Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Tuan Muda Jiem Marah


__ADS_3

Lin pun langsung melangkah masuk ke kamar , ia menyiium satu ruangan bau harum khas tuan muda Jiem . Ia meletak paper bag dan tas nya di atas ranjang dan Lin bergegas masuk ke kamar mandi . Di dalam kamar mandi Lin melihat baju dan celana tuan muda Jiem .


Ia meraih baju kameja tuan muda Jiem sambil mendekati di hidungnya dan menyiium .


Tega kamu sama aku ucap Lin . Ia meletakkan kembali baju kameja tuan muda Jiem dan bergegas membuka pakaiannya . Setelah tubuh nya sudah tidak mengenakan sehelai benang , ia melangkah masuk ke shower .


Setelah selesai mandi Lin buru bergegas untuk mengenakan pakaian dress yang ada di paper bag .


Tubuh nya terlihat seksi sekali dengan belahan sampai di paha dan belahan gunungnya yang terlihat jelas . Lin langsung ke meja rias, memoles wajah dengan sedikit mekaup tipis , terlihat cantik sekali dengan rambutnya di biar terurai .


Tiba tiba telefon genggamnya berdering , Lin langsung meraihnya . Di lihat di layar nama direktur Lee Jun .


Halol Lin , saya sudah berada di bawah ucap direktur Lee Jun .


Baik , sebentar lagi saya keluar ucap Lin .


Lin langsung bergegas mengambil sepatu high heels nya dan memakainya .Ia langsung bergegas turun menelusuri Lobby . Semua orang yang berada di lobby melihat Lin . Cantik bangeeet … " Wanita Itu bukan yang biasa dengan tuan muda Jiem i-ya " ucap salah satu resepsionis . "I-ya "jawab teman resepsionis nya .


Lin langsung masuk kedalam mobil direktur Lee Jun . Mata Direktur Lee Jun tidak berkedip melihat Lin berpenampilan seperti itu .


Direktur Lee Jun perlahan memegang paha Lin . " Maaf direktur Lee Jun "… Lin menyingkir tangan Lee Jun dari pahanya . Lin mulai tidak nyaman karena terus di tatap direktur Lee Jun .


Sekitar dua puluh menit perjalanan dari apartemen , sampailah Lin di gedung acara Megah DCC .


Lin pengin buru buru keluar dari mobil karena ia sudah tidak nyaman lagi . Lin melangkah , menuju karpet merah di susuli direktur Lee Jun .


Semua orang yang ada di karpet merah memandang Lin dan direktur Lee Jun . Mereka pun langsung melangka masuk ke dalam ballroom .


Tuan muda Jiem kaget melihat isteri dengan penampil baginya itu terlalu seksi , belahan gunung milik Lin terlihat jelas apalagi direktur Lee Jun memegang pinggang isterinya Lin . Wajah nya langsung berubah memerah .

__ADS_1


Sekretaris Kim dan sekretaris Michael melihatnya tuan muda Jiem menjadi sangat khawatir , takut yang tidak di inginkan terjadi di acara tersebut .


Lin melirik ke arah tuan muda Jiem bersama Veronica berdiri tidak jauh dari nya .


Lin memalingkan lagi wajahnya dan menyambung mengobrol bersama direktur lain yang menyapanya tadi .


Tidak pakai lama , dengan wajah yang memerah menahan marah . Tuan muda Jiem berjalan ke arah direktur Lee Jun dan langsung menonjok wajah direkrut Lee Jun yang sedang memegang pinggang isterinya Lin . Yang ada di ballroom semua pada kaget . Tangan Lin langsung di genggam dan di tarik oleh tuan muda Jiem dan melangkah meninggalkan ballroom . Lin kaget apa yang ia liat barusan , ia mengikuti langkah tuan muda Jiem yang keluar dari ballroom .


Sekretaris Kim dan sekretaris Michael berlari menyusul tuan muda Jiem dan Lin .


Tuan muda Jiem agak berteriak meminta kunci mobil pak supir .


Serahkan kunci mobilnya ucap tuan muda Jiem . Tidak lama sekretaris Kim dan Sekretaris Michael menghampiri tuan muda Jiem yang saat itu memasukkan Lin di bangku depan mobil .


Kalian jangan ikut saya , kalian di sini saja sampai acara selesai … jangan sampai ada yang mengikuti saya termasuk pengawal pribadi ucap tuan muda Jiem dengan nada marah .


Baik tuan muda jawab sekretaris Kim .


Sekretaris Kim dan sekretaris Michael masuk kembali ke dalam .


Didalam mobil Lin melirik ke arah tuan muda Jiem , wajah tuan muda Jiem menakutkan . Lin tidak pernah melihat sebelumnya … Lin memberanikan diri bertanya ,


" Tuan muda kita mau kemana ? " tanya Lin sambil melihat wajah tuan muda Jiem .


Tuan muda Jiem tidak menjawab ia malah menambahkan kecepatan mobil yang ia bawa .


Tuan muda Jiem melirik ke arah Lin yang belum menggunakan safety belt .


Tiba tiba Tuan muda Jiem mendadak memberhentikan mobilnya dan langsung menarik safety belt Lin dengan wajahnya yang memerah .

__ADS_1


Setelah terpasang safet belt mobil langsung meluncur lagi dengan kecepatan tinggi di jalan tol .


Lin memejamkan matanya , ia ketakutan . Tuan muda Jiem melirik kearah Lin yang sedang memejamkan


Mobil yang di bawa tuan muda Jiem sekarang sedang menelusuri perbukitan dan mobilnya masuk di sebuah kawasan yang terpencel. Satu Jam perjalanan . Mobil yang di bawa Tuan muda Jiem pun berhenti di sebuah villa . Penjaga Villa langsung menghampiri mobil tuan muda .


Tuan muda membuka jendelanya mobilnya .


Tuan muda Jiem ini kartu villanya ucap penjaga Villa . Ia kaget melihat seorang wanita di mobil tuan muda Jiem karena yang ia kenal tuan muda Jiem bukan sebarengan dengan Wanita .


Bapak sekarang bisa pulang ucap tuan muda Jiem . Dan tuan muda Jiem menutup kembali Kaca mobil yang gelap itu . Ia membuka safety belt dan melirik ke arah Lin yang sedang menundukkan kepalanya . Ia melihat Lin berpakaian seperti ini di luar rumah , membuat ia sangat marah .


Kamu mengapa berani berpakaian seperti ini ? Tanya tuan muda Jiem dengan nada marah .


Senang di pegang sama laki laki lain ucap tuan muda Jiem lagi .


Pacarmu bisa pakai begini , saya malah di marahi . Siapa juga pegang saya jawab Lin sambil menangis.


" Maksudmu Veronica ? " Kalau Veronica mau dia pakai baju apa atau mau telanjang sekali pun saya tidak kisah … kamu milik saya ucap tuan muda .


" Saya milik kamu ??? " Ucap Lin sambil menangis .


Tuan muda Jiem membuka safety belt Lin dan menundukkan tubuhnya membuka sepatu Lin . Ia mundurin bangkunya ke belakang . Tuan muda Jiem menarik Lin agak memaksa untuk duduk di pangkuannya , Lin ketakutan melihat wajah tuan muda dengan terpaksa mengikuti perintah tuan muda Jiem . Lin melangkah satu kaki di pinggir pintu dan langsung duduk di pangkuan tuan muda Jiem . Belahan Gunuuung milik Lin terlhat jelas .


Tuan muda Jiem menatap Lin yang sudah ada di pangkuannya , Lin hanya menundukkan wajahnya . Kedua tangan tuan muda mengusap lembut wajah Lin .


Hei … ucap ulang lagi perkataan kamu tadi ucap tuan muda Jiem .


Lin tiba tiba menangis dan memeluk tubuh tuan muda Jiem .

__ADS_1


" Kamu yang tega sama aku " ucap Lin . Lin ingin berdiri dari pangkuan tuan muda Jiem . Tapi langsung di tahan oleh tuan muda Jiem . Tuan muda Jiem langsung mengucup lembut bibiiir isterinya Lin , awalnya Lin menolak . Tetapi tuan muda Jiem tetap memaksa menyiiuum bibiir Lin , Lama kelamaan Lin menikmati . Jari jemari Lin mengusap lembut wajah tuan muda Jiem . Tuan muda Jiem bertambah ghaiiiirahh biibiirnya mulai merebet di kuping dan leher Lin . Mengucup habis di leher isterinya Lin tanpa ada yang ketinggalan dan ia membuat kepemilikan di leher Lin . Tangannya tidak tinggal diam , mengusap lembut gunuuung padat milik Lin , membuat Lin bersuara …


__ADS_2