Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Ego Dan Gengsi


__ADS_3

Di pagi harinya …


Pukul 06.00 pagi Tuan muda Jiem sudah bangun dari tidurnya , ia melirik di sebelah nya melihat isterinya Lin sedang tidur menghadapnya , ingin sekali ia memeluk dan menyiiuum wajah isterinya Lin tetap harus ia tahan . Tuan muda Jiem langsung bangun dan melangkah ke kamar mandi untuk mandi . Setelah selesai mandi ia langsung melangkah keluar sambil melirik isterinya yang masih tertidur , ia langsung ke ruang baju untuk bersiap . Pukul 07.05 pagi Tuan muda Jiem sudah bersiap untuk berangkat ke kantor karena hari ini pukul 09.00 pagi tuan muda Jiem ada rapat penting bersama direksi perusahaan yang bergabung bersama perusahaannya . Sekretaris Kim juga sudah menunggu tuan muda di lobby apartemen . Setelah selesai , Tuan muda Jiem langsung keluar dari ruang baju bergegas untuk berangkat ke kantor , ia melirik ke Isterinya yang masih tertidur di kasur .



Aku berangkat dulu i-ya sayang gumam tuan muda Jiem . Perlahan lahan ia membuka pintu kamar dan menutupnya Kembali . Tuan muda Jiem langsung turun ke lobby . Semua yang ada di lobby melirik ke arah tuan muda Jiem yang sedang berjalan . Apalagi lawan jenis yang melihat tuan muda Jiem pasti kagum melihatnya . Gaaanteng bangeet, vitaminku setiap pagi ucap salah satu resepsionis . Tuan muda Jiem terus berjalan tanpa memperdulikan orang yang ada di sekitarnya . Sekretaris Kim melihat tuan muda Jiem yang sedang berjalan , langsung ia berlari ke arah tuan muda Jiem . Maaf tuan muda Jiem kemrin sore , saya ada keperluan mendadak jadi tidak bisa menemani tuan muda ucap sekretaris Kim . Tuan muda Jiem hanya diam tidak bersuara sepatah apa pun . Ia langsung masuk ke dalam mobil yang sudah terparkir di depan lobby. Sekretaris kim pun ikut masuk ke dalam mobil di bagian depan . Mobil yang mereka naiki pun berjalan menelusuri jalan yang sudah mulai padat . " Sekretaris Kim sudah siap kah semua file untuk rapat hari ini ? " tanya tuan muda Jiem . Sudah siap tuan muda jawab sekretaris Kim . Kita kantor sebentar baru berangkat ke tempat meeting ucap tuan muda Jiem lagi . Baik tuan muda Jawab sekretaris Kim .Kita kantor tuan muda sekarang ucap sekretaris kim pada supir . Mobil yang mereka tumpangi pun meluncur ke arah perusahaan tuan muda Jiem .


Di kamar ,.. Lin terbangun dari tidurnya .

__ADS_1


Melihat di sebelahnya, tuan muda Jiem sudah tidak ada di sampingnya . Ia bangun dan langsung melangkah ke kamar mandi untuk mencari keberadaan tuan muda Jiem , ia melihat di kamar mandi tuan muda Jiem tidak ada dan Lin melangkah ke ruang baju ,tuan muda juga tidak ada . Apakah tuan muda Jiem sudah berangkat ke kantor gumam Lin . Ia terduduk di bangku panjang , teringat ucapan neneknya … mengapa dari kemrin kemrin tidak menyelidiki foto foto itu , ya tuhan gumam Lin sambil menetiskan airmatanya . Suamiku ..kita dekat tapi terasa jauh , kita sekarang sudah bertemu tapi tidak menyapa dan bodohnya diriku … aku yang memintanya malah aku yang sedih saat kamu menempati permintaan ku gumam Lin sambil menetiskan airmatanya . Ia bangun dari duduknya dan berdiri melangkah ke kamar mandi untuk bersiap untuk ke kantor . Lin masuk ke kamar mandi melihat baju tidur suaminya , ia langsung meraih dan menyiium baju tidur suaminya . Bau harum khas suaminya tuan muda masih menempel . Aku terlalu bodoh mempercayai foto foto itu dan tidak mecari kebenarannya … Jika ia tidak melakukan , apakah tuan muda mau memaafkan aku ? Tiba tiba Lin merasa menyesal apa yang telah ia lakukan pada suaminya tuan muda Jiem .


Lin meletakkan Kembali baju tidur tuan muda , ia membuka pakaian yang telah menutup tubuhnya dan langsung melangkah masuk ke shower, membuka kran membasahi seluruh tubuhnya yang putih mulus itu . Setelah selesai , ia pun meraih handuk dan langsung melangkah ke ruang baju . Langsung mengenakan pakaian kantor . Tiba tiba telefonnya berdering , Lin berlari ke arah tasnya yang ada di atas meja . Terlihat Sekretaris Michael menelefonnya . Lin langsung mengangkatnya ..Selamat pagi nyonya muda ucap sekretaris Michael dari balik telefon . Selamat pagi jawab Lin . Maaf nyonya muda , hari ini ada rapat penting di Gedung MXX pukul 09.00 ucap sekretaris Michael . Baik kita ketemu di situ sekitar pukul 08.45 ucap Lin pada sekretaris Michael . Baik nyonya muda jawab sekretaris Michael . Telefon genggam langsung terputus … tuuuuttttt


Lin buru buru bersiap , melangkah ke meja rias … menyisir rambutnya , makeup tipis di wajahnya dan langsung bergegas untuk berangkat . Ia baru ingat mobilnya di rumah sakit , Lin memberanikan diri untuk kirim pesan pada tuan muda Jiem . Pagi maaf mengganggu , mobil saya masih di rumah sakit kah ? jika masih di rumah sakit , saya berangkat naik taksi saja … pesan terkirim ke tuan muda Jiem .


Sesampai di lobby hotel milik tuan muda Jiem, tuan muda Jiem langsung melangkah keluar untuk ke ruang kantornya di ikuti sekretaris Kim dari belakang . di lobby hotel semua staf akan menunduk kepalanya saat di lewati tuan muda Jiem . Dengan wajah datar tanpa senyuman ia terus melangkah menuju Pintu lift khusus tuan muda JIem . Setelah pintu lift terbuka tuan muda Jiem dan sekretaris Kim langsung masuk ke dalam Lift .


Tuan muda Jiem pun melangkah keluar di susuli sekretaris Kim dari belakang . Tuan muda Jiem masuk ke dalam ruangan dan berjalan ke arah meja . Pantatnya langsung di labuhkan ke bangku kebesarannya .. Tiba tiba ada pesan masuk di telefon genggamnya , di lihatnya pesan dari isteri kesayangan Lin ..

__ADS_1


Tuan muda membalas pesan isterinya dengan wajah tersenyum .. Mobil sudah ada di parkiran mobil di apartemen , tapi kuncinya ada di saya . Mobil yang menjemput kamu sudah ada di lobby , turun saja .. pesan di kirim .


Tuan muda Jiem langsung memasukkan telefon genggamnya di saku jasnya dan langsung meraih file yang harus di tanda tanganinya . Sekretaris Kim membawa file yang harus di tanda tangani tuan muda Jiem . Sekretaris Kim saya tanda tangani file file ini dulu , jika sudah selesai baru kita berangkat ke Gedung MXX , jika tidak di tanda tangani file file ini hari ini takut besok tidak sempat Kerna besok siang kita sudah berangkat ke Paris ucap tuan muda Jiem . Baik tuan muda … tuan muda mau minum kopi kah ? tanya sekretaris Kim . Tidak ,.. jawab tuan muda Jiem . baiklah kalau begitu , saya pamit keluar dulu tuan muda ucap sekretaris Kim meminta izin keluar pada tuan muda Jiem . Waktu terus berjalan , tuan muda masih fokus dengan file file di depan nya . Tidak di sadari jam sudah menunjukkan pukul 08.30 pagi . Tiba tiba pintu ruang tuan muda Jiem di ketuk dari luar , masuk ucap tuan muda Jiem . Sekretaris Kim melangkah masuk ke dalam ruang tuan muda Jiem . Tuan Muda sudah waktunya untuk kita berangkat ucap sekretaris Kim . Tuan muda Jiem melihat jam di tangan kirinya , ia langsung bangun dari tempat duduk ke besarannya . Bergegas melangkah keluar dari ruangannya di ikuti sekretaris Kim . Sekretaris Kim menekan tombol turun di di tengah tembok .


Tiing … pintu lift pun terbuka . Tuan muda Jiem dan sekretaris Kim langsung masuk ke dalam lift . Tidak lama kemudian pintu lift yang mereka masuki pun terbuka . Tuan muda Jiem langsung keluar dari lift dengan wajah datar tetapi tidak mengurangi ketampanannya yang di milikinya . Ia melewati lobby dan langsung masuk ke dalam mobil Bersama sekretaris Kim . Mobil yang mereka tumpangi pun meluncur ke gedung MXX dengan penjagaan ke polisian .


Di Gedung MXX ..


Mobil yang di tumpangi Lin sudah masuk di perkarangan lobby Gedung MXX . Mobil pun berhenti di lobby , Lin langsung turun dari mobil yang ia tumpangi . " Sekretaris Michael yang melihatnya langsung menghampiri Lin , maaf nyonya muda , ini kan mobil tuan muda Jiem ? " tanya sekretaris Michael . Iya benar ini mobil tuan muda Jiem , kemarin malam saya menginap di apartemen tuan muda Jiem ucap Lin . Patutpun nyonya muda telat hari ini ucap Sekretaris Michael sambil menggoda Lin . " Kami tidak melakukan apa apa " jawab Lin sambil berjalan . Jika kalian melakukan juga tidak salah ucap sekretaris Michael sambil menggoda Lin .

__ADS_1


*Yuk mampir juga di novel "Pernikahan Mendadak Dengan CEO"


__ADS_2