Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Terpaksa Menikah Dengan CEO #Di kamar mandi


__ADS_3

Tuan Jiem mengisi air hangat di bathtub dan mencapur aroma terapi.


perlahan lahan ia meletakan Lin di bathtub.


Sakit ? " Tanya tuan muda Jiem dengan wajah khawatir.


" Perih sedikit... " jawab Lin.


Tiba tiba bel berbunyi menandakan ada orang yang datang. Sebentar, saya buka pintu dulu iya,,. " ucap tuan muda Jiem sambil mengecup kening Lin dan berlalu meninggalkan Lin di kamar mandi.


Tuan muda Jiem hanya mengenakan handuk sehingga memperlihatkan otot tangannya dan dada yang kekar. yang datang adalah sekretaris Kim.


selamat pagi, Tuan muda.. " Ucap sekretaris kim sambil menundukkan kepalanya.

__ADS_1


" Masuk..dulu.,, "


Tuan muda Jiem mengabari sekretaris Kim bahwa ia tidak ke kantor hari ini dan meminta sekretaris Kim membeli obat pereda nyeri serta baju untuk Lin.


Hari ini saya tidak ke kantor, Dokumen dokumen penting yang harus saya tanda tangani bawa ke sini saja , ucap tuan muda Jiem.


Baik,,.tuan muda.. " Jawab Sekretaris kim.


" Kamu kenapa lihat lihat saya sambil tersenyum pula, tanya tuan muda Jiem bingung. Sepertinya tuan muda habis di hisap dracula, ucap sekretaris Kim sambil tersenyum. Oh ini, Jiem langsung memegang lehernya dan dadanya ada tanda kepemilikan Lin. Apa...tuan muda sudah melakukan nya dengan nyonya muda" tanya sekretaris kim. Alis tuan muda Jiem terangkat satu


Kenapa ? Dia istri sahku secara Agama dan hukum ... " ucap Jiem dengan nada Tinggi.


Sekretaris Kim mendengar suara bariton itu mulai meninggi, Mengalihkan pembicaraan . Saya membuat laporan di ruang tamu iya , kalau mau sekarang berangkat ke kantor takut tidak sempat membuat laporan . Pukul 08.00 rapat di mulai , Bahan untuk rapat dan laporan belum siap Tuan Muda Jiem.

__ADS_1


Tuan Muda Jiem mendengar langsung menginzinkan Sekretaris Kim mengerjakan di ruang Tamu . Kamu bawa Laptop kan ? Tanya Sekrataris Kim. Bawa Tuan Muda Jawab Sekrataris Kim.


Sebelum melangkah ke ruang tamu , Sekretaris Kim menyerahkan paper bag berisi baju dan salep .


Tuan muda Jiem langsung bergegas menuju kamar. Ia meletakan paper bag dan salep di atas sofa yang berada di dalam kamar .


Dan masuk kedalam kamar mandi. Sayang, maaf ,,. lama i-ya menunggu lama . Lin mengelengkan kepalanya. Sekretaris Kim ada di ruang tamu lagi mengerjakan bahan laporan buat rapat jam 08.00 nanti. Tidak apa apa kan ? tanya Tuan Muda pada Isteri nya . Lin tersenyum sambil menjawab tidak apa apa sayang …


Sayang mandi dulaan sana di shower , kasian sekretaris Kim menunggu kata Lin pada Tuan Muda Jiem. Tidak apa apa kah sayang di tinggal sendiri di kamar mandi sendirian tanya Tuan muda Jiem pada Lin . Memangnya ada setan di sini, tidak apa apa sayang sana buruan mandi kata Lin lagi pada Tuan Muda. Sayang tidak Kasian sama aku kata tuan muda Jiem sambil mengerutkan wajahnya. Sayang Kok gitu, terserah nanti kamu mau berapa kali juga tidak apa jawab Lin sambil tersenyum .


Tuan muda Jiem pun melangkah masuk ke shower yang di keliling kaca tembus pandang , ia pun mandi di shower. Lin hanya melihat Tuan Muda Jiem tanpa berkedip. Tak lama itu , Tuan muda pun selesai mandi , ia melangkah ke keluar shower dan di menggapai handuk yang sudah tersusun rapi. Lin buru buru mengalihkan pandangnya. Tuan muda Jiem tersenyum karena dia sudah tau, isterinya Lin dari tadi memperhatikan dia .


Tuan Muda mengenakan handuk dan di lilitkan di pinggangnya . Tuan muda Jiem melangkah ke arah isteri nya yang sedang berendam di bathtub dan langsung mencium pipinya . Jangan lama lama berendam ya . Saya keluar dulu kata Tuan muda Jiem .

__ADS_1


__ADS_2