The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.

The Rise Of The Mythical Warlords: Menaklukkan Dunia Baru Dengan Kastil SSR.
CH-54


__ADS_3

Jika apa yang dipikirkannya benar maka keuntungan yang ia peroleh sangat lah besar dan yang pasti Dei dapat mengatasi masalah kebutuhan terpenting pasukannya dan juga penduduk yang menetap di wilayah nya.


Akan tetapi hanya ada satu cara untuk memastikan apa yang dipikirkannya benar cara satu-satunya adalah dengan bertanya.


"Dozmous kemari...dan kau Artemis "panggil Dei pada ke-dua orang itu.


dan tak lama kemudian dua sosok pun nampak satu pendek dengan janggut perak khasnya dan yang lainnya tinggi dengan pinggang langsing dada S+ ekhm,wajah cantik dengan kulit putihnya oh dan rambut hitamnya yang tergerai serta mengenakan jubah hitam polos menambah keindahan penampilan-nya pada titik tertentu.


mereka berdua berhenti dengan jarak kurang lebih 2 meter dari Dei dan seperti biasa berlutut dengan satu kaki, toh Dei sudah menganggapnya sebagai hal yang wajar.

__ADS_1


"Ada yang bisa kami bantu yang mulia"2x ucap mereka berdua bersama-an.


"emmm lupakan... Apakah kalian tahu tanaman apa ini?."ucap Dei sembari menunjuk padi dihadapannya ,oh


sebenarnya Dei ingin memerintahkan bawahannya untuk menghilangkan panggilan aneh itu namun Dei harus mengurungkan niatnya karena beberapa faktor tertentu dan juga melihat ekspresi wajah mereka yang tulus dan tidak dibuat-buat membuat Dei menjadi terbiasa akan perlakuan ini.


kembali lagi ke- mereka berdua yang saat ini malah bertukar pandang seolah dari wajah mereka mengatakan 'kau saja yang memberi tahunya'.


"Tuanku apa yang dikatakan Dozmous itu benar bahkan diras elf ku tanaman seperti ini tumbuh disetiap sudut wilayah kami dan tanaman seperti ini hanya tumbuh di wilayah Three Mountain Of Death".Ucap Artemis panjang lebar seraya meyakinkan Dei atas apa yang dikatakan oleh Dozmouz.

__ADS_1


Mengapa Artemis perlu untuk menyakinkan Dei karena dirinya dan Dozmous tahu bahwa mahluk didepan mereka ini bukan lah manusia atau semacamnya dan juga mereka tahu bahwa Dei ini adalah 'Mahluk luar' yang telah diramalkan oleh penyihir manusia seratus tahun lalu.


Oleh karena itu menurut mereka Dei baru saja melihat tanaman asli daerah mereka dan mungkin dia tertarik akan keunikannya.


Sebenarnya daerah ini merupakan wilayah tanpa nama berbeda dengan yang lainnya ditempat ini dengan luas ribuan kilometer namun sangat sedikit sumberdaya pangan yang membuat perkembangan disini sangat tertinggal jauh.


Untuk makan sehari-hari saja sulit apalagi untuk memulai perang untuk mendapatkan keuntungan lainnya.


didunia ini perang sudah dianggap makanan sehari-hari, bagi mereka tanpa perang sehari malah menjadi sesuatu hal yang mengerikan karena bisa jadi musuh tiba -tiba ada disebelah mereka.

__ADS_1


bagi penduduk asli dunia ini tidak ada perang dalam satu hari bisa saja konspirasi yang dapat menghancurkan bangsa sedang direncanakan opini ini bukan tanpa sebab karena banyak bangsa telah hancur karena terlena oleh kedamaian dan pada akhirnya ketika negara atau suku mereka diserang prajurit mereka tidak siap bahkan ada beberapa kasus dimana prajurit suku atau negara itu telah melakukan kesepakatan dengan musuh.


Hal ini tidak mencengangkan di-zaman seperti ini karena selagi anda mendapatkan kekuasaan apa yang dinamakan dengan martabat dan harga diri akan menyusul.


__ADS_2