The Daddy My Baby

The Daddy My Baby
Bella Adalah Anak Ku


__ADS_3

Alisha terkejut dengan tindakan Sean yang tiba tiba mencium nya, hingga mata Alisha melotot.


Tubuh dan pikiran Alisha seakan lemas dan tak bertenaga, sehingga Alisha tidak bisa menggerak kan anggota badan nya, karena terlalu terkejut.


Tomi dan Sita sampai melongo melihat bos nya.


Bos nya hari ini benar benar sangat berani.


Dia mencium bibir Alisha dengan sangat lembut dan mesra.


Sampai sampai dia tidak peduli dengan kehadiran Tomi dan Sita.


Alisha baru sadar dari rasa terkejutnya ketika wanita yang di jodohkan dengan Sean keluar ruangan.


Alisha terkejut, diri nya sudah ada di dalam pelukan Sean.


Dan bibir nya, Sean dengan seenaknya mengeksplor bibir indah Alisha.


Alisha lalu mendorong sekuat tenaga, tubuh Sean agar menjauh dari tubuh Alisha.


Plakkk.....


Alisha menampar pipi Sean untuk yang kedua kali nya.


Alisha marah dan kecewa pada Sean, karena sering mencari kesempatan untuk menyentuh diri nya.


Sekarang Alisha sangat malu, Karena Sean mencium nya di depan Tomi dan Sita, hingga membuat pipi Alisha merah merona.


Alisha kemudian berbalik dan meninggalkan ruang kantor Sean.


Melihat Alisha pergi dengan pipi merona, membuat Sean tersenyum.


Sean senang bisa mengetahui sisi pemarah dan pemalu milik Alisha.


Alisha bagaikan seekor kucing betina yang sulit di taklukan.


Tapi Sean tetap menyukai sikap Alisha yang terkadang agak ke kanak kanakan, namun berubah menjadi sosok yang hangat dan penuh perhatian, ketika mengkhawatirkan keadaan Sean.


Alisha pun mampu menjadi sosok ibu yang tangguh dan penyayang bagi Bella putri nya, benar benar kombinasi yang sempurna, dan membuat Sean semakin mencintai Alisha.


Sean memuji diri nya sendiri karena bisa mencuri kesempatan di setiap suasana


"Kenapa kalian masih ada di sini? kembali lah dan kerjakan pekerjaan kalian sendiri"


Sean heran melihat Tomi dan Sita yang masih berdiri melihat diri nya yang sedang tersenyum senyum setelah kepergian Alisha.


Sean lalu kembali ke meja kerja nya, melanjutkan lagi kerja yang sudah tertunda karena makan siang.


Sedangkan Tomi dan Sita keluar dari ruangan Sean bersama sama.


"Aku nggak nyangka, ternyata pak Aldi berani mencium Alisha di depan kita.


Sayang nya tadi aku nggak sempat foto mereka"


Ucap Tomi setelah keluar dari ruangan Sean.


"Aku juga nggak sempat foto mereka, sayang banget deh.


Coba kalau seluruh kantor tahu, pasti bisa jadi berita yang hot banget.


Tapi kayak nya tadi, Alisha Nggak suka di cium sama pak Aldi"


Sita heran dengan sikap Alisha, karena ia mengira Sean dan Alisha sudah berpacaran.


"Ya wajarlah kalau Alisha nggak suka di cium pak Aldi.


Lha wong pak Aldi aja, yang suka sama Alisha.


Sedangkan Alisha, nggak suka sama pak Aldi"


Tomi lebih tahu sejauh mana hubungan bos nya dengan Alisha.


"Beneran? Alisha nggak suka sama pak Aldi? ih.... Alisha itu bodoh atau apa sih, apa yang kurang dari pak Aldi.


Sudah tampan, kaya, baik, dan ku jamin pak Aldi pasti sangat setia, karena baru kali ini dia tidak menjauhi perempuan.


Ah.... coba kalau aku jadi Alisha, aku nggak akan menyia nyiakan pak Aldi"

__ADS_1


Sita mengkhayal, dan khayalan nya langsung hancur berkeping keping ketika Tomi berkata.


"Ingat sama suami dan anak anak mu sita"


Tomi mengingat kan Sita.


"Hihihi..... cuma ber canda aja Tom"


Sita menutupi bibir nya karena tertawa.


**********


Sean :"Assalamualaikum mama"


Sean menelpon mama nya.


Tante Hayu:"Wa alaikum salam Sean, ada apa? tumben telpon mama duluan"


Sean :"Nanti pulang kerja aku mau mampir ke rumah, kalau bisa, aku bicara sama mama aja"


Tante Hayu :"Kenapa nggak ngajak papa sekalian?"


Sean :"Pembicaraan kali ini akan mebuat mama dan papa terkejut, aku takut sakit jantung papa akan kambuh"


Tante Hayu :"Terserah kamu aja Sean, mama tunggu di rumah, cepetan pulang ya"


Sean :"Ya ma. Assalamualaikum "


Tante Hayu :"Wa alaikum salam "


Selesai menelpon mama nya, Sean lalu bergegas ke lantai lima belas.


Kantor sudah agak sepi, karena jam sudah menunjukkan pukul empat sore lewat lima belas menit.


Para karyawan sudah banyak yang pulang.


Begitu juga dengan Tomi.


Tomi sudah di suruh Sean pulang dan tidak perlu menunggu Sean.


Rencana nya Sean akan mengantar Alisha pulang, setelah itu ia akan mampir ke rumah orang tua nya.


Salah satu karyawan yang satu ruangan dengan Alisha menghampiri Sean yang berdiri di dekat meja Alisha.


"Pak Aldi mencari Alisha? Alisha sudah pulang lima menit yang lalu"


Karyawan itu langsung tahu makasud kedatangan Sean ke ruangan mereka.


Gosip antara Alisha dan Sean yang kembali dekat, sudah menyebar ke seluruh rekan kerja yang satu ruangan dengan Alisha.


Bahkan kini sudah semakin menyebar ke seluruh perusahaan.


Mengetahui Alisha tidak ada di ruangan nya, Sean langsung pergi.


Di lantai bawah pun Sean sudah tidak bisa menemukan Alisha.


Sean akhirnya langsung meluncur ke rumah orang tuanya.


Sean sampai di rumah orang tua nya pukul lima sore hari.


Sean kaget sekaligus juga bahagia melihat papa nya sudah bisa berdiri dan berjalan.


Sudah tiga tahun papa nya hanya bisa duduk di kursi roda karena sakit stroke.


Setelah sholat asar Sean lalu menghampiri mamanya yang sedang memotong bunga bunga, kemudian menyusun nya di dalam sebuah vas bunga.


Sean lalu duduk di samping mama nya.


"Sudah makan?"


Tanya Tante Hayu.


"Nanti aja ma, mumpung papa nggak ada, kita langsung bicara aja ma"


Ucap Sean.


"Kenapa dengan papa, kenapa papa nggak di ajak bicara? Apa papa sudah nggak ada guna nya, sampai sampai kau tidak ingin bicara dengan ku?"

__ADS_1


Om Hendra tiba tiba muncul di samping Sean.


Om hendra kemudian ikut duduk di samping istri nya.


"Maaf pa, Aku cuma takut sakit jantung papa bisa kambuh karena terkejut mendengar cerita ku"


Ucap Sean, merasa tidak enak dengan papa nya.


"Cerita saja pelan pelan nak, nggak pa pa"


Ucap tante Hayu.


"Sebelum nya aku minta maaf ma, mama nanti pasti merasa kecewa dengan perbuatan ku.


Sebenarnya...... Aku sudah punya anak"


Sean berhati hati menceritakan permasalahan nya dengan Alisha.


Sean lalu mengamati ekspresi wajah kedua orang tuanya.


Papanya baik baik saja.


"Sebenarnya anak Alisha adalah anak ku,


aku..... Tidak sengaja membuat Alisha hamil"


Sean tidak mau menceritakan secara rinci kejadian lima tahun lalu.


Sean lalu mengamati lagi ekspresi wajah orang tuanya, terutama papa nya.


Biasa saja.


"Mana kejutan nya?"


Ucap papa Sean biasa saja.


"Itu tadi pa, kalau Bella adalah anak ku"


Kini Sean lah yang merasa kebingungan dengan ekspresi wajah papa nya yang sama sekali tidak terkejut mendengar berita dari nya.


"Bi Ida sudah cerita semua, tentang kau dan Alisha waktu di Surabaya.


Mama kecewa Sean dengan perbuatan mu, sampai sampai Alisha hamil.


Kasihan Alisha, mungkin dia sangat menderita ketika hamil di sebuah desa yang terpencil di atas gunung"


Ekspresi wajah Tante hayu sangat sedih.


"Maaf ma, aku benar benar nggak tahu kalau Alisha tengah hamil.


Dulu ketika Alisha kabur dari rumah ku, dia menulis surat, kalau aku sampai mencarinya maka dia akan bunuh diri, dia sangat membenci ku ma, maka nya aku tidak mencari nya, aku pikir jika dia bisa jauh dari ku mungkin dia akan lebih bahagia.


Jika saja aku tahu Alisha tengah hamil, aku pasti akan bertanggung jawab ma"


Sean menghapus air mata nya yang menetes.


Ia sangat menyesal, karena perbuatan nya Alisha jadi sangat menderita.


Untuk itulah Sean menganggap wajar sikap Alisha yang terkadang terlihat sangat membencinya, dan Sean tahu Sebenarnya Alisha masih mencintainya walau pun itu mungkin saja sudah sangat sedikit.


"Apa rencana mu Sean?"


Tanya om Hendra.


"Aku berencana akan menikahi Alisha, kasihan dia pa, orang tua Alisha sudah meninggal semua, dia asal nya dari Surabaya.


Aku sudah tahu latar belakang keluarga Alisha, walau dia bukan dari keluarga kaya, tapi dia berasal dari keluarga yang baik baik"


Sean ingat dia pernah berkunjung ke rumah Alisha dan tahu tetangga Alisha yang ada di surabaya.


"Papa dan mama percaya pada mu Sean, mama sekarang nggak mempermasalahkan siapa yang ingin kau nikahi.


Semoga Alisha mau menerima mu nak"


Ucap tante Hayu.


Bersambung........

__ADS_1


Vote dan jempol kalian, ku tunggu.......


__ADS_2