Terpaksa Menikahi Duda

Terpaksa Menikahi Duda
Prahara menjelang Pernikahan (Part 2)


__ADS_3

Bukan tanpa alasan Digo membiarkan begitu saja Laluna mengambil tanggungjawab kedua asisten pribadinya yang sudah cukup lama bekerja dengan Digo bahkan sewaktu lelaki itu masih berprofesi sebagai diplomatik. Digo ingin melihat seberapa egoisnya Laluna menghalalkan segala cara untuk menuntaskan ambisinya mendapatkan kembali cinta Digo. Momen ini juga, Digo tak sia-siakan untuk mengumpulkan semua bukti kejahatan Laluna kepada Steve dan keluarganya. Agar mereka buka mata, dan sadar bahwa menantu mereka bukanlah wanita baik-baik.


Digo amat yakin, alasan Laluna ingin mengambil alih tanggungjawab Alex dan Bianca agar dia dapat menghancurkan pesta pernikahan Digo. Bukan karena, wanita itu punya kesadaran diri statusnya sebagai adik ipar Digo yang memiliki hak juga ikut adil mengurus segala keperluan pernikahan sang kakak ipar.


Dan benar saja, seperti pemikirannya sehari setelah Laluna mengambil alih tanggungjawab Alex dan Bianca mengurus persiapan pernikahan Digo, wanita itu langsung merombak konsep pernikahan Arumi dan Digo. Mulanya Arumi sendiri yang memilih konsep pernikahan rustic pinggir pantai dengan membawa banyak tanaman, bunga cantik dengan tiga warna saja yaitu pink, kuning, dan violet serta kayu-kayu manis nan cantik sebagai dekorasi pelaminan dan tempat duduk tamu undangan, kini di ubah menjadi konsep ala hawai yang indentik dengan musim panas yang hot ala kota hawai.


Tentu mengetahui hal itu, Arumi marah bukan main. Gadis itu bahkan mendatangi kantor Digo dan menuntut penjelasan. Sayangnya, Digo tak menanggapinya serius justru terkesan cuek dan membiarkan mantan istrinya sesuka hati merubah apapun untuk pernikahan mereka. Sungguh, Arumi kesal bukan main. Namun, untuk marah pun percuma Digo tak menggubrisnya sedikitpun.


Merelakan konsep pernikahan impiannya di hancurkan oleh Laluna, nyatanya bukan hanya itu yang harus Arumi relakan. Setelah konsep pernikahan rusticnya tak jadi, kini giliran gaun pengantin miliknya yang mirip dengan gaun pengantin yang dipakai oleh kate middleton diganti oleh Laluna. Wanita licik itu, mengganti gaun pernikahan milik Arumi dengan gaun selutut berwarna biru langit. Tak hanya itu, aksesoris kepala yang Arumi pesan secara khusus dari tempat temannya di Amsterdam pun di batalkan secara sepihak oleh Laluna, digantikan oleh aksesoris kepala yang mirip dengan flower crown. Laluna beranggapan jika gaun pengantin yang Arumi pesan sebelumnya tidaklah cocok dengan konsep pernikahan hawai yang ia pilih.


Jelas, dengan perbuatannya Arumi tau jika Laluna sedang berusaha mengacaukan pernikahan dia dengan Digo. Namun, Arumi memilih tetap bungkam dan membiarkan Laluna melakukan apapun sesukanya.


Setelah masalah konsep pernikahan dan gaun pengantin yang di rubah, kini giliran kostum Arumi untuk acara makan malam bersama keluarga besar di Yogyakarta menjadi sasaran Laluna. Wanita itu dengan tega menukar dress milik Arumi dengan setelan one set yang biasa orang normal pakai untuk tidur.


Arumi berang, tak tahan dengan tingkah menyebalkan Laluna yang sudah terang-terangan ingin merusak pernikahannya dengan Digo. Arumi pun bertekad untuk balas dendam atas perbuatan wanita itu.


Tepat di acara makan malam keluarga besar, Arumi yang beruntungnya dapat terselamatkan dengan memakai dress lamanya mempermalukan Laluna di depan keluarga besar Uparengga. Kala itu, Laluna yang duduk bersama para kerabat Uparengga tanpa tau malu terus menceritakan bagaimana indahnya upacara pernikahannya dengan Digo dulu bak putri di negeri dongeng.

__ADS_1


"Dulu sewaktu aku nikah sama Digo, kita ngadain pestanya di bali di outdoor hotel dengan konsep garden party. Kalian pasti inget dong, gimana bahagia dan semangatnya Digo dulu. Gak kaya sekarang." Tertawa mengejek dan melirik Arumi yang duduk tepat di depannya.


Tak mau kalah, Arumi pun membalas perkataan Laluna dengan kata yang jauh lebih pedas.


"Sebahagianya dulu tetap aja itu masa lalu yang gak bisa jadi masa depan."


Laluna mengepalkan tangannya erat, rasanya ingin sekali menjambak rambut Arumi dan menceburkan wanita itu di kolam air. Arumi benar-benar besar kepala karena akan menjadi istri Digo, padahal menurut Laluna dia di nikahi Digo tidak lebih sebagai tumbal untuk mendapatkan jabatan CEO Uparengga Grup.


"Tapi kan setidaknya, dulu kami menikah karena alasan saling mencintai bukan karena harta atau jabatan." Sombongnya Luna berkata demikian. Jelas hal itu membuat Arumi emosi.


"Jangan lagi ungkit masalalu kita. Anda tidak sekedar mimpi buruk dalam hidup saya, tolong jangan rusak kebagian saya dengan menghancurkan rasa percaya diri calon istri yang sayang cintai." Setelah itu, Digo segera menarik tangan Arumi dan membawa gadis itu pergi dari sana.


Suasana menjadi kacau karena ulah Laluna. Seketika, dirinya menjadi bulan-bulanan bullyan keluarga. Mereka yang lebih tua dari orangtua Digo, bahkan secara terang-terangan mengatai dan menghina Arumi.


"Tolong jaga sikap mu di depan calon menantu baru kami. Cukup sudah kamu menjadi jalang dan merusak keharmonisan Digo dan Dicko."


"Ya, benar. Tolong jaga sikap mu. Jangan sampai hanya karena mulut sial mu, Digo yang selama ini menderita karena ulah menjijikan mu batal menikah."

__ADS_1


"Cukup diam, dan lupakan Digo. Kau bahkan sudah mendapatkan Steve adik kandung Digo seperti impianmu. Jadi untuk apa lagi kau mau merusak pernikahan Digo dengan mulut ular mu."


Tak ayal komentar pedas para keluarga dan kerabat Uparengga membuat Laluna malu bukan main. Dia segera bangkit dari duduknya dan berlari meninggal tempat acara. Melihat sang istri yang berlari dengan derai airmata, Steve langsung mengejar tanpa berkata sedikit pun untuk membela sang istri.


Sementara itu, Digo membawa Arumi ke helipad yang berada di lantai paling atas hotel. Arumi kesal dengan sikap Digo yang sejak awal membela mantan istrinya hingga membuat pernikahan mereka menjadi kacau balau.


Sambil tersungut-sungut, Arumi melepaskan genggaman tangan Digo. Menjauh dari lelaki itu dan sedikit pun tak mau di sentuh.


"Lo marah sama gue?"


Arumi memutar bola matanya. "Perlu gue tegasin?"


"Ya perlu. Karena gue gak tau."


"Digo." Menghentak-hentakkan kakinya dan mengerucutkan mulut. Entah mengapa lelaki di depannya ini sungguh begitu menyebalkan sekali. "Lo itu ngeselin banget sih. Gue rela ngelepas masa depan gue demi menikah dengan lo, ngebantu lo agar lo sembuh dari kelainan impoten lo. Gue tau, lo yang selamati nyawa bokap gue mau bantuin gue ngerebut kembali perusahaan gue yang di ambil Leon. Tapi..." Arumi sesegukan. Sialnya, tiba-tiba air mata keluar begitu saja sulit untuk dia cegah. "Tapi seengaknya lo hargain gue. Gue juga pengen menikah seperti orang-orang. Meskipun gue nikah sama cowok yang gue cintai, tapi gue juga pengen nikah sesuai impian gue. Dan lo tega banget ngehancurin impian pernikahan gue, dengan menyetujui gitu aja mantan bini lo ngambil alih tugas Alex dan Bianca. Gue gak rela, Digo. Gak rela."


***

__ADS_1


__ADS_2