The Daddy My Baby

The Daddy My Baby
Bonus ( Babymoon )


__ADS_3

Alisha tiduran malas di kamar nya.


Sudah Tiga Jam ia sampai di Nihiwatu di Nusa tenggara barat.


Sean masih tidur di samping Alisha.


Mereka sama sama masih capek setelah menempuh jarak jauh antara Jakarta dan Nusa tenggara timur.


Sean terlihat masih tertidur nyenyak.


Alisha menelusuri garis wajah tampan suami nya dengan jari telunjuk nya.


Alisha merasa kasihan pada Sean.


Sean sudah sangat bekerja keras.


Sedangkan ia malah bersikap manja dan egois.


Alisha teringat sebelum pergi liburan.


Sean sebenarnya sudah menawarkan berbagai tempat liburan paling favorit.


Mulai dari Italia, Turki, India, Thailand.


Tapi Alisha tidak ada yang menyukai nya.


Alisha malah minta berlibur di Indonesia saja.


Di Sumba Nusa tenggara barat.


Alisha juga minta naik pesawat pribadi.


Jika tidak di turutin.


Maka Alisha menangis.


Lagi lagi Sean harus menuruti ke inginan Alisha yang aneh itu.


Mertua nya sudah punya pesawat pribadi.


Tapi Alisha tidak suka.


Alisha mau nya yang interior nya bernuansa Hello Kitty.


Sebenarnya Alisha sudah berusaha melawan keinginan aneh itu, tapi sia sia.


Alisha pernah mencoba naik ke pesawat milik mertua nya, tapi ketika sampai di dalam.


Alisha langsung mabuk.


Dan tidak berhenti muntah muntah.


Benar nenar aneh, padahal baru saja keliling Jakarta.


Tapi Alisha sudah mabuk seperti habis naik rollercoaster.


Akhirnya Sean membeli pesawat pribadi.


Dan aneh tapi nyata.


Alisha tidak mabuk sama sekali.


Mama nya berkata pada Sean.


Kalau Alisha sedang ngidam jadi Sean harus lebih bersabar menghadapi wanita yang sedang ngidam.


Alisha yang sudah tidak bisa tidur lagi turun ke bawah.


Alisha dan Sean menyewa sebuah hunian mungil di tepi pantai.


Pulau itu mempunyai beberapa hunian.


Tapi jarak nya antara penginapan yang satu dengan yang lain sangat jauh.


Dan hotel utama hunian Alisha berada di tengah pulau.


Para pengunjung hotel bisa memesan makanan di hotel utama, atau bisa memasak sendiri di hunian karena hunian tersebut mempunyai dapur dan isi kulkas yang penuh.


Alisha merasa mempunyai rumah di tepi pantai.


Alisha jadi teringat dengan Bella.


Ia menyesal tidak mengajak Bella ke sini.


Alisha memasak kopi untuk Sean.


Alisha juga memasak spageti dengan saus udang.

__ADS_1


Masakan khas milik Alisha sendiri.


Ketika sedang memasak, tiba tiba rambut Alisha ada yang memegang nya dari belakang.


Alisha menoleh.


Sean sedang ada di belakang Alisha sambil memegang penjepit rambut.


Lalu menjepit ke belakang rambut halus Alisha.


Dan dengan nakal nya, Sean lalu menggigit gigit pelan leher jenjang Alisha yang putih bersih.


"Jangan gini mas, aku jadi nggak bisa gerak nih"


Alisha menjadi terdiam, karena Sean memeluk perut Alisha yang masih rata, dari belakang


"Kenapa kamu nggak pesan makanan aja sayang?"


Tanya Sean, bibir nya menempel di telinga Alisha.


"Kata nya kamu nggak suka makanan luar?


Maka nya aku maskin buat kamu.


Sebentar mas, aku mau aduk saus ku, bisa gosong, kalau di biarin aja"


Alisha lalu mengaduk saus nya.


Ceklek......


Sean tiba tiba mematikan kompor Alisha.


Alisha terkejut, tiba tiba Sean menggendong Alisha, dan menduduk kan Alisha di meja dapur.


Sean memandang lekat wajah Alisha.


Ia seperti tak pernah bosan memandangi wajah cantik Alisha.


"Kita sedang liburan sayang, kita pesan makanan aja"


"Iya mas, tapi benaran kamu........"


"Cup...."


Sean menghentikan ucapan Alisha dengan ciuman mesra nya.


Mereka saling berpagutan mesra, saling memberikan dan saling menerima.


Alisha menghentikan ciuman mesra mereka.


"Kenapa berhenti sayang?"


Suara Sean terdengar parau dan serak, ia sedang menahan gejolak kelelakian nya.


"Aku mau mandi dulu mas, sambil nunggu, kamu minum kopi dulu ya?"


Alisha melorot dari meja begitu saja.


Ia menata spagheti di atas dua piring.


Lalu menaruh kopi dan spagheti di meja.


Sean pun duduk di kursi.


Dan menahan tangan Alisha yang hendak pergi ke kamar mandi.


"Jangan lama lama ya sayang?"


"Iya mas"


Alisha lalu ke kamar mandi.


Tiga menit kemudian Alisha keluar menggunakan baju dress yang super mini.


pundak nya pun terbuka, dan panjang rok nya hanya sampai di bawah bokong Alisha.


Sean yang melihat Alisha berpakaian seksi tersenyum senang.


"Kamu seksi sekali sayang"


Ucap Sean sambil tersenyum lalu ia meminum kopi nya.


Mereka pun makan siang menjelang sore.


Karena mereka makan pada waktu jam dua siang.


Selesai makan Alisha mencuci piring kotor milik mereka berdua.

__ADS_1


Sean pun ikut membantu Alisha.


Pemandangan yang aneh, karena Sean tidak pernah satu kali pun mencuci piring.


"Jalan jalan keluar yuk mas?"


"Dengan pakaian seperti ini?"


Sean memandangi tubuh seksi Alisha yang semakin menggiurkan dengan pakaian mini nya.


"Iya pake baju ini, di sini hanya ada kita berdua mas.


Antara hunian satu dengan yang lain jarak nya jauh banget, dan ada pembatas tembok nya.


Jadi tetangga kita nggak akan lihat walau aku hanya pakai baju ini"


Alisha berusaha meyakinkan Sean.


"Tapi aku nggak suka, kamu pakai baju ini sayang"


Dengan mudah, Sean menarik baju Alisha dari bawah ke atas.


Dan terpampang lah tubuh polos Alisha yang mulus dan seksi, hanya memakai bra dan cd.


Alisha yang malu karena diri nya hampir telanjang sedang berdiri di depan pintu, langsung duduk berjongkok.


"Apaan sih mas? Balikin baju ku, aku malu tau"


Sean hanya tertawa melihat reaksi Alisha yang masih suka malu malu di depan diri nya.


Sean lalu membuka baju nya sendiri.


Dan membiarkan celana selutut nya tetap ia pakai.


"Ayo kita kita jalan jalan ke luar"


"Hanya pakai beginian?"


"Iya sayang, kata nya di sini cuma ada kita?"


"Tapi.... Aku malu"


"Udah..... ayo"


Sean menarik tangan Alisha agar berdiri.


Alisha pun berdiri.


Dia agak kikuk berjalan keluar rumah dengan pakaian seperti ini, serasa tidak memakai apapun.


Sean yang mengerti ke tidak nyamanan Alisha, langsung menarik Alisha dalam dekapan nya.


Mereka kini jalan jalan di sepanjang bibir pantai sambil berangkulan.


"Di lepas dong topi nya, aku jadi nggak bisa lihat wajah mu nih"


Sean langsung membuang topi Alisha ke air.


Topi Alisha pun hanyut terbawa air.


"Ih.... Apaan sih mas kok di buang? Nanti kalau wajah dan kulit ku hangus gimana?


Sia sia dong aku perawatan selama ini"


Wajah Alisha cemberut melihat topi nya sudah jauh terbawa ombak air.


"Biarin aja, topi mu ganggu banget sih"


Alisha menatap gemas pada suami nya, ia lalu mengambil pasir di bawah kaki nya.


"Jahat banget kamu mas, nih rasain....."


Alisha melempar pasir di tangan nya ke arah dada Sean yang telanjang.


Alisha pun tertawa, lemparan nya pas mengenai dada Sean.


Sean juga tidak mau kalah, dia ganti melempar Alisha dengan pasir.


Mereka kini main lempar lemparan pasir, sambil menertawakan lawan nya.


Karena terkadang terkena perut, hidung, pipi, dan juga rambut mereka.


Mereka terlihat seperti anak kecil yang main lempar lemparan.


Tubuh mereka pun kotor dengan pasir.


Bibir Alisha merengut, Sean melempar pasir ke dada nya.

__ADS_1


Alhasil bra Alisha tengah tengah nya di penuhi pasir.


Bersambung.......


__ADS_2