Terpaksa Menikah Dengan CEO

Terpaksa Menikah Dengan CEO
Terpaksa Menikah Dengan CEO #Ikut Ke kantor


__ADS_3

Tuan muda dan Lin pun turun dari mobil.


Pemandangan luar biasa di lobby hotel.


Semua staf yang ada di kantor semua memandang Tuan muda dan Lin.


Yang bersama tuan muda,


Itu kan perempuan yang ada di tv kata salah satu staf resepsionis.


Tuan muda pun berjalan menelusuri lobby dan terus memegang tangan Lin seperti biasa wajahnya datar dan dingin kepada semua orang.


Hei Es, batu bisakah wajahmu tersenyum sedikit pada karyawanmu. kata Lin sambil berbisik.


Tuan muda tidak sama sekali menghiraukan, ucapan Lin


Semua staf yang di lewati tuan muda menudukkan kepalanya memberi tanda hormat.


Selamat pagi Tuan muda sambil melirik Tuan muda.


Pemandangan tidak biasanya di kantor, Ini baru pertama kali mereka melihat tuan muda memegang tangan wanita di kantor.


Tidak lama kemudian,.pintu lif pun terbuka.


Ting,,,.


Tuan muda dan Lin pun masuk.


ting,.


Pintu lif pun terbuka.


Tuan muda masih memegang tangan lin.


Sekretaris Kim melihat tuan muda dan Lin langsung berdiri dari duduknya dan berlari ke arah tuan muda.


Selamat pagi, ucap sekretaris Kim.


Sudah siapkan semua berkas untuk rapat nanti ? Tanya tuan muda.


Sudah tuan muda, jawab sekretaris Kim.


Bawakan berkas untuk saya tanda tangani sekarang ke ruangan saya, kata sekretaris Kim.

__ADS_1


Baik,.tuan muda,.


Sekretaris Kim membukakan pintu.


Silakan masuk nyonya muda kata sekretaris Kim.


Sayang, kamu duduk di sofa itu dulu ya tidak apa apakan ?


Saya mahu tanda tangani semua berkas berkasnya.,


kata tuan muda pada Lin.


Iya sayang tidak apa apa, kamu kerja saja jawab Lin.


Lin pun melangkah, menuju sofa.


Tuan muda melangkah ke bangku ke besarannya..


Sekretaris kim membawa setumpuk berkas yang harus di tanda tangani tuan muda.


Ini tuan muda berkas yang harus di tanda tangani.


Sekretaris Kim tolong bawakan minuman buat isteri saya kata tuan muda.


Tidak usah report report sekretaris Kim, ucap Lin.


Bawakan saja jus oren dan kopi buat saya.


Kalau tanya ke isteri saya, tidak bakalan mau kata tuan muda sambil melirik Lin.


Baik tuan muda, jawab Sekretaris Kim.


Sekretaris Kim pun berlalu.


Lin meraih kembali HP nya dan Membuka email yang masuk.


Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 11.50.


Lin melirik tuan muda sedang sibuk dengan kerjanya.


Tampan sekali suamiku, terima kasih tuhan sudah mempertemukan aku dengannya, walaupun orangnya susah di tebak, gumam Lin sambil tersenyum.


Tiba tiba ia ingin sekali mencium pipi tuan muda.

__ADS_1


Kenapa beberapa minggu ini ada perasaan aneh yang Lin rasakan dan mudah sensitif.


Tuan muda melirik Lin sedang bengong.


ia menyudahi pekerjaannya.


Dan melihat jam di tanganya sudah menunjukkan jam 12,05.


Tuan muda pun bangun dari kursi kebesaran nya.


Melangkah menghampiri Lin.


Hei, apa yang kamu fikir kan ? tanya tuan muda.


Lin kaget,


Aisyyy...


Buat kaget saya saja, kata Lin.


Kamu bosan ? tanya tuan muda.


Tidak sayang, jawab Lin.


Kita makan dulu yuk, Jam 13.00 saya ada meeting,


kata tuan muda.


Lin melihat jam di HP nya sudah menunjukkan pukul 12.10.


Kalau kita makan di luar, takut tidak sempat sampai di kantor jam 13.00 sayang.


Dengan jalannya macet kalau jam segini.


Kita pesan online saja ya, kata lin.


Terserah kamu kalau gitu, kata tuan muda.


Sayang mau makan apa ?


Saya ikut kamu saja, jawab tuan muda.


Tuan muda menelepon sekretaris Kim untuk masuk keruangannya.

__ADS_1


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


__ADS_2