
Di bawah gerbang dengan lebar 20 meter tinggi 10 meter terbuat dari batuan hitam yang nampak kokoh dan kuat ditambah dengan pintu besi besar berwarna perak dengan lambang palu ditengah pintu.
di gerbang besar itu tampak banyak karavan yang mengantri untuk memasuki kota antrian memanjang bak tubuh ular,namun bukan itu yang menarik perhatian.
Tampak pria tampan dengan rambut putih,mata merah dengan baju jubah hitam yang serasi dengan penampilannya berdiri sendiri yang sedikit mencolok dibandingkan orang-orang dengan jubah lainnya.
karena pria berdiri sendiri berbeda dengan kumpulan orang dengan jubah hitam lainnya yang memiliki kelompok mereka masing-masing.
Yah pria itu tidak lain adalah Dei yang seorang diri yang datang ke- wilayah suku Hidden hammer.
bagaimana Dei bisa datang kesini yang pertama karena Dei iseng dan kebetulan hobinya memang seperti ini.
datang,lihat, taklukkan.
awalnya Dei mengalami penolakan keras dari Arioch namun setelah meyakinkannya dengan susah payah Dei akhirnya dapat pergi sendiri ke wilayah suku Hidden Hammer ini.
__ADS_1
Dengan mata merah darah nya Dei mengamati seluruh hal yang terjadi di gerbang masuk.
Dan ada satu kesimpulan wilayah suku Hidden hammer ini sangat lah aneh.
Karena Tubuh Dei bisa merasakan emosi negatif pada suatu mahluk dan tempat, wilayah Hidden Hammer ini dipenuhi dengan hawa konspirasi namun ada yang lebih menjijikkan dari satu hal diatas.
adanya hawa kemunafikan yang kuat dimana-mana dikota kecil ini oh dan juga hawa kebencian yang samar-samar.
pada dasarnya tubuh Dei merasakan emosi dengan yang bermacam-macam oh perlu diingat bahwa tubuh Dei adalah gabungan 3 ras, kemampuan itu Dei dapatkan dari darah malaikat yang bercampur dengan iblis.
setelah melihat banyak nya manusia diwilayah kurcaci ini membuat Dei semakin yakin ada yang salah dengan suku Hidden Hammer.
mungkin hal itu adalah masalah kecil bagi sebagian besar orang namun bagi Dei hal ini sangatlah tidak bagus karena pada dasarnya tidak ada kurcaci yang terlihat memiliki kekuasaan disini.
jika Dozmous tidak menyakinkan nya bahwa ini adalah wilayah suku Hidden Hammer maka Dei tidak akan mempercayai perkataan nya.
__ADS_1
Karena dilihat dari manapun kota ini lebih seperti wilayah manusia ketimbang wilayah kurcaci.
Ditengah spekulasinya Dei tiba-tiba mendengar suara.
"Hei yang disana bisakah kau lebih cepat"Ucap seorang pria berkumis dengan armor perak.
"oh maaf-maaf "Ucap Dei santai kemudian ia berjalan perlahan membayar 5 koin perak sebagai biaya untuk memasuki kota.
dari mana Dei mendapatkan koin perak itu?.
tentu Dei memintanya dari kurcaci yang pernah diinjak oleh Armaros.
Kejanggalan tadi kini sudah dapat membuat Dei memastikan bahwa spekulasinya tadi terbukti nyata.
Walaupun kota ini dihuni dan diciptakan oleh kurcaci namun arsitektur disini tidak jauh berbeda dari arsitektur ras manusia.
__ADS_1
Dei memandang kota khas abad pertengahan dengan kagum, di-zamannya sudah tidak ada peninggalan sejarah dikarenakan perang nuklir dua negara adidaya terdahulu yang menghancurkan warisan budaya nenek moyang.
Dengan informasi yang diberikan oleh Dozmouz,Dei berjalan perlahan menuju kesuatu arah dan tak lupa Dei memperhatikan kota yang sudah 100 persen orang yang berlalu-lalang manusia tanpa bangsa kurcaci yang nampak dibidang pengelihatan Dei.