The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.

The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.
CH-51


__ADS_3

Sebelum Dozmous dapat mencapai Armaros.


Tiba-tiba Armaros mengubah postur tubuhnya dari menginjak kepala pria kerdil saat ini postur tubuh Armaros adalah berlutut.


untuk pria kerdil yang sedari tadi diinjak oleh Armaros akhirnya terbebas, mungkin setelah ini dia akan mengingat kejadian ini selamanya oh dalam hatinya tidak ada dendam pada Armaros walaupun Armaros telah menginjak-injak harga dirinya namun itu lebih baik dari pada kehilangan nyawa.


Harga dirinya dapat ia cari kembali tapi tidak dengan nyawanya.


jika Dei tahu pemikiran pria kerdil itu mungkin dia akan tertawa terbahak-bahak karena prinsip pria itu sama dengan temannya.oh sekarang mungkin dia ada dineraka atau surga tapi Dei yakin teman nya ada ditempat yang pertama.


Melihat Armaros dan Arioch yang berlutut kemudian disusul oleh 1000 orang dibelakangnya Dei merasa mati rasa pada perilaku ini.

__ADS_1


Namun bukan itu yang paling penting saat ini Dei dapat merasakan jiwa dari setiap orang yang hadir kecuali Artemis, Dozmous dan pria kerdil yang diinjak oleh Armaros.


nampaknya rencana Arioch berhasil.


beberapa saat sebelum Dei memulai ekspedisi untuk menaklukkan suku Dwarf dirinya sempat memerintahkan beberapa iblis tingkat rendah untuk menyumbangkan darah mereka pada para mantan budak dan 1000 orang ini kebanyakan dari mereka adalah mantan budak.


jadi Dei dapat merasakan jiwa mereka inilah kemampuan khusus tubuh Dei yang dirinya sendiri masih sedikit demi sedikit mempelajarinya.


dalam tim berjumlah 1000 orang ini seperti yang telah disebutkan sebelumnya kebanyakan adalah mantan budak beberapa ras iblis tingkat rendah dan sisanya adalah ras warewolf.


Kebersamaan mereka cukup baik,hal ini juga telah dipikirkan oleh Dei jika para mantan budak ini dilatih menjadi prajurit maka tidak akan lama bagi mereka untuk menjadi prajurit yang profesional.

__ADS_1


"Armaros...Arioch apa yang terjadi disini?."Ujar Dei pada ke-dua pria itu dengan sangat lembut yah tapi sayang kedua iblis besar itu menganggap kalimat lembut Dei sebagai lonceng kematian mereka.


Oh masalah utama disini bukanlah Armaros yang menginjak kepala Pria kerdil itu namun pada kumpulan dibelakangnya.


Jika diperhatikan dengan baik banyak mantan budak yang memiliki luka goresan bahkan ada noda darah dibeberapa tempat hal ini sangat membuat Dei bingung dan juga marah pada perilaku bawahannya yang se-enaknya sendiri.


menurutnya bawahan seperti ini termasuk kurang cakap karena berpotensi berkhianat jika angka 100 pada kolom loyalitas bawahan tidak Dei percaya maka mungkin Dei sudah menyerap Esensi iblis mereka.


"Maafkan hamba Yang mulia, setelah anda memasuki Goa kami mencoba menyusuri daerah sekitar lalu kami menemukan sarang monster laba-laba"ucap Arioch dengan kepala tertunduk.


"Lalu?."ujar Dei oh sembari memperhatikan Kedua pria besar itu.

__ADS_1


"Lalu kami memutuskan untuk menggunakan kumpulan monster laba-laba itu untuk melatih calon legiun yang akan anda ciptakan."jawab Arioch.


"Akan tetapi mereka cukup mengejutkan saya ditengah keputusasaan seperti itu mereka dapat mengalahkan kumpulan serangga itu tanpa bantuan aku dan Armaros."imbuh Arioch dan tak lupa ia memuji perbuatan mantan budak dan lainnya.


__ADS_2