The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.

The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.
CH-1 .


__ADS_3

Di suatu tempat yang dikelilingi oleh pepohonan tropis yang lebat, terlihat seorang pria berlari dengan cepat melintasi semak belukar dan hutan yang belum terjamah. Penampilannya acak-acakan, mungkin karena dia telah berlari di dalam hutan tersebut. Beberapa daun terselip di rambutnya, yang berwarna perak.


Jika diperhatikan dengan saksama, pria yang sedang berlari ini mengenakan pakaian yang mencolok. Pakaian yang dikenakannya mirip seragam militer, namun beberapa bagian sudah sobek di beberapa tempat.


Dia berlari di hutan tropis ini karena di belakangnya ada sekelompok mahluk hijau kerdil yang mengejarnya.


Dia berlari di hutan tropis ini karena di belakangnya ada sekelompok mahluk hijau kerdil yang mengejarnya.


"Sial, di mana ini? Rasanya tadi aku tertidur di kantorku, lalu mahluk apa itu? Bukankah itu goblin, mahluk fiksi?" ucap pria itu sambil terus berlari.


Setelah berlari cukup lama, pria itu akhirnya memutuskan untuk membasmi mahluk-mahluk kerdil tersebut dengan sebilah pisau yang dibawanya. Namun, saat ia akan mengeluarkan pisau dari sarungnya, tiba-tiba terdengar suara dari kepalanya.


[DING! SISTEM UTAMA NEOX TELAH AKTIF. SELAMAT KEPADA PEMAIN DEI KARENA TELAH TERPILIH!]


[Ding! Menganalisis situasi. Tuan rumah dalam keadaan terkepung.]


[Ding! Sistem akan memindahkan tuan rumah!]


Setelah mendengar suara yang tiba-tiba dan membuatnya bingung, seluruh tubuh pria itu diselubungi cahaya putih dan kemudian menghilang dari tempat ia berdiri. Sementara itu, mahluk hijau kerdil yang mengejarnya juga kebingungan.


kemana makan siang hari ini pergi?.


Sementara itu, di sebuah padang rumput hijau yang dipenuhi dengan bunga-bunga indah, terdapat tiga pegunungan yang menjulang di belakangnya dan aliran sungai yang membelah padang rumput tersebut. Hanya ada satu kata untuk menggambarkannya: indah.


Namun, ketenangan di padang rumput itu perlahan menghilang ketika sekelompok cahaya putih menyilaukan muncul. Cahaya putih tersebut perlahan-lahan berubah menjadi sosok seorang pria, dan setelah beberapa saat, tubuh pria itu menjadi lebih jelas.


"Apa-apaan ini? Mengapa terasa sangat nyata?" ucap pria itu.

__ADS_1


[DING! Sistem aktif memulai program. Selamat datang di Chaos World. Anda telah dikirim ke dunia ini bersama dengan 7 miliar orang lainnya. Di dunia ini, kekuatan dan pengetahuan adalah hal yang utama. Anda dan 7 miliar orang lainnya akan bertarung untuk menentukan hegemoni di dunia ini. Semakin tinggi kamp pasukan yang dimiliki, semakin kuat pula pasukan yang tercipta.]


"Hah?"


[Apakah anda ingin membuka hadiah kedatangan? ]


"apakah aku ini gila?. "


[Ding, sistem pengingat, mengingatkan. Apakah Anda ingin membuka hadiah kedatangan? (Y/N)]


"Y... Ya, bukan hadiah kedatangan," ucap pria itu sambil mencerna apa yang sedang terjadi padanya.


[Ding membuka paket hadiah kedatangan: 10%, 50%, 100%. Selamat, Anda mendapatkan CAMP pasukan Tier SSR Demon Throne! Selamat karena Anda telah memperoleh satu-satunya SSR Army Camp.]


"Sial, aku pasti gila... tapi perasaan ini begitu nyata. Persetan! Aku berharap ini adalah kenyataan. Aku benci melayani negara busukku. Baiklah, jika ini memang realitasnya, aku, Dei, akan menciptakan dunia yang indah ini. Sumpahku!"


[Ding, fungsi sistemmu adalah sebagai berikut:


INVENTORY (Persediaan)


LEADERBOARD (Papan Peringkat)


GLOBAL MARKET (Pasar Global)


POWER (Kekuatan)


GLOBAL CHAT (Obrolan Global)

__ADS_1


WHISPER (Pesan).]


"Hah, kenapa fungsimu begitu sedikit? Ah, persetan! Lagipula, aku sudah mendapatkan SSR Camp, dan itu sudah merupakan batu lonjakan pertama," ucap Dei.


[Ding, karena Anda telah memperoleh SSR Army Camp, sistem akan memberikan hadiah istimewa kepada Anda. Selamat, Anda mendapatkan DEMON CASTLE! Hadiah ini telah ditambahkan ke inventaris Anda. Mohon, tuan rumah, periksalah!]


Setelah beberapa saat terdiam dalam kebingungan, Dei akhirnya menyadari keberuntungan biadab yang baru saja ia dapatkan. Ia pun dengan mantap memutuskan untuk menggunakan hadiah yang ia dapatkan dengan sedikit aneh.


Setelah mempelajari mekanisme sistem yang tertanam di benaknya, Dei berusaha untuk membangun Castle yang baru ia dapatkan sambil melihat sekelilingnya. Sejak awal kedatangannya di tempat ini, ia belum melihat medan yang akan menjadi dasar bagi markasnya.


Sembari mengamati lingkungan sekitarnya, Dei pun menyimpulkan betapa keberuntungannya sangatlah aneh. Bagaimana tidak, daerah tempatnya berada ternyata sangat strategis.


Di bagian Barat, terdapat padang rumput yang sangat luas. Di sebelah Timur, terdapat pegunungan yang membujur menuju ke tenggara dan juga ke arah timur laut. Di sebelah Selatan, terdapat sungai besar yang mengalir, sedangkan di bagian Utara, terdapat bukit-bukit dengan banyak batu besar yang memberikan tambahan pertahanan yang kuat bagi kastilnya.


Setelah berpikir sejenak, Dei kemudian memutuskan untuk membangun kastilnya yang condong ke arah barat. Ia lantas memerintahkan sistem untuk membangun kastilnya di daerah padang rumput tempat ia berada.


[DING, MEMBANGUN DEMON CASTLE. APAKAH ANDA AKAN MEMBANGUNNYA?]


"Pasti."


Setelah menerima persetujuan dari Dei, sistem segera memulai pembangunan kastel tepat di tempat Dei berdiri. Setelah beberapa saat, daerah yang ditempati oleh Dei tiba-tiba diliputi oleh kabut hitam yang muncul entah dari mana.


"Sekarang apa yang terjadi?" tanya Dei.


Setelah Dei mengucapkan kata-kata itu, secara tiba-tiba, kabut hitam mulai berkumpul menuju satu titik, membentuk suatu struktur bangunan. Setelah menunggu selama satu jam, bangunan tersebut mulai terlihat dengan jelas.


Benteng itu menjulang tinggi dengan tembok setinggi 35 meter, menciptakan perbandingan yang mencolok dengan tinggi Dei yang hanya 195 cm. Setelah beberapa saat, seluruh bangunan tampak dalam keutuhan dan kebesaran yang memukau. Mulai dari benteng hitam yang kokoh dengan gerbang baja, hingga menara-menara yang tersebar di beberapa bagian benteng, menyediakan posisi strategis untuk berbagai macam senjata. Di tengah-tengahnya terdapat kastil yang megah, dihiasi oleh beberapa patung malaikat yang terlihat seolah jatuh dari langit di depan kastil. Di pintu masuk kastil, berdiri dua patung batu iblis bersayap, dengan tanduk melengkung ke atas dari dahinya. Jika diperhatikan dengan seksama, patung-patung batu ini tampak hidup, seolah-olah mereka benar-benar memiliki nyawa.

__ADS_1


Sorotan matahari kini perlahan tenggelam, memancarkan keajaiban di sepanjang cakrawala.


__ADS_2