The Daddy My Baby

The Daddy My Baby
Jalan Jalan Dengan Om


__ADS_3

Di dalam mobil Sean, Alisha hanya diam.


Hatinya dongkol karena tak meng ingin kan jalan jalan bersama Sean.


Alisha duduk di depan bersama Sean.


Sedang kan Bella di pangku Alisha.


Mulut Bella tak henti hentinya bercerita tentang dirinya sendiri.


"Bella mau jalan jalan ke mana?"


Tanya Sean.


"Ke game*one......"


Bella bersemangat sekali menjawab pertanyaan Sean.


"Ok..... Let's go"


Sean berkata dengan nada bersemangat, berusaha mengimbangi keceriaan Bella.


Mereka sampai di salah satu Mall terdekat.


Bella berlarian tak sabar menuju area permainan.


Sedangkan Alisha berjalan santai bersama Sean.


Alisha duduk di kursi salah satu game yang tidak di pakai.


Dia hanya memandangi Bella dan Sean yang sedang asik bermain.


Alisha senang melihat Bella.


Wajah Bella terlihat sangat bahagia ketika bersama Sean.


Bella juga senang karena Sean selalu menuruti semua keinginan nya.


Sean tak henti hentinya menemani Bella bermain.


Sean terlihat sangat menikmati waktu nya bersama Bella.


Alisha mendengar bisik bisik dua wanita di sebelahnya.


Mereka sedang bermain game, tapi pandangan mereka sering kali mencuri pandang ke arah Sean dan Bella.


"Lihat deh pria itu, dia ganteng banget ya? Sayang dia udah punya anak"


Mereka berdua sekali kali memperhatikan Sean yang tertawa tawa bersama Bella.


"Aku mau deh, jadi ibu anak nya"


Ucap salah satu wanita menimpali teman nya.


"Bener? emang nya kamu bisa? kamu baru deger petir aja udah nangis, paling juga anak dia yang momong kamu"


Ucap teman nya pesimis, membayangkan sahabat nya berhubungan dengan Sean.


"Bunda aku haus...."


Ucap Bella menghampiri Alisha yang tengah duduk santai sambil mendengarkan percakapan dua gadis yang ada di samping nya.


Sean dan Bella menghampiri Alisha.


"Aku juga haus bunda"


Sean duduk berjongkok di depan Alisha.


Senyuman gantengnya mengembang menghiasi wajah tampan nya.


Kedua gadis di sebelah Alisha pergi dengan rasa malu, dan patah hati.


Mereka bisa menebak Alisha pasti sudah mendengar semua percakapan mereka.


Mereka mengira Alisha adalah istri Sean.


"Ini air nya"


Alisha memberikan air mineral pada Bella setelah itu di berikan pada Sean.


Sean tanpa jijik minum bekas minuman Bella.


Setelah selesai minum.


Sean mengajak Bella dan Alisha pergi ke gerai makanan.


Sean memesan satu porsi Pizza ukuran jumbo.


Sebelum makan Sean membisiki sesuatu pada Bella.


Bella lalu meng angguk angguk.


"Bunda aku mau di suapin"


ucap Bella.


Alisha lalu menyuapi Bella.


"Aku juga mau di suapin"


Ucap sean.


mulutnya tersenyum senyum pada pada Bella.


Alisha memilih tidak menyuapi Sean.


Namun ternyata Bella protes dengan ketidak adilan bunda nya, karena bunda nya hanya mau menyuapi dirinya.


"Bunda, kok aku lagi yang di suapin? om Sean belum, kasihan dia pasti juga lapar"

__ADS_1


Ucap Bella polos, dia menganggap Sean sebagai teman nya.


Sean mendekat ke arah Alisha.


"Ayo suapin Aku sha, kita gak usah banyak berdebat di depan Bella, jangan sampai Bella mengira kita orang tua yang selalu bertengkar"


bisik Sean.


'hah, apa? kita orang tua?'


Alisha ingin meneriak kan ini ke Sean, namun apa daya di depan nya ada Bella.


Sehingga ia hanya bisa menahan kata kata nya.


Akhirnya Alisha menyuapi Bella dan Sean, begitulah seterusnya.


Sean tersenyum senyum senang karena di suapi Alisha.


Sean tak tega melihat Alisha terus menyuapi dirinya, sedangkan Alisha tak juga makan untuk diri nya sendiri.


Ia lalu ganti menyuapi Alisha.


"Ayo buka mulut nya bunda, A......"


Sean membuka mulutnya sendiri.


"Ayo bun buka mulut nya"


Ucap Bella.


Alisha akhirnya membuka mulutnya.


lagi lagi Alisha menuruti permintaan Sean atas perintah Bella.


Alisha pikir Sean cukup licik, karena ia memanfaatkan Bella, agar Alisha mau menuruti semua ke inginan Sean.


Setelah selesai makan, Sean lalu membersihkan Bibir Alisha menggunakan tisu.


Mata Alisha melotot tapi Alisha membiarkan Sean membersihkan bibirnya.


Setelah membersihkan bibir Alisha, Sean juga membersihkan bibir Bella.


Mereka terlihat seperti sebuah keluarga kecil yang bahagia.


Selesai makan.


Alisha berbelanja kebutuhan se hari hari.


Sean juga menemani Alisha berbelanja.


Sedangkn Bella duduk di atas troli belanjaan.


Sean memasukkan beberapa barang yang menurut Alisha tidak penting.


Alisha lalu mengembalikan sebuah sikat gigi mahal yang Sean masukkan ke troli belanja mereka.


"Ini punya ku Alisha, mungkin suatu saat aku menginap di rumah mu"


'Nggak akan pernah'


Ucap Alisha dalam hati.


Selesai berbelanja, Sean lah yang membayar di kasir.


Awalnya Alisha tidak mau, tapi karena Sean ngotot, Alisha memilih mengalah.


Lagi pula ini sangat menguntungkan Alisha.


Alisha ter senyum dalam hati.


Coba kalau ini di lakukan pak Sean setiap hari, Semua uangku pasti masih banyak.


Ini bisa saja terjadi jika Alisha mau menikah dengan Sean.


Tapi entah mengapa hati Alisha masih tidak bisa menerima kehadiran Sean.


Selesai berbelanja, Sean mengajak Bella ber photo di photo box.


Sean menarik tangan Alisha, agar ikut masuk ke dalam box.


Awalnya Alisha tidak tertarik ikut berphoto, tapi karena melihat ke kompakkan antara Sean dan Bella membuat Alisha terbawa suasana hati Sean dan Bella yang ceria.


Mereka foto dengan berbagai gaya yang ceria.


Mulai dari kompak tersenyum bersama,


memajukan mulut bersama, hingga menjulurkan lidah berasama.


Mereka terlihat sangat menikmati acara mereka di dalam photo box.


Alisha lalu bergaya mencium pipi Bella.


Tidak di sangka Sean pun ikut mencium pipi Bella di sisi yang lain.


Sedangkan Bella malah tertawa senang.


Alisha kali ini membiarkan apa pun yang di lakukan Sean, ia tidak ingin merusak suasana hati mereka yang gembira.


Bahkan Alisha tidak marah ketika Bella dan Sean mencium pipinya.


Sean juga meminta di cium pipinya oleh Alisha dan Bella.


Aneh, Alisha pun menuruti ke inginan Sean.


Acara photo photo selanjutnya terasa agak intim, karena Sean berulang kali mencium pipi Alisha dan kening Alisha.


Dan Alisha terlihat cuek.


Acara photo photo pun selesai.

__ADS_1


Mereka mengambil hasil photo mereka.


Pipi Alisha memerah karena malu melihat gaya dirinya dan Sean bertingkah seolah mereka seperti pasangan yang berbahagia.


Sean mengambil beberapa photo dirinya dan Alisha yang terlihat mesra.


"Ini untuk boneka cantik ku, dan ini..... untuk wanita cantik ku"


Sean membeli dua buah boneka Hello Kitty berukuran besar, ia memberikan nya kepada Alisha dan Bella.


Awal nya Sean takut bila pemberian nya di tolak Alisha, tapi kenyataan nya, wajah Alisha


terlihat bahagia karena di beri boneka Hello Kitty raksasa.


"Terima kasih"


Ucap Alisha di dalam mobil.


Mereka dalam perjalanan pulang.


Bella sudah tertidur kelelahan di pangkuan Alisha.


Kini mereka telah sampai di rumah Alisha.


Sebelum Alisha keluar.


Sean memegang tangan Alisha.


"Aku juga sangat berterima kasih pada mu Alisha, Karena sudah mengizinkan aku dekat dengan calon anak ku"


Sean mencium kening Bella.


Alisha menjauh kan wajahnya ketika Sean hendak mencium kening nya.


"Maaf"


Ucap sean kembali duduk di belakang kemudi.


Sean lalu keluar mobil, ia membukakan pintu mobil untulk Alisha.


Sean membawakan semua barang belanjaan mereka, masuk ke dalam rumah Alisha.


Setelah Alisha meletakkan Bella.


Alisha melihat Sean masih menunggunya di depan pintu kamar Bella.


"Gimana sha, kamu udah memikirkan tawaran pernikahan ku?"


Ucap Sean sambil menggenggam jemari Alisha kencang.


Alisha diam karena masih bimbang dengan keputusan nya.


"Jangan bertindak egois sha, kau juga harus memikirkan Bella dan kebahagian nya, aku tahu kami sudah saling cocok Alisha, jadi kau tidak punya Alasan menolak pernikahan kita"


Sean merunduk dan memiringkan wajahnya menatap Alisha.


Mata Sean menatap dalam dalam ke mata Alisha.


Alisha yang salah tingkah, karena Sean melihatnya dengan tatapan yang sangat mesra.


Alisha lalu memalingkan wajahnya.


"Aku belum menemukan jawaban nya"


Jawab Alisha.


"Baiklah ku beri waktu satu minggu Alisha. Pikirkan baik baik penawaran ku, dan juga kemampuanku membuat mu terbang menikamati surga dunia, aku yakin bisa membuat mu jauh lebih melayang layang, setelah kita menikah"


Sean kemudian mencium tangan Alisha dengan mesra.


"Aku pulang dulu sayang ku"


Sean berbisik di telinga Alisha.


Ia lalu pergi meninggalkan Alisha yang terdiam di tempat nya dengan wajah yang merah karena malu dan bahagia atas sikap Sean yang mesra.


Alisha menghembuskan nafas nya panjang panjang saat mobil Sean meninggalkan rumahnya.


************


Pagi ini Sean berangakat sendirian ke kantor.


Tidak seperti biasa nya, Sean pergi ke kantor sendirian tanpa di temani asisten nya yang bernama Tomi.


Asisten nya sedang mengurus masalah Sean.


Sean tengah duduk di sofa kantornya.


Ia membaca beberapa laporan dari para direktur.


Sean duduk di sofa dengan kaki kanan bertumpu di atas kaki kirinya.


Telapak kaki kanan sean bergoyang goyang tak sabar menunggu ke datangan Tomi.


Sudah berkali kali, Sean melihat arlojinya, karena menunggu kedatangan Tomi.


Tapi batang hidung tomi belum juga muncul di kantor Sean.


Cklek.....


Tomi memasuki ruang kantor Sean.


Tomi mengerti Bos nya sedang menunggu nya dengan rasa ketidak sabaran.


Tomi lalu berdiri di belakang Sean.


"Apa yang kau dapatkan setelah menyelidiki tempat kerja Alisha di bandung dulu?"


Bersambung.....

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jempol dan vote kalian untuk ku......


__ADS_2