
Bibir Alisha merengut.
Karena, Lemparan Sean kali ini mengenai dada Alisha.
Sehingga bra Alisha di penuhi dengan pasir.
"Stop stop.... Berhenti dulu mas, ayo kita bersihin tubuh dulu"
Sean dan Alisha pun membersihkan tubuh mereka masing masing yang penuh dengan pasir, menggunakan tangan.
Tanpa Sean sadari.
Alisha berjalan mengendap ngendap di belakang Sean.
Dan dengan secepat kilat, Alisha memasukkan segenggam pasir ke belakang celana Sean.
"Hahaha......"
Alisha lari sambil tertawa, ia merasa menang bisa mengerjai Sean.
Sean yang sadar sedang di kerjai Alisha.
Sean langsung mengejar Alisha.
Karena kaki Sean lebih panjang, maka lari Sean pun lebih cepat.
"Aduh...."
Alisha berhenti sambil mengangkat telapak kaki nya menghadap ke atas.
Sean pun mendekat dengan perasaan cemas.
Untuk melihat kaki Alisha, apakah terkena kerikil tajam, atau apalah.
"Kenapa sayang? Mana yang sakit?"
Sean meniup niup telapak kaki Alisha.
"Kena lagi....."
Tanpa Sean duga, Alisha langsung berlari lagi meninggalkan Sean, sambil tertawa tawa.
Wajah Alisha yang tertawa lepas sangat cantik, membuat Sean semakin gemas.
Ia sudah di kerjai istri nya, untuk yang kedua kali nya.
Kali ini Sean akan menangkap istri nya dan tidak akan memberi ampunan pada Alisha
Grep....
__ADS_1
Sean berhasil menangkap perut istrinya dengan ke dua tangan nya.
Sean yang tidak bisa menguasai keseimbangan tubuh nya langsung terjatuh ke air.
Dan Sean mengatur sedemikian rupa.
Agar Alisha jatuh di atas tubuh nya.
Bisa bahaya kalau Alisha jatuh di bawah tubuh Sean yang lebih besar.
Apalagi di perut Alisha ada penghuni kecil yang Sean sayangi.
"Hahaha......"
Mereka tertawa bersama sama dengan nafas yang tersengal sengal.
Alisha membersihkan rambut Sean yang terkena pasir, dengan tangan nya ketika ombak datang menghampiri mereka.
Alisha juga membersihkan wajah Sean yang di kotori pasir.
Tangan Alisha berhenti di bibir Sean.
Perlahan Alisha menggosok pelan bibir Sean yang tampak bergetar.
"Cium aku Alisha ku sayang"
Alisha tanpa pikir panjang langsung mencium bibir Sean.
Dengan gerakan ringan.
Alisha menelusuri garis bibir Sean.
Menyedot di setiap bagiannya.
Lidah Alisha juga menelusup masuk ke dalam rongga mulut Sean.
Berusaha mencari lidah Sean.
Setelah menemukan nya, Alisha menyedot nya dengan nikmat.
Dan Sean selalu mengerang ketika Alisha mempermainkan bibir nya.
Riak riak kenikmatan mulai menghampiri Sean, ketika Alisha bergerak lebih dalam untuk mencium Sean.
Tubuh Alisha yang selalu bergerak gerak di atas tubuh Sean, menimbulkan sensasi kenikmatan sendiri.
Setelah di rasa sudah tidak bisa menahan nya lagi.
Sean membalikkan posisi tubuh mereka.
__ADS_1
Kini Sean ada di atas Alisha.
Awal nya Sean bersikap lembut.
Mencium sambil menggerayangi tubuh Alisha.
Namun lama kelamaan Sean sudah tidak bisa menahan gejolak nya.
Sean membuang bra dan cd Alisha sembarangan.
Sehingga barang barang pribadi Alisha hanyut terbawa ombak.
"Mau main di sini mas?"
"Iya sayang"
Sean lalu mencium bibir Alisha lagi, walau pun bibir Alisha terasa agak asin, karena terkena air laut.
Tapi asin itu terasa nikmat di lidah Sean.
Sean pun Akhirnya menggagahi Alisha di tepi pantai.
Deburan air ombak yang sesekali mengenai tubuh mereka bagaikan sensasi kenikmatan yang belum pernah mereka coba sebelum nya.
Sehingga membuat Sean semakin bersemangat.
"Mas jangan lama lama ya?
Semakin dingin nih air nya"
Sean mengerti permintaan istri nya.
Ia mempercepat permainan mereka.
Dengan satu hentakan kuat, tubuh mereka berdua bisa terbang melayang bersama sama.
Setelah puas, Sean menggendong tubuh Alisha yang tanpa sehelai benangpun kembali ke penginapan mungil nan mewah mereka.
Sean yang tidak pernah merasa puas atau sedang menikmati kesempatan dengan semaksimal mungkin.
Kembali menggagahi Alisha di malam hari.
Dalam satu hari Sean mengajak Alisha berhubungan tiga kali.
Sean menikmati Alisha seperti menu makanan dalam satu hari.
Pagi hari, siang, dan malam.
(Wajar lah pengantin baru, suwiwit..... )
__ADS_1
Selesai......