Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Lin Di rawat Di Rumah Sakit .


__ADS_3

Tuan muda Jiem langsung meraih telefon genggamnya di kantong Jas nya dan langsung menelepon neneknya. Nenek ,,,.. Istriku di taabraakk dan yang menabrrraak isteriku kaabuurrr nek kata tuan muda pada neneknya . Hei, Es batu kamu jangan bercanda ucap nenek pada Tuan muda . Nek, apakah aku selama ini pernah bercanda dengan nenek ? tanya tuan muda pada nenek nya .


"sekarang isteriku di dalam sedang mempertaruhkan nyawanya dan anakku dalam kandungan isteriku ke guuguuran nek," kata tuan muda Jiem sambil menangis.


Apa ? Maafin nenek cucuku,,.. sekarang kamu di mana ? nenek segera ke sana " kata nenek dengan nada khawatir . Hospital milikku nek ". Jawab tuan muda Jiem. Baik Nenek akan ke sana sekarang .


Nenek benar-benar kaget mendengar kabar Lin di taabraak dan sekarang mengalami ke guuguran , Badan nenek seketika langsung lemas dan Air mata terus mengalir . Sampai di rumah sakit, ia langsung bergegas menuju ke ruang di mana Lin di rawat . Semua pengawal pribadi dan perawat mengikuti Nenek menuju ke ruangan Lin di rawat . Sampai di ruangan Lin . Tuan muda Jiem langsung memeluk neneknya. Nenek ,,.. tuan muda langsung melangkah menghampirin neneknya dan langsung memeluk neneknya . Nek ,,. anakku pergi untuk selamanya nek.. " Ucapkan tuan muda Jiem sambil menangis.


Sabar cucuku ini semuanya sudah takdir, serahkan semuanya pada tuhan ucap nenek pada Tuan Muda . Nenek perlahan lahan melepaskan pelukkannya dari tuan muda Jiem dan melangkah berjalan ke arah Lin . Ya tuhan . Terima kasih sudah menyelamatkan Cucuku Lin ucap nenek sambil memeluk Lin .


Nenek,..hiks hikss , Lin menangis terisak isak di pelukkan nenek . Kamu harus kuat , udah Jangan menangis lagi . semua ini sudah takdir dari tuhan kata nenek pada Lin.


Beberapa jam setelah itu ,

__ADS_1


Nenek melihat Lin sudah sedikit agak tenang, nenek pun memberanikan bertanya pada tuan muda Jiem .


Cucuku, kamu sudah tahu istrimu kemrin kemrin haamiiil kenapa tidak beritahu nenek dan kenapa memberi izin Isterimua keluar di tempat umum seorang diri ? tanya nenek pada tuan muda. Aku tidak tahu nek, kalau istriku sedang hamiil dan saat Lin keluar , aku lagi meeting .


Lin menundukkan kepalanya ,,.


Tuan muda Jiem melirik ke arah Lin , ia langsung melabuhkan pantatnya di sebelah Lin dan langsung meeluuk pundak Lin .Lin juga tidak tau Kalau Lin hamil dan maafkan Lin atas kecerobohan Lin " Lin Kembali meneteskan air mata nya. Hati tuan muda Jiem sakit melihat istri nya menangis seperti ini . Tadi dokter spesialis kanduungan bilang ke Jiem , Kalau Lin haamiil sudah sekitar empat minggu'an nek kata tuan muda Jiem sambil menciiuumm pundak istrinya.


Ya tuhan,,,,,


Tanpa disadari, Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 18.00 WIB . "Lin ,,,. nenek pulang dulu i-ya, nenek tidak bisa menginap dan temani di rumah sakit " kata nenek pada Lin . I-ya nek tidak apa apa, "Terima kasih i-ya nek sudah menjenguk Lin" kata Lin pada nenek . Cucuku, Itu sudah kewajiban nenek . "Nenek cuma ada kalian berdua di dunia ini" jawab nenek sambil mengusap rambut Lin.


Sebelum pulang ,,… nenek sempat menasihati tuan muda Jiem di depan pintu masuk kamar . Jaga isterimu baik baik , isterimu pasti merasa bersalah dan merasa kehilangan , urusan perusahaan beberapa hari ini. Serahkan semua pada Sekretaris Kim . Nanti Setelah keluar dari rumah sakit, sementara waktu tinggal di rumah nenek, Agar isterimu bisa istirahat total kata nenek pada tuan muda.

__ADS_1


Tuan muda Jiem hanya menganggukkan kepalanya.


Sudah jangan bersediih lagi bocah Es batu . Kasian isterimu kata nenek sambil penepuk pundak tuan muda. Nenek pun melangkah pulang meninggalkan tuan muda Jiem dan Akemi di rumah sakit.


Lin di rawaat di rumah sakit sudah tiga hari di rawat .Akhirnya Lin pun di izinkan pulang oleh tim dokter .


Sayang, kita pulang ke rumah nenek dulu i-ya Kata tuan muda Jiem pada Lin . Lin hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju . Di sana kamu bisa istirahat . Kalau kamu sudah benar benar pulih, baru kita pulang lagi ke apartemen I-ya " kata tuan muda Jiem lagi pada isteri nya Lin .


"Terima kasih sayang, sudah perhatian sama aku " kata Lin pada tuan muda . Hei ,,., kamu itu istriku, memang kewajiban ku kata tuan muda Jiem sambil menyiiuum wajah Lin.


Sekarang kita mulai dari awal ,,.  Aku tidak akan membenarkan orang lain menyakiti dan melukai dirimu " kata tuan muda Jiem sambil memegang tangan Lin . Tuan muda pun berdiri ,,.Sekarang Kamu sudah siap untuk pulang sayang ? tanya tuan muda Jiem sambil tersenyum . Lin mengangguk kepalanya sambil tersenyum .


Tiga puluh lima menit perjalanan dari Rumah Sakit ke rumah nenek. Mereka pun sampai di rumah nenek, Semua pembantu rumah tangga sudah siap menyambut kedatangan tuan muda Jiem dan Lin . Tuan muda Jiem , Lin dan sekretaris kim pun melangkah masuk ke dalam . Nenek yang lagi duduk di sofa melihat Lin dari kejauhan masuk bersama tuan muda , langsung berteriak ,,.. Cucuku, teriak nenek. Lin langsung berjalan kearah nenek ,,. nenek,,. Lin kangen dengan nenek.

__ADS_1


Nenek langsung memeluk Lin. Nenek senang kamu sudah pulang. Sekarang kamu istirahat di kamar , jangan buat kerja apa pun dan jangan capek capek dulu kata nenek pada Lin . Lin hanya mengangguk kepalanya sambil menyiuum pipi neneknya , "terima kasih nek " ucap Lin pada nenek . Ayo sayang kita istirahat dulu di kamar  " ajak tuan muda Jiem pada Lin. Mereka pun melangkah naik menuju kamar yang berada di lantai dua .


Sekretaris Kim , kamu bisa istirahat di kamar tamu saja . Tidak usah pulang kata nenek pada Sekretaris Kim. "Baik nyonya besar " jawab sekretaris Kim . Nenek pun bangun dari sofa dan berlalu menuju kamar nya, meninggalkan sekretaris Kim di ruang tamu .Tidak lama setelah nenek masuk ke kamarnya . Sekretaris Kim pun langsung beranjak ke kamar tamu untuk beristirahat.


__ADS_2