Lin mengikuti keinginan tuan muda , ia melangkah ke depan menghampiri tuan muda Jiem .


Kenapa sayang ? Tanya Lin seraya menundukkan wajahnya ke arah wajah tuan muda Jiem .


Sayang .. Kamu sudah selesai ? tanya tuan muda Jiem pada Lin .


" Sudah " ucap Lin sambil menganggukkan kepalanya .


Kita pulang i-ya ucap tuan muda Jiem .


Lin menganggukkan kepalanya , tapi sebelum kita pulang ke apartemen . Kita makan dulu i-ya ucap Lin pada tuan muda Jiem .


Kamu lapar i-ya sayang ? tanya tuan muda Jiem pada isterinya Lin .


Sedikit .. Jawab Lin .


Ya tuhan , maafin saya i-ya ucap tuan muda Jiem . Kalau begitu saya panggil sekretaris Kim dulu di luar ucap tuan muda Jiem . Dan saat tuan muda Jiem ingin bangun memanggil Sekretaris Kim , tubuh tuan muda Jiem di tahan sama Lin . Biar saya saja yang memanggilnya , Kamu duduk saja ucap Lin pada tuan muda Jiem .


Lin pun langsung melangkah menuju pintu untuk memanggil sekretaris Kim yang berada di luar .


Setelah pintu di buka dan Lin langsung memanggil Sekretaris Kim yang saat itu sedang duduk di bangku sambil melihat layar telefon genggamnya .


Sekeretaris Kim panggil Lin dari balik pintu ruangan VVIP.


Sekretaris Kim langsung mengarahkan pandangannya pada suara yang memanggilnya . Ia kaget yang memanggilnya itu adalah nyonya muda . Sekretaris Kim langsung berdiri dan bergegas menghampiri nyonya muda .


Sekretaris Kim tanpa sengaja melihat ****** yang ada di leher Nyonya. Gila tuan muda sampai segitunya sama nyonya muda udah seperti drakula lagi mengisap darah , apa kuat tuh nyonya muda mengikuti ghairah tuan muda Jiem yang sangat besar itu . Walau pun nafsuuu tuan muda besar , Tapi tuan muda Jiem bisa menahan nafsu bathinnya , ia bisa saja menggoda wanita dengan ketampanannya dan uangnya . Siapa yang tidak mau sama tuan muda Jiem .. tapi tuan muda Jiem tidak pernah melakukannya .


Sekretaris Kim .. Kenapa kamu bengong tanya Lin pada Sekretaris Kim .


Maaf nyonya muda ucap sekretaris Kim sambil menundukkan kepalanya .


Tuan muda panggil kamu ucap Lin sambil menggelengkan kepala .


Sekretaris Kim langsung melangkah masuk menghampiri tuan muda Jiem yang sedang duduk di sofa . Sedangkan Lin langsung masuk ke kamar tamu .


Sekretaris kim ,,.


Minta pengawal mengambil koper koper dan masukkan ke dalam mobil i-ya . Sebelum anter saya dan nyonya muda pulang ke apartemen , kita cari makan dulu. Untuk tempat makannya , Coba tanya ke nyonya muda saja nanti . Nyonya muda mau makan di mana ucap tuan muda Jiem pada Sekretaris Kim .


" Baik tuan muda " jawab Sekretaris Kim .


Tuan muda Jiem sekarang berbeda , kenapa tuan muda sekarang tambah bucin dan mudah cemburuan sama isteri Lin … dulu tuan muda Jiem orangnya datar dan dingin sama wanita , sekarang sudah ketemu pawangnya gumam sekretaris Kim .


Pengawal sedang sibuk mengangkat koper untuk di masukkan di dalam mobil .


Tuan muda Jiem dan Nyonya muda bersiap siap untuk pulang .


Lin langsung ke kaca untuk memakai syal di lehernya .


Tuan muda Jiem melihat langsung bersuara … kamu malu apa yang saya lakukan di lehermu sampai kamu menutupnya ? Tanya tuan muda Jiem pada Lin .


Lin menggelengkan kepalanya sambil menatap tuan muda jiem . Ia langsung membuka syal dari lehernya dan langsung di masukkan ke dalam tas . Lin langsung melangkah ke arah tuan muda Jiem . Ia langsung memeluk tubuh tuan muda Jiem , di balas tuan muda dengan kecupan di dahi Lin .

__ADS_1


Tidak lama semua Tim Dokter yang merawat tuan muda Jiem dan beberapa perawat menemui tuan muda Jiem dan nyonya muda di ruang VVIP . Setelah selesai konsultasi tuan muda Jiem pun pamit untuk pulang . Tim dokter mengantar kepulangan tuan muda dan nyonya muda sampai ke lobby rumah sakit tersebut .


__ADS_2