The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.

The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.
CH-48


__ADS_3

pada saat bersamaan Dei telah menonaktifkan pengaman Whisper of death


dan mengaturnya ke-single shoot, Whisper of death memiliki 2 mode yaitu single-shoot dan Full-auto, walaupun aneh pistol jenis revolver memiliki mode tembak full-auto namun Dei tidak mempermasalahkannya malah sebaliknya Dei sangat menyukai mode ini.


bayangkan jika 1 peluru bersarang ditubuh Korban saja akan menyebabkan 500 HP musuh akan menurun perdetik dan jumlah peluru didalam kamar peluru Whisper of death ada 8 dari sini kita mengetahui betapa mengerikan damage yang diberikan.


kembali ke pertarungan sebelum nya.


Dengan tekanan angin yang kuat mengarah ke wajah nya Dei masih tetap tenang dan sedikit demi sedikit mengarahkan whisper of death ke arah paha Dozmous.


Laras whisper of death kini tepat berada di paha Dozmous.


sementara itu Dozmous merasakan pahanya telah disetuh oleh suatu benda keras dan dingin dengan lubang di tengahnya,pada akhirnya Dozmous memandang Dei dengan tatapan aneh.ekhm untung nya benda itu dingin jika panas maka ...


pasalnya kini dia sudah tidak dapat mengendalikan Palu miliknya karena dirinya sendiri juga menerima efek samping menggunakan 'Palu' nya , palu yang digunakan Dozmous bernama VULKANUS senjata ini ditempa oleh leluhur nya 500 tahun yang lalu ditempa digunung yang tengah meletus oleh karena itu dinamai VULKANUS karena bersama setelah palu itu selesai ditempa gunung itu pun memuntahkan lava yang dikandungnya.

__ADS_1


"menghin-"ucap Dozmous namun tidak dapat ia selesaikan dikarenakan.


merasakan bahwa palu milik Dozmous sudah hanya berjarak beberapa cm Dei pada akhirnya menekan pelatuk Whisper of death


dan dengan ditekannya pelatuk terdengar suara Ledakan kecil dari laras whisper of death.


Bersamaan dengan itu bunga darah merah mekar dipaha Dozmous inilah sebabnya mengapa ia tidak menyelesaikan perkataannya barusan dan tanpa menyia-nyiakan kesempatan Dei akhirnya mundur selangkah untuk menghindari palu Dozmous yang saat ini sudah kehilangan kekuatan penghancur sebelumnya.


Disertai dengan rasa sakit luar biasa dari pahanya Dozmous pada akhirnya melepaskan palunya, palu yang kehilangan kontrol Dozmous pada akhirnya palu godam itu menabrak dinding goa dengan sangat keras hingga menciptakan lubang besar didinding goa.


yang paling penting adalah Dozmous saat ini dapat melihat wujud asli Dei setelah terkena tembakan whisper of death, Dua tanduk yang melengkung kedepan ditambah dengan sepasang sayap hitam legam dengan mata merah darah itu menatapnya.


ada perasaan penindasan yang sangat kuat pada Dozmous yang membuat ia tidak memandang Dei terlalu lama tapi mulai berpikir untuk mengobati lukanya sendiri, dirinya sangat yakin dalam 3 menit dia tidak akan dapat hidup.


"Bagaimana apakah itu menyakitkan?."Tanya Dei pada Dozmous yang tengah berlutut dan memegangi pahanya.

__ADS_1


"hahahaha aku terlalu meremehkan anda dan maaf atas perilaku-ku sebelumnya."ujar Dozmous dibarengi tawa miliknya walaupun sudut mulut nya sudah dialiri darah namun ia tetap santai.


"perilaku yang mana"bisik Dei namun sebelum Dozmous dapat berbicara lagi Dei sudah memotongnya.


"Tunggu sebentar jangan banyak basa-basi lagi atau kau akan tewas ,aku akan mengobati mu sebisaku."Ucap Dei pada Dozmous kemudian Dei berjalan kedepannya lalu berlutut kemudian tanpa aba-aba.


Dei memasukkan kedua jari tangan nya kedalam luka Dozmous yang membuat Dozmous berteriak kesakitan.


Sial setidaknya beri aba-aba dulu babi mungkin kata kasar ini yang akan keluar dari Dozmous.


Dan bukan hanya memasukkan jarinya ke-luka Dozmous namun Dei juga mengunakan jari tangannya 'Diaduk' perlahan mencari peluru yang bersarang di paha Dozmous.


untuk Dozmous sendiri ia sangat kesakitan bahkan dirinya sendiri berpikir Dei sedang menyiksa dirinya sendiri.


bukan kah luka itu membentuk lingkaran mengapa kau tidak menggunakan sihir penyembuhan saja ini mungkin yang akan dikatakan Dozmous , sayangnya dirinya sendiri sedang fokus menahan rasa sakit untuk membuka mulut saja terasa membutuhkan energi yang besar.

__ADS_1


__ADS_2