
Wajah tuan muda Jiem tidak lepas dari pandangan Lin, Lin terus menatap wajah tuan muda Jiem yang belum sadarkan diri . Semua ini kesalahan aku , maafin aku suamiku ucap Lin . Butir butiran terus mengalir membasahi wajah Lin yang putih . Bangun es batu ,.. aku mohon jangan berpura pura lagi hikss ,,.hikss Lin terus menangis . Aku tidak bisa hidup tanpa kamu ,.. banguuunnn suamiku .
__ADS_1
Ambulan membawa tuan muda pun sudah memasuki kawasan rumah sakit milik tuan muda . Di rumah sakit sudah banyak wartawan menunggu tuan muda Jiem , Pengawal pribadi sudah bersiap berjaga di depan lobby rumah sakit dan Tim dokter terbaik di rumah sakit juga sudah siap . Tiba lama , ambulan pun sampai di lobby . Tim dokter langsung bergegas membuka pintu ambulan dan langsung menurunkan tuan muda Jiem yang belum sadarkan diri . Lin langsung turun dari ambulan bergegas melangkah mengikuti ranjang tuan muda yang sedang di dorong oleh perawat . Tuan muda langsung di masukkan ke ruang ICU untuk pemeriksaan lebih lanjut . Lin di tahan oleh tim dokter agar tidak masuk ke ruang ICU . Maaf Nyonya muda, nyonya muda tunggu di sini luar saja . Nanti kami akan beritahu nyonya muda keadaan tuan muda Jiem , Setelah kami selesai memeriksa tuan muda Jiem kata salah satu tim dokter spesialis . Pintu ICU pun langsung di tutup oleh perawat . Lin merasa hidupnya sudah tidak ada artinya dan berakhir ,,. jika terjadi sesuatu pada tuan muda . Aku belum siap tuhan ,,,.Ya tuhan tolong selamat suamiku gumam Lin yang terus menangis . Tiba tiba sekretaris Michael datang menghampirin Lin . Nyonya muda bagaimana keadaan tuan muda ? tanya sekretaris Michael . Lin hanya mengelengkan kepalanya dan langsung menangis . Pengawal pribadi tuan muda yang berada tidak jauh dari Lin ikut menetiskan airmata . Mereka juga belum siap kehilangan tuan muda sebaik tuan muda Jiem .
__ADS_1
Tidak lama kemudian nenek dan sekretaris Kim pun sampai . Nenek langsung menanyakan tuan muda , Cucuku di mana Lin ? tanya nenek pada Lin . "Tuan muda ada dalam nek ", jawab Lin yang langsung bangun dari duduknya dan memeluk nenek . Lin sudah tidak bisa menahan kesedihannya lagi dan tangisnya langsung pecah setelah memeluk nenek . Kita harus yakin , tuan muda bisa melewati ini kata nenek sambil menangis . Badan nenek gemetaran menahan kesedihan , nenek takut terjadi yang tidak ia inginkan . Sekretaris Kim dan sekretaris Michael langsung memapah nyonya besar untuk duduk .
__ADS_1
Sebentar lagi kami akan pindahkan tuan muda Jiem ke ruangan VVIP , wajah Lin dan nenek langsung tersenyum setelah mendengarnya . "Baik dokter dan terima kasih atas kerja keras dokter menyelamatkan tuan muda Jiem " kata nenek pada tim dokter tersebut . Itu sudah tangungjawab kami nyonya besar jawab salah satu tim dokter . Kami izin ke ruangan dulu nyonya besar dan nyonya muda sambil membungkuk badan mereka. Tim dokter pun berlalu meninggalkan Lin dan nyonya besar . Sekarang kita hanya menunggu Tuan muda di pindahkan ke ruangan VVIP saja dan kita baru bisa menjenguknya kata sekretaris Kim . Iya jawab Lin dengan wajah yang berbinar binar. Lin dan Nenek langsung berpeluk . Pengawal pribadi juga ikut gembira mendengar tuan muda sudah melewati kritis nya . "Terima kasih tuhan" gumam Lin dalam hati sambil memeluk nenek ,…
__ADS_1