Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
LANGKAH!


__ADS_3

Ruangan VVIP II itu menjadi sepi,bHanya ada Waitress dan Waiter yang sedang membersihkan ruangan.


Salah satu dari Waitress mengoda Lin.


Eehemm, sebentar lagi ada yang berkencan nih. ucap nya sambil ketawa.


" Apaaan sich " jawab Lin.


Loe pada enggak tau aja, gue ketangkap basah...gumam lin dalam hati.


#Mobil Mercedes-Benz s560 meluncur dengan kecepatan sedang di tengah macetnya kota Jakarta.


Terlihat jelas dari wajah Jiem ia sedang senang.


Jiem terus tersenyum, tidak seperti biasanya.



sekretaris kim, melirik di kaca spion pun terheran heran di buatnya. Setelah pulang dari restoran Jiem tersenyuman terus.


baru kali ini sekretaris Kim melihat tuan muda tersenyum sendiri, sangat langka ucap sekretaris kim dalam hati.


" Ehemm,,..eheemm,,"sekretaris kim (sengaja batuk), sedangkan tengkorokannya tidak gatal sama sekali.


sekretaris kim memberanikan diri bertanya.


Permisi Tuan muda, waitress di restoran tadi buat masalah kah tadi ? Tanya sekretaris Kim.


" Jika tuan muda merasa terganggu dengan waiterss tersebut. Sekarang saya telefon ke restoran itu, agar waitress itu di pecat sekarang juga, ucap sekretaris Kim dengan tegas.


"Tidak perlu sekretaris Kim.,,"ucap Jiem.


Oh ya nama tuan muda itu adalah Jiem Nicolas. Perusahaannya akan bekerjasama dengan restoren tersebut untuk acara acara perusahaan.


Tapi saat ia datang ke Restoran itu ia melihat gadis yang terus menatapnya, Tuan muda sengaja pura pura tidak melihatnya.


Wajah gadis yang polos dengan polesan make up tipis. Membuat ia ingin tertawa mengingat ekspresi lucu yang di tunjukkan gadis itu, setelah tuan muda membisikan di kupingnya.


#Belum sampai 1 jam, restoren menjadi rame dengan berita Lin di cium dengan tamu terhormat, sedangi hangat di bicarakan oleh staf restoran.

__ADS_1


" Lin, gue dengar loe di cium sama tamu ruang VIIP II, beneran ya ? Tanya kayla penasaran.


Loe tau dari mana ? tanya Lin balik pada Kayla.


Semua orang bicarakan kamu Lin, ucap Kayla.


" Hahhh,,, "Lin kaget.


Tapi benaran loe di cium ? tanya Kayla lagi penasaran.


Ga benar kayla, jawab Lin.


Dia cumaaaa, belum selesai Lin berbicara.


Andrie datang memanggil Lin.


" Lin, Pak Hermawan minta kamu ke ruangannya sekarang. " ucap Andrie.


Baik Andrie, terima kasih ya. ucap Lin.


" iyaa.."


" huuffth..ada apa lagi ini.


ucap lin dengan nada sedih.


Lin, berjalan ke ruangan Hermawan..


Di perjalanan menuju ruangan Hermawan, semua staf memperhatikan Lin.


Lin mengetuk pintu ruangan Hermawan.


Tuk..tuk..tuk..


Silakan masuk, ucap Hermawan.


Selamat sore, Bapak panggil saya ? tanya Lin.


Silakan duduk dulu, ucap Hermawan.

__ADS_1


Maaf, saya dengar kamu di cium sama tamu di VVIP II, apa benar Lin ? tanya Hermawan penasaran.


Sepertinya ada kesalahan fahaman pak.


Tamu itu tidak mencium saya pak, dia hanya membisikan sesuatu saja pak, jawab Lin.


" Oooo...Saya kirain kamu di cium. "


Hermawan ingin bertanya,,,apa yang di bisikkan tamu itu,,.


Tapi hermawan gengsi, takut di bilang mengganggu privacy orang. Hermawan ingin Lin sendiri yang menceritakannya.


" Pak, jika sudah tidak ada lagi yang ingin di tanyakan, saya keluar dulu ya pak. ucap Lin.


Ya sudah, kamu bisa keluar sekarang, ucap Hermawan.


Lin buru buru keluar dari ruangan Pak Hermawan karena tiba tiba perutnya mulas ingin PUP.


Tetapi Hermawan masih penasaran, apa yang dibisikkan tamu tadi ke Lin.


Jam sudah menunjukkan pukul 17.00 sore.


Lin dan Kayla bersiap-siap untuk pulang.


" Lin, cerita dong. kamu benaran dicium tadi " Tanya Kayla sangat penasaran.


"Tidak Kayla, itu hanya salah faham. Tamu itu hanya membisikkan sesuatu aja. Kerna gue kedapatan melihatnya terus, saat dia lagi makan. Loe tahu enggak Kayla, dia itu ganteng banget. Tapi sayang, wajahnya datar kayak es batu hahahaha.." Ucap Lin sambil tertawa.


Emang loe pandangin dia terus ? tanya kayla.


"Cie, cie, Cie, cie…ada yang jatuh cinta nih pada pandangan pertama..." ejek Kayla.


Elehhh sok tahu kamu, ucap Lin sambil ketawa.


Mudah mudahan itu jodoh loe Lin. Aamiin,,,.hahaha, ucap Kayla sambil ketawa.


" Apaan sih loe Kayla, Kalau do'ain teman yang baik-baik dong"


Apanya yang kurang baik doa gue buat loe Lin. Dia kaya, ganteng. Enggak kurang malah lebih, ucap kayla sambil tertawa terbahak bahak.

__ADS_1


udah ah, gue pulang duluan ya. Malas gue ladenin loe, gak jelas..wkwkwk


Gue duluan i-ya Kayla, ucap Lin sambil melangkah menuju pintu keluar masuk staf restoren.


__ADS_2