
Hari mulai berganti ditandai Terbitnya Matahari dari timur ,Dei yang kini masih disinggasananya pun terbangun dari tidur yang dapat dikatakan kurang nyaman ,mengapa ia tertidur diatas singgasana karena dia terlalu bosan hingga tertidur.
Bangkit dari singgasana Dei langsung berjalan keluar, yang anehnya disaat Dei keluar tampak 50 wanita ras iblis yang entah mengapa mereka semua berada dicastilnya.
"Apa yang kalian lakukan ,apakah kalian tidur disini ?" tanya Dei pada salah satu wanita bertanduk yang cukup cantik , dapat dikatakan setiap wanita ras iblis memiliki tampang yang menawan hanya bagian tanduk saja yang membuat sedikit mengerikan dan imut.
"Kami menunggu anda tuan " ucap mereka serempak .
"Hah … bagaimana dengan penjagaan ?"
"iblis tingkat rendah seperti kami hanya bisa melayani iblis dengan tingkat yang lebih tinggi tuan lalu untuk masalah pengamanan wilayah itu tuan Armaros beliau sendirian menjaga wilayah anda tuanku." ucap seorang wanita ras iblis
__ADS_1
Dikarenakan Dei pusing akan tingkah mereka akhirnya Dei pun menugaskan mereka untuk melakukan satu hal yang cukup mudah mungkin untuk mereka kerjakan yaitu memancing lagi pula dirinya belum makan dari kemarin walaupun fisiknya dapat menyerap segala unsur sebagai nutrisi akan tetapi dirinya masih mahluk fana yang membutuhkan makan , tidur dan sebagainya.
setelah mengusir lebih tepatnya memberi tugas yang bermanfaat pada 50 Wanita ras iblis, Dei berjalan-jalan menikmati wilayah kastil nya dan juga agar dia cukup familiar dengan ruangan-ruangan yang ada di castil miliknya.
castil besar akan tetapi sunyi seperti kehidupannya dulu jabatan tinggi akan tetapi seluruh sahabatnya ,ah lupakan masa lalu biar lah jadi kenangan dan pengalaman .
tak terasa setelah melihat-lihat keseluruhan castil nya Dei akan tetapi ada satu ruangan dengan pintu baja dengan lebar 5 meter dengan tinggi 6 meter yang cukup megah dan membuat Dei penasaran akan fungsi ruangan tersebut ,yang akhir nya Dei melangkah menuju pintu tersebut yang kemudian mencoba untuk bertanya pada sistem kegunaan ruangan itu.
[Tuan ku ruang itu digunakan untuk Menyimpan sumber daya yang telah anda peroleh entah itu makanan atau pun biji besi ,logam mulia semua dapat disimpan di ruangan ini tuan ,anda juga tidak perlu repot repot membuka dan menutup karena ruangan ini sendiri memiliki jiwa seorang iblis sama seperti kastil anda yang jiwa iblisnya masih belum bangkit.]
"Jadi, ruangan ini digunakan untuk menyimpan semua sumber daya yang saya peroleh, baik itu makanan maupun material berharga," gumam Dei sambil mengamati pintu baja yang megah. "Menarik, tidak perlu repot-repot membukanya secara manual, karena ruangan ini memiliki jiwa seorang iblis. Sungguh, kastilku ini penuh dengan misteri dan keajaiban."
__ADS_1
Dengan rasa penasaran yang semakin memuncak, Dei memusatkan pikirannya untuk terhubung dengan jiwa iblis dalam ruangan tersebut. Dalam sekejap, pintu baja tersebut mulai terbuka dengan sendirinya, memperlihatkan sebuah ruangan yang luas dan penuh dengan rak-rak penyimpanan yang teratur.
Dei melangkah masuk ke dalam ruangan tersebut, terpesona oleh kekayaan yang tersimpan di dalamnya. Berbagai jenis makanan, dari daging segar hingga buah-buahan eksotis, tersusun rapi di rak-rak. Di sisi lain, berbagai material berharga seperti biji besi, logam mulia, dan batu permata memancarkan kilauan yang memikat.
"Wow, begitu banyak sumber daya yang terkumpul di sini," ucap Dei dengan penuh kagum. "Ini akan sangat berguna bagi pertahanan kastilku dan kelangsungan hidup kami. Terima kasih, jiwa iblis yang menjaga ruangan ini."
Dei merasa semakin kuat dan yakin dengan adanya ruangan ini. Ia memutuskan untuk mempelajari lebih lanjut tentang kekuatan dan sumber daya yang ada di dalamnya, serta bagaimana memanfaatkannya dengan bijak. Dengan begitu, kastilnya akan menjadi markas yang tak terkalahkan.
setelah cukup puas dengan isi penyimpanan Kastil milik nya dan sumberdaya yang melimpah Dei berjalan keluar kemudian pergi keruangan wanita yang ditemukan Armaros.
Dengan langkah mantap, Dei membuka pintu ruangan wanita yang telah ditemukan oleh Armaros. Saat pintu terbuka, Dei terpukau oleh pemandangan di hadapannya. Wanita itu berdiri anggun di atas balkon, rambut hitamnya tergerai indah dihembus angin.
__ADS_1
Raut wajahnya mencerminkan kebingungan, namun tiba-tiba wanita itu berbalik, menatap Dei dengan tatapan tajam yang penuh misteri.