The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.

The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.
CH-36


__ADS_3

Setelah dipukuli oleh armaros hingga babak belur salah satu naga pun akhirnya mau berbicara.


"Hentikan…kumohon hentikan pukulan mu itu sangat menyakitkan."ucap Naga yang keluar pertama dari ruangan pribadi Armaros.


"bagus…seandainya kau mau berbicara dari tadi maka aku tak perlu membuang-buang tenaga ku untuk memukulimu."sahut Armaros.


mungkin dalam benak para naga ada satu kalimat yang hampir sama.Diam kami dipukul berbicara tanpa diizin kan pun tetap kena pukul mungkin lebih parah dari dipukuli bukan?.


"baiklah sekarang katakan namamu oh tidak nama kalian dan selebihnya biarkan tuanku yang bertanya."Ucap Armaros.


"Nama saya adalah Lixeus tuan"ucap naga yang pertama keluar dari ruang pribadi milik Armaros yang kini namanya sudah kita ketahui


"Dan kau "tunjuk Dei pada naga yang kehilangan salah satu tanduk nya.

__ADS_1


"Nama saya adalah Kafele tuan "sahut naga dengan salah satu tanduk nya yang telah patah.


"lalu kau"tunjuk Dei pada Naga dengan warna yang berbeda dari lainnya jika yang lainnya berwarna Merah naga yang ditunjuk Dei kali ini berwarna putih.


"Nama saya adalah Caecus tuan "balas naga putih itu.


"lalu kau "kali ini naga yang ditunjuk Dei berbeda dari segi ukuran jika keempat naga lainnya berukuran kira kira 35 meter naga didepan Dei ini berukuran 20 meter .


"dan kau yang terakhir"Dan kini sampai lah Dei pada naga terakhir dengan warna hitam nya dan ukuran tubuhnya sekitaran 25 meter sedikit lebih besar dari Kaemon.


"Nama hamba adalah Lysseus Yang mulia."untuk Dei sendiri dia tidak terlalu terkejut akan julukan yang berlebihan yang keluar dari mulut naga hitam itu,karena Dei sendiri tahu bahwa leluhur naga hitam itu merupakan ras bawahan iblis sama seperti warewolf hanya saja kelebihan naga adalah ingatan mereka dapat diturunkan hingga anak cucu mereka.


"biar kutebak Armaros, pasti dari keempatnya hanya dia yang menyerah dengan sepenuh hati. "ucap Dei sembari menunjuk Lysseus.

__ADS_1


"Tebakan anda benar tuanku, aku juga tidak menyangka dizaman ini masih ada Ras Black Dragon didunia ini."sahut Armaros.


"Baiklah kini tanpa basa-basi lagi,kalian tunduk dan menjadi bawahan ku maka kalian akan tetap hidup dan sebaliknya ...jujur aku juga cukup penasaran rasa daging naga."Kata Dei dengan sedikit mendominasi , mengapa Dei sangat langsung seperti itu mungkin karena faktor pekerjaan nya dahulu dan masa lalu nya sendiri yang pernah terjun diperang dunia .


Jujur dalam pikiran kecil Dei adegan tadi membuat nya mengenang masa lalu nya.Dengan Dusty anjing peliharaan miliknya yang ketika dia tunjuk pasti akan menggonggong kemudian berguling-guling.lupakan mengapa kita harus membahas seekor anjing yang telah lama mati.


sudah cukup lama setelah Dei mwngatakan kalimat itu namun belum ada satu naga pun yang berbicara dan hanya saling memandang.


karena dirasa telah cukup lama menunggu naga-naga itu untuk memberikan jawaban ,Dei akhirnya membuat isyarat jari pada Arioch untuk membunuh mereka berlima.


akan tetapi pada saat Arioch hendak melaksanakan perintah Dei tiba-tiba salah satu naga oh jika diperhatikan ini lixeus orang lebih tepat nya naga berteriak .


"Baiklah Yang mulia kami setuju untuk menjadi bawahan anda namun…".

__ADS_1


__ADS_2