
Pada akhirnya Dei pergi keluar dari aula kastil nya setelah sedikit risih ditatap oleh Artemis,yah pasalnya Artemis menatapnya tanpa berkedip dan juga raut wajah yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata.
saat ini Dei berjalan santai disekitaran kastil miliknya dengan Air mancur dibelakang kastil dan juga patung malaikat bersayap 16 yang entah mengapa berpindah dari halaman depan kastil menuju ke belakang kastil yang membingungkan Dei .
oh dan satu lagi sebetulnya Dei cukup bingung mengapa kastil seindah ini dinamakan dengan kastil iblis yah dibelakang kastil bukan hanya patung malaikat dan air mancur akan tetapi terdapat taman Bunga dan juga gazebo dengan pilar hitam yang menumpang atap putih bersih , perpaduan warna yang aneh menurut Dei.
setelah berjalan beberapa saat seraya menghirup harum nya bunga dan juga udara bersih dunia tanpa polusi ini entah mengapa Dei merasa seakan dirinya tidak lah hidup lagi
__ADS_1
yang ia rasakan seperti berada di surga ,oh aku lupa MC kita adalah orang berdosa mungkin surga tak akan menerima nya dengan banyaknya nyawa yang hilang karenanya orang sepertinya hanya pantas berada dineraka untuk menebus dosa miliknya.
kini Dei berdiri didepan patung malaikat dengan 16 sayap baru dipunggung nya sejujurnya patung didepannya ini sangat lah aneh bagaimana tidak mata patung malaikat itu seakan bergerak mengikuti Dei yah hal ini Dei ketahui setelah dia mencoba mengamati keseluruhan patung tiba-tiba kepala patung itu melirik ke-arahnya yang jujur membuatnya terkejut namun setelah itu patung tidak bergerak lagi yang membuat Dei sedikit meragukan hal yang dilihatnya tadi.
Dei saat ini merasa bahwa yang dilihatnya tadi bukan lah halusinasi dirinya semata namun kenyataan dan saat ini Dei terus menatap mata patung itu bahkan tanpa berkedip yang membuatnya terlihat menakutkan, dan dalam waktu bersama dengan itu kaki kanan Dei seakan telah ditabrak oleh sesuatu ,Yap itu seratus persen ditabrak .
merasakan tatapan pemilik kaki yang ditabraknya gadis kecil itu Langsung berkata.
__ADS_1
"maaf kan aku tuan, aku salah tolong jangan cambuk aku."ucap gadis kecil itu sembari memohon pada Dei.
dan untuk Dei sendiri dia tidak terkejut karena menurutnya respon gadis itu dikarenakan lingkungan hidup nya dahulu yang memaksakan tubuh kecilnya bahkan masa kecilnya hilang namun yang membuat Dei kagum adalah gadis kecil ini tampak selalu ceria seakan menutupi kesedihannya dengan keceriaan miliknya.
kini gadis kecil itu berlutut yang membuat Dei tersadar dari lamunannya lalu tanpa pikir panjang lagi Dei mengangkat Gadis kecil itu dan menggantinya dengan posisi duduk dipahanya , yah kini Dei Duduk beralaskan rumput hijau dan gadis kecil itu pastinya duduk dipaha Dei.
"Tuanku maaf kan kelancanganku ini lebih baik aku duduk dibawah seperti mu saja."ucap gadis kecil itu pada Dei.
__ADS_1
setelah mendengar ucapan gadis kecil itu Dei hanya tertawa kecil , kini dengan tubuh kurus dan juga wajah yang kotor dilihat dari manapun gadis kecil itu tidak terlihat cantik dan imut namun Dei sangat menyukai nya ekhm bukan menyukai dalam arti sesungguhnya kau tahu MC kita normal bung.