The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.

The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.
CH-17


__ADS_3

Hening suasana menjadi hening setelah Lycan berbicara yang membuat Lycan dan bawahannya sedikit was-was dan untuk Lycan yang merasa bahwasanya ucapan yang terlontar dari mulutnya sedikit kurang sopan , ketika hendak bersujud untuk meminta maaf tiba-tiba terdengar orang yang tertawa terbahak-bahak dan orang yang tertawa tentu itu adalah Arioch yang tertawa .


"Hahahaha…apa yang kau maksud dengan 'TUAN APAKAH KAU MEMILIKI TUAN' …hahahahhaah ini hal terlucu dalam hidupku "ucap Arioch sembari tertawa terbahak-bahak yang membuat Lycan dan bawahannya menjadi takut , dan untuk Lycan yang merasa bahwa apa yang dikatakannya kurang baik ,disaat akan meminta maaf dengan bersujud namun tiba-tiba terdengar suara ditelinga semua orang.


"Dia bukan tuan ku, 'Dia' adalah pencipta ras iblis yang baru, kami ras iblis akan bangkit dibawah kepemimpinannya "ucap Arioch dengan serius sembari mendongak memandang langit dan mungkin ada yang sedikit aneh dengan perkataan Arioch jika diperhatikan dengan baik.

__ADS_1


sementara itu Lycan dan bawahannya pun terdiam apakah 'Pencipta' ras iblis sendiri yang datang maka dengan ini kemungkinan dia dan sukunya untuk dapat selamat pasti akan meningkat dan dia serta sukunya tidak perlu lagi lari dari kejaran 'mereka'.


terkadang dalam keadaan yang sangat sulit seseorang pasti akan melakukan apapun agar dapat bertahan dan contohnya adalah Lycan demi sukunya tetap ada dan tidak dibantai dia akan melakukan apapun bahkan jika nyawanya adalah harga untuk kebahagiaan sukunya pasti dia akan menyerah dirinya.


namun untuk bawahan Lycan termasuk Hames Hanya diam menerima penyerahan suku mereka , karena mereka sendiri juga tahu suku mereka tidak dapat menolak lagi juga hampir seluruh orang disini sudah pernah mendengar kisah nenek moyang mereka sendiri yang menjadi bawahan ras lain dan untuk orang-orang suku mereka akan menekan jikalau ada yang menolak keputusan ,tapi jika dipikir-pikir sepertinya tidak ada yang akan melakukan penolakan .

__ADS_1


"Terimakasih tuan Arioch,saya Lycan Vidarr tidak akan pernah berkhianat dan sepenuhnya tunduk pada anda serta 'Yang mulia' " ucap Arioch sembari berlutut diikuti oleh bawahannya.


"bagus dan sekarang kau dan bawahanmu kini persiapkan sukumu kita akan berangkat ke wilayah tuanku hari ini dan usahakan untuk cepat !. "perintah Arioch pada mereka berlima dan langsung ditanggapi oleh Lycan sebelum pergi Lycan menunduk , dia seakan memahami sesuatu yang mungkin tidak disadari oleh bawahannya dan untuk Arioch sendiri dia hanya tersenyum walau dia tersenyum dikarenakan dua tanduk di kepalanya itu membuat sedikit mengerikan.


tak lama setelah itu kelima orang itu pun pergi berlari menuju kearah perkemahan suku mereka dengan wujud serigala yang dimilikinya dan untuk Arioch dia sepertinya sangat bahagia kali ini seperti seorang anak kecil yang menemukan mainan kesukaannya.

__ADS_1


"hahaha pria warewolf yang pintar …dia tahu yang tidak diketahui dan dia adalah orang yang tahu untuk berterimakasih sangat cocok dengan yang 'beliau' butuhkan ". ucap Arioch dan kemudian berbalik mencari tempat teduh untuk duduk , menunggu Lycan dan sukunya .


Jika kau memberikan orang yang amat sangat membutuhkan 1 roti maka niscaya orang itu akan memberi mu 100 roti kembali.


__ADS_2