
Nyut........
Sean meremas gemas bongkahan padat di balik baju alisha yang meruntuh kan iman sean.
Tangan sean bagaikan sebuah besi yang tidak bisa menahan daya tarik dari bok*** Alisha yang mengandung magnet ajaib.
Plakkk......
Alisha menghadiahkan sebuah tamparan di wajah Sean yang menawan.
Bekas tamparan Alisha memerah di wajah Sean.
"Ikut aku"
Sean menarik paksa tangan Alisha, Meninggalkan lantai dansa, dan kemudian keluar meninggal kan aula tempat resepsi pernikahan kakak Nana.
Sean membuka sebuah pintu kamar yang ada di hotel.
Kamar itu telah di sewa Sean.
Rencana nya, malam ini Sean akan menginap di hotel.
Karena malam ini, Sean dan teman teman nya yang lain akan mengadakan pesta pelepasan masa lajang Jonathan semalaman suntuk.
"Lepasin"
Alisha menarik tangannya dari genggaman tangan Sean.
Pikiran Alisha sudah membayangkan hal hal kotor yang akan di alami nya, apabila Alisha masuk ke dalam kamar hotel bersama Sean.
Sean menarik paksa Alisha agar mau masuk ke dalam kamar.
Setelah berhasil memaksa Alisha masuk.
Sean melemparkan Alisha ke atas kasur yang terdapat di kamar hotel.
Alisha bisa melihat mata Sean yang penuh gairah ketika melihat Alisha.
Alisha spontan bergerak menjauh dari Sean.
Alisha meringkuk di pojokan kasur.
Sean melepas dasinya tidak sabar, kemudian melemparkannya ke arah Alisha.
Senyum miring menghiasi wajah tampan Sean.
Sean kemudian mendekati Alisha di atas kasur.
"Pergi.....!"
Alisha melemparkan bantal bantal yang ada di dekatnya, ke arah Sean.
Tapi Sean terus mendekat.
Alisha kemudian turun dari kasur dan pergi ke arah pintu.
Tapi sebelum Alisha berhasil membuka pintu.
Sean berhasil menangkap tangan Alisha, lalu mendorong tubuh Alisha ke pintu.
sean kemudian mengungkungkan tubuh atletis nya melingkari tubuh Alisha yang lebih kecil darinya.
"Mau kemana Alisha? Aku tidak akan membiarkan mu melarikan diri"
Sean tersenyum penuh arti memandangi bibir Alisha.
"Minggir!"
Alisha mendorong tubuh besar Sean, tapi tubuh Sean tidak bergerak sedikitpun.
"Apa kau tidak puas menggoda seluruh pegawai yang ada di kantor? Sekarang kau juga berniat menggoda setiap pria yang ada di sini menggunakan tubuh mu?"
"Saya nggak pernah menggoda siapa pun, dan baju ini, ini adalah ulah Nana"
Alisha menaruh tangannya di depan dadanya, menciptakan jarak antara dirinya dan Sean, Agar Sean tidak menempel sepenuhnya pada tubuh Alisha.
"Jangan mengelak Alisha, aku tadi melihat pantat mu di pegang seperti ini. sepertinya kau sangat suka di pegangi lelaki, apa kau merasa jablai?(jarang di belai)"
sean meraba dan mengelus kaki Alisha kemudian merayap ke atas ke boko** Alisha lalu meremasnya dengan gemas.
"Lepasin tangan kotor bapak!"
Alisha menarik tangannya yang berada di antara tubuh Alisha dan Sean.
Alisha hendak menampar Sean lagi, tapi sean berhasil menangkap kedua tangan Alisha.
Kemudian Sean mendorong tangan Alisha ke pintu.
__ADS_1
"Aku hanya akan menghapus jejak laki laki lain dari tubuh mu.
Dan ingat Alisha, hanya aku yang boleh menyentuh mu, kau hanya milik ku Alisha"
Sean kemudian mencium bibir alisha lembut.
bibir alisha yang selama ini di rindukan sean. dan masuk ke dalam setiap mimpi mimpi Sean.
Bibir alisha yang nyata lebih terasa lembut, kenyal dan manis.
Kelembutan belaian bibir Sean meruntuhkan iman Alisha, sehingga Alisha tanpa sadar membalas ciuman lembut Sean.
Mereka kini saling berciuman mesra.
Sean melepaskan cengkraman tangan nya, kemudian menarik tubuh lembut alisha merapat ke dalam pelukan nya.
Dan Alisha melingkarkan tangan nya ke leher Sean.
Menarik Sean agar lebih dalam mencium Alisha.
Sean tiba tiba melepaskan ciuman nya, ia memandangi wajah Alisha dengan penuh cinta.
Sean menangkup wajah Alisha yang cantik bagai bidadari, kemudian kembali mencium Alisha.
Awal nya kening Alisha.
Lalu kedua mata Alisha.
Turun lagi ke hidung mancung Alisha.
Lalu turun lagi ke bibir Alisha.
Sean mencium bibir Alisha pelan pelan.
Menyesap setiap sudut bibir Alisha seolah bibir Alisha adalah madu.
Mendapat perlakuan yang lembut dari bibir Sean, membuat bibir Alisha bergetar nikmat, Sehingga Alisha ingin di cium lebih dalam lagi.
Sean mengerti maksud Alisha yang membuka bibirnya.
Itu adalah undangan untuk bibir Sean agar lebik dalam mencium Alisha.
Sean tanpa ragu langsung mencium bibir Alisha.
Mereguk setiap senti bibir Alisha yang manis.
Tapi lama lama ciuman itu menjadi ganas dan menuntut lebih dan lebih.
Dan Alisha membalas ciuman panas Sean.
Lidah Sean menelusuri setiap rongga mulut Alisha.
Menyesap dengan rakus bibir dan lidah Alisha.
Sean seakan melampiaskan seluruh hasratnya yang selama ini ia pendam untuk Alisha.
Sean kemudian turun dari bibir Alisha.
bibir sean kini berlabuh di leher cantik alisha.
leher yang mencuri perhatian nya sejak pertama melihat alisha di kantor, saat itu sean ingin meremas leher indah alisha.
leher itu kini berada di hadapan hidungnya.
dan sean tidak boleh membuang kesempatan untuk menjelajahi leher indah alisha.
leher alisha ramping dan jenjang membuat sean betah berlama lama menciumi dan membuat cupangan warna merah di sana sini.
sedang bibir alisha mendesah menikmati cumbuan sean di lehernya.
tangan sean pun tak ingin tinggal diam, dia mengelus elus dan meremas paha mulus alisha yang sedari tadi mencuri perhatian sean.
Setelah puas bermain main di leher alisha.
sean kembali turun.
sean menciumi pundak ramping nan indah alisha, tangan sean pun tak ingin ketinggalan menikmati punggung alisha.
tangan sean meraba raba kulit punggung alisha yang lembut dan halus.
sean benar benar ingin menikmati setiap senti tubuh alisha yang seksi dan menggairahkan.
Ciuman sean semakin turun ke dada alisha yang indah.
bagian itu lah yang membuat sean tidak mampu mengalihkan pandangan mata sean.
membuat sean tanpa malu malu memandangi dua bukit alisha yang menyembul sebagian keluar.
__ADS_1
Sean seperti orang yang kelaparan.
dia menciumi dan menghisap bagian luar dadanya.
kemudian dengan satu tangan, sean berhasil menarik resleting gaun alisha.
baju alisha kemudian jatuh ke lantai.
Alisha yang sadar baju nya lepas langsung berjongkok, hendak mengambil pakaian nya dan memakainya kembali.
tapi alisha gagal mengambil pakaian nya karena sean tiba tiba membopong tubuh alisha.
"Apa yang mau bapak lakukan?"
alisha meronta ronta dalam dekapan gendongan sean.
sean diam saja tak menjawab pertanyaan alisha.
sean kemudian meletakkan Alisha di kasur.
sean memandangi tubuh alisha yang hanya memakai bra ber renda renda dan cd yang senada berwarna merah.
senyum sean menghiasi bibirnya.
tubuh alisha benar benar indah di balik baju pesta nya.
alisha tahu arti pandangan sean yang penuh gairah.
alisha lalu menutupi tubuhnya menggunakan bantal yang tadi ia lemparkan pada sean.
puas memandangi tubuh indah alisha.
sean kemudian melepas jas dan baju nya.
"pergi! apa yang mau bapak lakukan?"
alisha bisa menduga apa yang mau sean lakukan pada dirinya.
refleks alisha mundur menjauhi sean yang sudah bertelanjang dada.
Sean kemudian naik ke atas kasur.
lalu dengan cepat sean berhasil menangkap kaki alisha.
sean menarik kedua kaki alisha mendekat ke arah sean.
"Aku akan menghapus semua jejak yang di tinggalkan laki laki sialan yang mendekatimu alisha. radit, di sini?"
sean mengelus elus payuda** alisha yang masih memakai bra.
seolah dia sedang menghapus sesuatu yang menempel di payuda** alisha.
"Lepasin tangan bapak"
alisha menampik tangan sean.
menurut alisha sean hanya mencari cari alasan untuk menyentuh nya.
Sean kemudian mengelus elus bok*** alisha, dan sesekali meremasnya.
sean tidak peduli jeritan jeritan alisha yang memaki maki diri nya.
"Aku akan menghapus semua jejak yang di tinggalkan suami mu alisha, kau harus ingat alisha.hanya aku lah yang boleh menyentuh tubuh mu"
sean perlahan menindih tubuh alisha.
sean mengganjal tubuh nya dengan ke dua siku nya.
sedang alisha tidak berdaya di bawah tubuh sean, ia tidak bisa menjauhkan tubuh sean yang lebih berat tiga puluh lima kilo dari tubuh alisha.
yang mampu alisha lakukan saat ini hanya menutup dadanya dengan ke dua tangan menyilang.
"Bukan nya bapak kemarin mengatakan kalau bapak sudah jijik dengan ku?"
tanya alisha mengulur waktu agar sean tidak menyentuh tubuhnya.
"Kau percaya? aku hanya menguji perasaan mu alisha, dan aku tahu kalau kau masih mencintaiku alisha"
sean tersenyum penuh percaya diri.
sean memandangi payu**** alisha dengan perasaan lapar.
"Aaa........ lepasin saya pak!"
alisha memukul mukul pundak sean ketika sean mulai menciumi dan melahap dengan rakus payu**** alisha.
bersambung......
__ADS_1
jangan lupa jempol dan vote kaka ya......