Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Terpaksa Menikah Dengan CEO #Melihat Jiem Bersama Perempuan Lain.


__ADS_3

#Hari minggu di kediaman nenek


Nenek merasa cucunya tuan muda Jiem, beberapa minggu ini berubah.


Nenek memanggil pengawal pribadinya masuk ke ruang kerjanya.


Pangawal Howun, Tolong selidiki Cucuku.


Apa dia masih berhubungan dengan veronica, Ucap Nenek.


Baik,,.Nyonya besar.


Pengawal Howun pun keluar dari ruang kerja nyonya besar.


Setelah itu nenek memanggil Asisten rumah tangga.


Iya nyonya besar, Suruh cucuku Lin ke ruangan saya sekarang ucap Nenek.


Baik,,nyonya..


Asisten rumah tangga langsung menuju kamar Lin.


Tuk,,,.tuk,,tuk..


Lin pun membuka pintu kamar.


i-ya bi, Ada apa, tanya Lin.


Nyonya muda, nyonya besar meminta nyonya muda ke ruangan kerjanya sekarang, Ucap asisten rumah tangga.


Baik... "jawab Lin.


Silakan nyonya muda.


Lin melangkah menuju ruang kerjanya Nenek.


Nenek melihat Lin ke arahannya.


Cucuku, nenek langsung memeluk Lin.

__ADS_1


Nenek memanggil Lin.


Lin, hari ini temani nenek ke acara yayasan ya. Mereka mengundang nenek." Ucap nenek.


Lin pun menganggukan kepalanya.


Acaranya jam berapa nek..? "”


Jam 1, jawab nenek.


kalau begitu,.Lin bersiap siap dulu ya nek. "


karena hari ini tuan muda Jiem tidak ada di rumah Karena ada rapat mendadak.


Lin mengetik Whatsapp ke tuan muda Jiem.


Tuan muda,,Saya izin ingin menemani nenek ke acara yayasan.


Lin menunggu 20menit. Tapi belum di baca tuan muda Jiem.


Akhirnya Lin bersiap siap mengganti pakaiannya dan mengoles makeup tipis di wajahnya.


Maaf nek, sudah lama i-ya nungguin Lin."


Tidak cucuku, kamu cantik sekali. ucap nenek pada Lin.


Lin hanya tersenyum.


Mereka melangkah menuju Mobil. Pengawal membukakan pintu mobil untuk nyonya besar dan nyonya muda.


Sekitar 40 menit perjalanan mereka pun sampai. Acaranya diadakan di hotel yang berada di pantai. Nenek dan Lin keluar dari mobil.


Mereka di sambut karena nenek adalah donatur di yayasan tersebut.


Nenek dan Lin di tempat paling depan.


Acara meriah,


Wajah Lin terus memancarkan senyuman.

__ADS_1


Semua tamu yang ada di situ, apalagi lawan jenis sering kali melirik ke arah Lin.


Cucumu cantik sekali,. "salah satu tamu berkata pada nyonya besar.


Nyonya besar tersenyum.


1 jam, Acaranya pun selesai.


Lin dan nenek ke luar dari gedung itu menuju ke mobil.


Lin ingin melihat keindahan pantai di balik hotel.,,ia memberanikan diri..


Nenek Lin mahu kekeling di pantai..


Nanti Lin pulang naik taksi online.


Ohh..baiklah kalau begitu, nenek pulang dulu.


Jangan naik taksi online, kalau mau pulang, telefon saja. Nanti supir nenek akan menjemput Lin, ucap nenek.


"Ya sudah kalau begitu, nenek pulang dulu i-ya. Hati hati. Kalau ada apa apa langsung telepon, ucap nenek memperingatkan.


Iya nek, jawab Lin.


Nenek pun masuk ke Mobil, mobil nenek meluncur. Setelah mobil nenek tidak kelihat dari pandangan. Lin pun melangkah menuju keluar.


Lin, melihat pantai dari atas.


Indah nya gumamnya. ia menghirup udara dan tersenyum.


Tiba tiba bola mata Lin melihat dari kejauhan tuan muda Jiem dengan seorang perempuan sedang berpegangan tangan menuju ke arah pantai.



Hatinya seperti di tusuk, melihatnya kejadian barusan yang ia lihat.


Tuan muda sudah membohongiku, bodoh sekali aku..gumamnya.


Pantas saja Whatsapp nya tidak di balas.

__ADS_1


Lin berjalan menuruni anak tangga sambil menundukan kepalanya. Tanpa ia sadari butiran air mata membasahi dipipinya.


__ADS_2