The Daddy My Baby

The Daddy My Baby
Honey Moon yang Lama


__ADS_3

Sean membuka kan pintu rumah nya untuk ketiga security perumahan nya.


Para security itu lalu tanpa ragu ragu langsung memasuki rumah Sean.


Di ruang tamu, mereka tidak menemukan apapun.


Tapi ketika di ruang keluarga, para security itu terkejut, Karena menemukan baju milik Alisha dan Sean bertebaran di mana mana.


Salah seorang security hendak meng ambil bra seksi milik Alisha.


Tapi sebelum security itu mengambil nya, Sean langsung menyambar duluan bra milik istri nya.


Sean juga memunguti pakaian nya dan pakaian milik istrinya yang bertebaran di sekitar sofa.


"Baju baju itu...... Milik siapa?"


Tanya sang security yang sedari tadi mengintrogasi Sean.


Sean melihat nama di baju security tersebut bernama Hadi.


Hadi bertanya kepada Sean ragu ragu, karena Sebenar nya dia sendiri bisa menebak milik siapa.


Pertanyaan nya, benarkah wanita itu istri nya Sean?


Begitu lah isi pikiran Hadi.


"Semua baju ini milik ku dan istri ku.


Kenapa?


Kalian nggak percaya?"


Sean menyembunyikan baju baju itu di belakang tubuh nya.


"Benarkah perempuan itu istri mu?


Lalu kenapa dia teriak teriak minta tolong?"


"Dia tadi lihat tikus, puas!"


Sean terpaksa berbohong.


Dia tidak mungkin menceritakan masalah yang Sebenar nya pada security itu kan?


"Ada apa mas?"


Tiba tiba Alisha muncul, dia memakai baju tidur tipis berwarna putih.


Panjang baju nya hanya sampai paha.


Sehingga sebagian paha mulus nya terekspos.


Rambut halus Alisha tergerai cantik di punggung.


Wajah nya terlihat sangat cantik dan lembut.


Alisha tidak tahu kalau di rumah nya ada tiga security.


Ketiga security yang melihat kemunculan Alisha yang sangat cantik dan berpakaian seksi langsung melihat Alisha tanpa berkedip.


Mereka tidak bisa menyembunyikan rasa kagum Mereka.


Tapi pemandangan indah yang baru saja mereka nikmati tiba tiba saja menghilang, karena Sean menarik Alisha ke belakang tubuh nya.


Sean menyembunyikan istri nya di balik tubuh nya yang tinggi dan kekar.


Sean tidak rela milik nya menjadi tontonan orang lain.


'Enak aja lihat lihat istri orang, lihati aja istri istri mu sendiri.


Itu kalau kalian udah menikah, kalau belum nikah ya, kasihan deh lu'


Batin Sean, tangan nya memegangi tangan istri nya yang ada di belakang tubuh nya.


Sean melarang Alisha menampakkan diri nya di depan para security yang ngiler melihat Alisha.


"Yang teriak teriak tadi istri ku, dan kami sudah nikah.

__ADS_1


Kalau nggak percaya.


Sono, pergi dan tanya dulu sama pak RT, setelah itu kalian boleh kembali"


"Hm....... Kami akan menanyakan ini sama pak RT, sebelum nya, kami minta maaf karena sudah meng ganngu anda"


"Ya, betul, kalian memang sedang mengganggu ku, maka nya cepetan keluar"


Ucap Sean berterus terang.


Senyum Sean pun mengembang, melihat ke tiga security tersebut terburu buru keluar dari pintu rumah nya.


Saking terburu buru nya Ketiga security tersebut keluar dari pintu secara bersama sama.


Tentu saja pintu Sean tidak muat di lewati tiga orang dewasa sekaligus.


Mereka tampak saling berhimpit himpitan di pintu.


Karena tidak ada yang mengalah, akhir nya mereka terus berjalan berhimpitan hingga ujung pintu.


Dan mereka Akhir nya bisa melewati pintu Sean yang terasa sempit, untuk ketiga security tersebut.


Setelah ketiga security itu keluar dari rumah Sean.


Sean langsung menarik istri nya dari belakang tubuh nya dan memeluk tubuh indah istri nya.


"Kenapa kau tadi muncul sayang? Aku kan udah bilang, kamu di kamar aja?"


Alisha menyandar kan kepalanya dengan nyaman di dada bidang Sean, dan menjawab pertanyaan Sean.


"Aku nggak tahu kalau ada security sedang ada di ruang keluarga, aku kira mereka ada di ruang tamu.


Tapi karena aku muncul, mereka jadi percaya sama ucapan mu kan mas?"


Alisha mendongak kan kepala nya.


Sean tidak menangggapi pertanyaan istri nya.


Sean malah mencium bibir istri nya yang mengundang bibir Sean.


Sean mencium Alisha dengan rakus.


Dia menatap mata Alisha tajam.


"Aku mencintai mu sayang.


Bibir mu, wajah mu, dan semua tubuh indah mu milikku sayang.


Jadi, jangan perlihatkan tubuh mu pada siapa pun sayang.


Mulai besok, kalau keluar rumah.


Kamu harus pakai baju panjang dan kerudung"


Setelah membuat pernyataan kepemilikan, Sean kembali mencium Alisha.


Tangan Sean merayap di bongkahan belakang tubuh Alisha.


Sean meremas remas gemas.


Tangan Sean pun juga mengelus elus kehormatan Alisha.


Alisha sama seperti Sean, dia tidak memakai apapun di balik jubah tidur nya.


Alisha melepas ciuman Sean.


Ke dua tangan nya merangkum wajah Sean.


"Mulai besok aku akan memakai kerudung mas.


Dan terima kasih, sudah menjadi suami tampan yang baik, pengertian, dan sabar.


Gendong aku ke kamar lagi ya mas?"


Alisha berkata sambil malu malu.


Sean pun tanpa di minta dua kali, langsung menggendong tubuh Alisha sama seperti ketika menggendong Bella.

__ADS_1


Ketika Sean menggendong Alisha, Alisha langsung mencium bibir Sean.


Sampai di kamar.


Alisha langsung melucuti jubah nya dan jubah Sean.


Sean tersenyum melihat mata Alisha yang di penuhi gairah cinta.


Di atas ranjang, Sean bisa merasakan gairah istri nya dari desahan mulut Alisha.


Alisha mendesah ketika Sean melahap dada ranum Alisha.


Dan tangan Alisha pun heboh meraba raba seluruh anggota tubuh Sean.


Mendapat rabaan dari Alisha.


Membuat Sean sudah tidak tahan lagi.


Sean lalu mulai memasuki tubuh Alisha.


Dalam tiga ayunan tubuh Alisha sudah menggelepar gelepar.


Sean selalu tertawa ketika melihat istrinya ter guncang guncang dan menggelepar gelepar.


Sehingga membuat Sean selalu ingin terus mengerjai istri nya yang tidak berdaya karena di serang kenikmatan yang luar biasa.


Tidak terasa hampir dua jam mereka melepas rindu dan cinta.


Tubuh Alisha pun sangat kelelahan dan lamas.


Dan walau pun lemas.


Tubuh Alisha tetap menggelepar ketika merasakan serangan nikmat itu lagi.


Akhir nya Sean sudah tidak bisa menahan nya lagi.


Sean pun mengeluarkan cairan nikmat nya di rahim Alisha.


Alisha yang sadar, Sean sudah mencapai puncak nya.


Langsung mendorong tubuh Sean.


"Jangan di masuk kan mas, aku belum mau hamil lagi"


Ucap Alisha sambil menarik tubuh nya menjauhi Sean.


Sean yang kelelahan, menjatuhkan tubuh kekar nya di samping tubuh Alisha yang kecil dan ramping.


Sean lalu menarik pinggul Alisha mendekat ke arah Sean.


Sean lalu memeluk tubuh Alisha dari arah belakang.


"Memang nya kenapa kalau aku masukin semua? Bella pasti senang kalau dia punya adik"


"Nggak mau mas, kalau langsung hamil, kita nggak bisa honey moon lama lama dong"


Jawab Alisha.


"Jadi kamu pengen honey moon yang lama sayang?


Tapi Kenapa kamu nggak bilang dari awal?


Sudah terlambat sayang, aku sudah dua kali memasukkan benih ku, dan semoga ada yang berhasil.


Umur ku udah nggak muda lagi sayang, aku ingin segera memiliki banyak anak"


"Tapi mas, aku pengen kita pacaran dulu, senang senang dulu, mesra mesra an dulu.


Bella kan udah besar, jadi udah nggak terlalu repot ngurus dia.


Entar kalau udah ada bayi lagi kita udah nggak bisa mesra mesraan kayak orang pacaran kan mas?


mas?"


Alisha lalu menoleh ke kebelakang.


Alisha melihat suami nya sudah tertidur sambil memeluk pinggang ramping Alisha.

__ADS_1


Bersambung.....


Tip, rate, vote, dan jempol kalian, author tunggu.....


__ADS_2