The Daddy My Baby

The Daddy My Baby
Istri Nakal Ku


__ADS_3

Alisha emosi melihat suami nya di peluk wanita lain, apa lagi suami nya juga ikut menikmati pelukan wanita itu.


Sean mendekap erat tangan wanita itu.


Dan mereka terlihat mesra di kamar pengantin milik Alisha dan Sean.


Melihat pemandangan itu.


Alisha langsung merasa jijik.


Apa lagi dengan pinggang dan tangan suami nya yang sudah bersentuhan dengan wanita itu.


Tanpa pikir pikir lagi, Alisha langsung pergi meniggalkan mereka.


Di depan hotel, ada sebuah taxi yang sedang menurunkan penumpang.


Setelah menunggu penumpang turun.


Alisha langsubg naik taxi tersebut.


Dan langsung pulang ke Jakarta.


Dalam perjalanan pulang, Alisha bingung, harus pulang ke mana kah dia?


Alisha masih takut jika pulang ke rumah nya sendiri.


Kalau pulang ke rumah tante Hayu, dia pasti akan di cecar dengan seribu pertanyaan.


Pulang ke rumah suami nya?


Entah lah Alisha bingung harus pulang ke mana.


Sebenar nya Alisha ingin menginap di apartemen Nana.


Tapi Nana pasti akan bertanya tanya karena diri nya adalah pengantin baru.


Alisha kepikiran Bella, bagaimana dengan Bella?


Apakah dia akan membawa kabur putri nya juga?


Apakah nanti putri nya bisa bahagia bila Alisha mengajak nya kabur?


Dan kembali hidup pas pasan lagi dengan diri nya.


Tidak terasa Alisha sudah mengucapkan Alamat tante Hayu pada supir Taxi.


Hasil nya lima menit kemudian Alisha sudah sampai di depan rumah mama mertuanya.


Alisha meminta Supir taxi untuk menunggu Alisha.


Alisha lalu segera masuk ke rumah mertua nya.


Tante hayu yang melihat Alisha tiba tiba sudah pulang sambil menangis membuat tante Hayu khawatir.


Alisha menjelaskan semua yang ia lihat di kamar hotel nya.


Alisha juga minta bantuan mama mertuanya agar sementara ini menjaga Bella.


"Terus kamu mau ke mana Alisha?"


"Aku belum tau, mau ke mana ma, maaf, aku sudah merepotkan mama.


Kalau begitu aku pamit dulu ma"


Alisha mencium tangan tante Hayu.


"Tenang kan dulu pikiranmu Sha, setelah itu segera kembali.


Dan Jangan terlalu lama pergi.


Aku setuju tidak akan memberi tahu Sean.


Dengan syarat kamu harus kembali setelah dua bulan.


Jangan egois Sha, pikirkan juga Bella, dia membutuhkan mu Sha"


"Ya ma, terima kasih"


Alisha kembali mencium tangan mama mertuanya, dan segera keluar dari rumah mama mertuanya.


********************


Jantung Sean berdegup kencang ketika melihat sosok wanita yang sedang tidur miring membelakangi pintu.


Sean merasa familiar dengan bentuk tubuh wanita itu.

__ADS_1


Rambut hitam panjang nya.


Bentuk tubuh nya.


Keindahan kaki nya.


Warna kulit putih nya.


Semua sama dengan milik Alisha.


Hati Sean berdebar ketika masuk ke kamar pembantu nya.


Sean kemudian perlahan mendekati ranjang yang ditiduri perempuan itu.


Deggg.......


Jantung sean kembali berdegup keras saat melihat wajah perempuan itu.


"Alisha....!"


Sean menyebut nama Alisha pelan.


Perasaan nya bercampur aduk.


Antara bahagia dan jengkel, Sean sudah capek dan buang buang waktu untuk mencari Alisha.


Tapi ternyata Alisha sedang bersembunyi di rumah nya sendiri.


Persembunyian yang di luar dugaan Sean.


Sean kemudian duduk di samping Alisha yang sedang tertidur.


Sean mengarah kan kebelakang rambut Alisha, yang menutupi wajah cantik Alisha.


Sean kemudian membelai lembut wajah Alisha.


Wajah yang Sean rindukan selama satu setengah bulan.


Sean lalu ikutan tidur di samping Alisha.


Sean tidur di belakang Alisha.


Dan melingkarkan tangan nya di perut langsing Alisha.


Perlahan Sean menciumi rambut Alisha.


Sean tersenyum, ternyata Alisha memakai Shampo milik nya.


Sean lalu mencium pipi Alisha gemas.


'Ternyata kamu nakal istri ku, kau berani sekali mempermain kan hatiku'


Tangan Sean kemudian menelusup ke dalam kaos putih yang lumayan ketat milik Alisha.


Kaos ketat nya memamerkan lekukan indah tubuh Alisha.


Hasrat Sean langsung bergejolak ketika tangan nya menyentuh gumpalan empuk nan hangat milik Alisha.


Gumpalan itu terasa sangat lembut dalam genggaman tangan Sean.


Perlahan Sean mulai membelai.


Puas membelai belai.


Sean kemudian meremas lembut dada Alisha.


Mata Alisha terbuka.


Kesadaran nya kembali karena ada tangan yang sedang meremas remas ********* Alisha.


"Aaaaa"


Alisha menjerit, tangan nya pun menepis tangan yang sedang menelusup di dalam kaos nya.


Alisha lalu berbalik ke belakang.


Sayang Alisha tidak melihat wajah suami nya.


Yang terlihat oleh Alisha adalah dada bidang Sean.


Tanpa pikir panjang Alisha langsung menendang tubuh Sean dengan ke dua kaki nya kuat kuat.


Sean pun terjatuh dari ranjang.


"Aw....."

__ADS_1


Sean mengaduh, merasakan sakit karena terjatuh dari ranjang.


Karena panik, Alisha tidak mendengarkan suara Sean yang mengaduh.


Alisha kemudian buru buru turun dari ranjang dan menuju pintu kamar.


Pintu kamar di kunci oleh Sean.


Dan kunci nya masih menggantung di lubang kunci.


Tapi karena rasa takut dan panik yang menguasai hati Alisha.


Membuat Alisha tidak bisa membuka pintu nya.


Ia terus memutar mutar kunci nya, dan tidak bisa membuka kunci.


"Tolong..... Tolong....."


Alisha menggedor gedor pintu kamar dari dalam.


Alisha ketakutan, mengira Sean adalah orang lain.


Alisha terus berteriak teriak minta tolong ketakutan.


Sean lalu mendekati Alisha.


Sean mengungkungkan tangan nya di belakang Alisha.


"Mau ke mana lagi kau istri nakal ku?"


Ucap Sean.


Alisha yang terkejut mendengar suara Sean, langsung berbalik ke arah Sean.


Sean bisa melihat wajah Alisha menjadi tidak terlihat ketakutan lagi.


Wajah Alisha pun malah terlihat lega dan bahagia.


Tapi ekspresi wajah Alisha tiba tiba berubah menjadi marah.


Alisha lalu berbalik lagi ke arah pintu.


Kali ini Alisha berhasil membuka pintu kamar.


Ketika pintu terbuka, Alisha langsung keluar dari kamar.


Sean pun mengejar langkah kaki Alisha yang cepat.


"Tunggu Alisha"


Sean menangkap tangan Alisha.


Dan Alisha menepis tangan Sean.


Dia terus berjalan meninggalkan Sean.


"Kau mau ke mana sayang?"


Suara Sean terdengar putus asa, Sean takut Alisha akan melarikan diri lagi.


Srakkk........


Alisha membuka pintu geser rumah bagian belakang.


Alisha berjalan cepat, dan tidak memedulikan Sean.


Ketika Berada di ruang keluarga.


Sean lalu menarik paksa tangan Alisha.


Sean menarik Alisha ke sofa rumah nya.


Sofa yang pernah di pakai Sean untuk kerokan.


Brugh.......


Sean mendorong tubuh Alisha, hingga terjatuh ke Sofa empuk milik Sean.


Tubuh Sean berada di atas tubuh Alisha.


Mata Sean terlihat menahan amarah.


"Minggir mas, aku nggak mau di sini sama kamu"


Alisha mendorong dada Sean, tapi Sean tetap pada tempat nya.

__ADS_1


Dia tidak bergerak sedikit pun.


Bersambung.....


__ADS_2