
Dalam perjalanan Arthur telah diberitahukan oleh Viltarin bahwa sebenarnya suku mereka telah tunduk pada bangsa iblis dan pada saat itu juga Arthur terkejut dan juga gugup Akan seperti apa rupa orang yang dapat membuat Manusia serigala paling tua Tunduk.
dan tak butuh waktu lama mereka tiba didepan benteng hitam yang kokoh dimana ada beberapa manusia dengan tanduk dikepala mereka yang berpatroli diatas benteng dan bahkan digerbang benteng pun masih manusia dengan tanduk dikepala mereka yang membuat penasaran Arthur dan banyak budak lain yang berada dibelakang Arthur juga ikut terkejut ,bagaimana mereka tidak terkejut pengerjaan benteng didepan mereka sangat menakjubkan kombinasi baja khusus serta batuan langka lain yang pasti menambah ketahanan benteng berbeda dengan banyak benteng oh tidak sekarang setelah melihat beteng hitam didepannya Benteng-benteng suku-suku yang tersebar itu hanya bisa dianggap sebagai pagar kayu belaka.
"menakjubkan bukan?"Kata Viltarin yang membuat Arthur tersadar kembali kenyataan lalu berkata.
__ADS_1
"jika dulu benteng suku kami seperti ini maka ,mungkin orang-orang ku dapat selamat termasuk ayah dan kakek."Ucap Arthur seraya bernostlagia dalam pikirannya sendiri.
"tuan aku jadi sedikit ragu maukah pemimpin anda menerima kami yang compang-camping seperti ini , aku merasa jika kami ada disini kami mungkin membebankan klan anda untuk berburu lebih ba-"Sebelum dapat menyelesaikan kata-kata nya tiba-tiba rasa sakit datang dari arah kepalanya. ya itu pasti dikerenakan pukulan Viltarin yang telah muak mendengar ocehan Arthur.
"Yang pertama tuan ku berbeda dari tuan kalian sebelumnya kalian akan mengerti nanti,yang kedua Kau lihat lah anggota suku ku apakah mereka merasa sungkan membantu kalian tentu tidak bahkan jika ada anggota suku ku yang berani menindas kalian laporkan saja pada ku, yang ketiga panggil aku paman "Ucap Viltarin panjang lebar dan untuk para budak itu pun merasa tersentuh akan kata-kata yang terucap oleh mulut Viltarin dan Hanya Arthur yang masih memegangi kepalanya dan tanpa ia sadari air mata jatuh dari sudut matanya seakan dirinya telah melepaskan seluruh beban yang ada dipundaknya .
__ADS_1
tiba didepan kastil iblis Viltarin pun mendatangi salah satu pengurus kastil yaitu seorang wanita dari ras iblis dan seperti biasa dia memiliki dua buah tanduk diatas kepalanya sembari menanyakan apakah Tuannya ada didalam kastil atau tidak.
"Permisi nona apakah yang mulia ada didalam kastil"Ucap Viltarin pada salah satu pengurus kastil dengan sopan karena Viltarin tahu wanita didepannya ini setara dengan Lycan dan juga serendah apa pun Tier Demon itu tetap Lah Iblis berdarah murni berbeda dengan nya yang hanya meminum darah Majikannya dulu.
"Yang mulia sedang tidak ada dikastil dia ada didekat sungai bersama tuan Arioch dan tuan Armaros "Jawab Wanita iblis itu.
__ADS_1
"Baiklah terimakasih atas informasinya nona"kata Viltarin yang kemudia dia dan Lycan dan tidak lupa membawa Arthur bersama mereka menuju tempat yang ditunjukan oleh pengurus istana tadi.
"jika kau belum siap bertemu dengan yang mulia maka aku akan menghadap kepadanya terlebih dahulu lalu jika Lycan mendatangi mu maka kau harus sudah siap! apa kau mengerti?"perintah Viltarin pada Arthur yang kemudian dibalas oleh anggukan super cepat Arthur.