The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.

The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.
CH-37


__ADS_3

"Namun ...apakah kami masih dapat hidup dengan bebas?."Tanya Lixeus .


Setelah mengatakan itu bukan jawaban yang diperoleh Lixeus akan tetapi tawa dari mulut Dei yang sesungguhnya itu membuat dirinya kecewa akan tetapi.


"hahaha...aku tak tahu ras naga kini sudah dapat membuat lelucon ... tapi itu bagus!."Cibir Dei pada Lixeus.


"Kebebasan mu akan hilang pastinya tapi sebagai gantinya aku akan memberikan mu kekuatan bagaimana?."Ucap Dei dan seraya menawarkan pada Kelima naga itu.


Setelah mendengar pernyataan Dei mereka berlima hanya bisa saling memandang .namun berbeda dengan naga hitam Lysseus dia hanya menundukan kepala naganya hingga menempel lantai aula kastil dan dari tingkah laku nya saja dapat disimpulkan dia sudah menyerah .


Sebenarnya Dei sudah mengetahui akal-akalan mereka agar tidak terlalu terikat padanya ,Dei tidak sebodoh yang mereka pikir.mereka mungkin berpikir bahwa dengan Dei memberi mereka kebebasan untuk pergi kemana saja seenaknya lalu ketika mereka kembali 1000 naga dari pulau naga mengikuti?.


Mungkin jika dalam satu tahun lagi Dei dapat bertahan dari serangan sekelompok naga itu tapi jika sekarang mungkin beberapa ekor adalah batasannya.


Ikan kecil dimakan ikan yang besar mungkin pepatah ini yang cukup tepat untuk Dei. Yang lemah akan selalu 'dipermainankan' oleh yang kuat ini merupakan realita dalam kehidupan oleh karena itu Dei mencoba untuk menjadi ikan besar didunia ini.


itu lah sebabnya Dei tidak akan melepaskan begitu saja kelima naga yang telah dihajar Armaros ,karena kelima naga itu dapat menjadi kekuatan tambahan yang dimilikinya.


Oleh karena itu Dei menawarkan 'kekuatan' pada mereka dan disini kekuatan yang dimaksud bukan untuk pribadi mereka sendri tapi untuk Dei.

__ADS_1


"Baiklah "Ucap Dei lalu dia menggigit jarinya hingga berdarah sama seperti kejadian yang pernah dia lakukan pada Arthur.


"Jika kalian ingin kekuatan kemarilah akan aku beri kalian kekuatan terkuat."goda Dei pada kelima naga itu.mengapa Dei melakukan hal itu karena dia mengetahui lebih tepatnya diri nya sendiri adalah naga bukan?. Coba kalian pikir Darah leluhur yang telah lama hilang ada didepan kalian bukan kah itu mengejutkan?.


Melihat darah yang keluar dari jari Dei kelima naga itu hanya bisa berlutut Dan jika diperhatikan seekor naga yang berlutut cukup lucu. mereka terlihat seperti berbaring dibandingkan dengan berlutut.


"Maaf kan hamba ini Yang mulia"Ujar Lixeus dengan lirih dan masih diposisi berlutut khas naganya.


"Saya mewakili semuanya bersedia untuk tunduk pada anda. "imbuh Lixeus, Darah Naga yang pernah didapatkan Dei sebenarnya setara dengan Dewa naga di seluruh alam semesta untuk naga biasa mempunyai efek menekan naga-naga itu sangat kuat.


itulah mengapa Lixeus langsung menyerah karena dia merasakan tekanan berlebihan yang keluar dari darah yang mungkin tidak ada satu tetes toh menjadi bawahan Dewa naga juga tidak akan merendahkan martabatnya dan harga dirinya bukan.


setelah beberapa saat kelima naga itu tiba dihadapan Dei cukup dekat hanya sekitar 5 meter dari singgasana tempat Dei duduk.


Dan Dei yang melihat kelima naga itu telah sampai langsung bangkit dari singgasananya kemudian dengan kemampuan yang baru diperolehnya Dei mengendalikan darah yang ada di-jari nya menunju ke mulut kelima naga itu.


melihat darah Dei yang kini ada didepan mulut mereka. awal nya mereka bingung mengapa aura darah didepannya menjadi lain.


tapi sebelum mereka mengetahui sebabnya suara Dei terdengar ditelinga naga mereka.

__ADS_1


"Minumlah itu !,"perintah Dei pada kelima naga itu.


dan tanpa basa-basi lagi mereka langsung menyedot darah yang hanya setetes itu. setelah darah yang mungkin tak terasa ditenggorokan mereka sampai ke organ pencernaan mereka tiba-tiba rasa sakit dan panas yang berasal dari perut mereka lalu menyebar keseluruh tubuh mereka. rasa sakit yang membuat mereka ingin mengakhiri hidup mereka sendiri, bahkan waktu pun terasa lebih lama.


Berbeda dengan yang dialami kelima naga itu ,semua orang yang hadir kini hanya melihat 5 bola merah besar yang tercipta setelah kelima naga itu menelan darah yang diberikan oleh Dei.


Setelah beberapa saat Kelima bola itu Retak dan memperlihatkan lima naga hitam dengan tubuh besar dan sayap yang membentang lebar.


Dan jika diperhatikan lagi dengan seksama kelima naga itu terlihat sama persis entah itu dari segi warna ukuran dan tanduk ,mereka berlima yang membuat Dei memutuskan untuk menyebut mereka sebagai FIve plague-carrying twins.


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...



Kelima naga setelah meminum darah Dei.


ekm mungkin divote juga keren… kan… kan Dei?.

__ADS_1


__ADS_2