
"Mungkin palu itu terlalu tua untuk digunakan dan pada akhirnya patah"Ucap Kurcaci dengan janggut merah, mungkin merasa bahwa gerakan tubuhnya agak aneh jadi dia cepat-cepat menjawab 'pertanyaan' Dei.
Namun Dei hanya tersenyum kemudian kurcaci itu tertawa,lalu melanjutkan membuatkan minuman pesanan pelanggan.
"Sayang kemari lah tolong gantikan aku melayani para pelanggan."Teriak Kurcaci dengan janggut merah.
tak lama kemudian dari luar datang kurcaci perempuan pastinya dengan postur tubuh pendek dengan otot yang tidak terlalu berlebihan namun cukup baik dilihat,dengan rambut panjang yang dikepang.
"Oh tumben sekali kau menyuruhku untuk menggantikan mu menjaga tavern"ucap kurcaci perempuan itu.
"Sayang ku Elgnada aku memiliki urusan dengan pemuda tampan ini jadi tolong aku menjaga sebenar oke."Ucap Kurcaci dengan janggut merah.
"Dari mana pemuda tampan ini berasal aku baru pertama melihatnya disini lebih tepatnya dikota ini"
"nak darimana asalmu,aku memiliki teman perempuan wanita dan kebetulan dia pendatang dari luar sama sepertimu."
__ADS_1
"Sayang dia pergi beberapa hari yang lalu tanpa memberitahuku, semoga dia dalam kondisi baik sayang sekali kau datang terlambat mungkin kau dengan nya sangatlah cocok."Ucap kurcaci perempuan itu panjang lebar.
'Uh perjodohan macam apa ini,kita baru bertemu bukan tapi sepertinya ada sesuatu yang janggal dengan ceritanya'
'lalu bukankah beberapa hari yang lalu itu tepat ketika aku menemukan Artemis,sungguh kebetulan yang aneh'batin Dei.
namun ditengah pemikirannya tiba-tiba saja kurcaci dengan janggut merah berkata,dan perkataannya membuat cerita dan tebakan Dei benar hanya saja.
"Yah malang sekali elf itu,kalau tidak salah namanya Alexia bukan"ucap kurcaci dengan janggut merah pada istrinya dan hanya dibalas anggukan kepala disertai dengan ekspresi wajah yang agak sedih.
"Sayang sekali,oh maaf aku belum memperkenalkan diriku namaku Elgnada Runemaul dan dia suami ku Vaggean Runemaul"
"Namaku Deimonium victor"Ucap Dei dengan santai sembari memperkenalkan dirinya.
"Nama yang bagus nak Victor."Ucap Elgnada.
__ADS_1
sebenarnya mungkin usia mereka tidak terlalu terpaut jauh hanya saja sekarang tubuh Dei semakin muda yang membuat nya seperti pria dengan umur 24 tahun berbeda dengan usia asli Dei yang sudah 52 tahun.
Pada zaman Dei sudah banyak produk kecantikan yang bisa mengurangi penuaan fisik bahkan rata-rata umur penduduk 100 tahun dan masih tetap muda,um itu semua tergantung juga pada kekayaan orang itu.
Semakin kaya dirimu semakin muda juga dirimu bahkan mengkloning tubuh pun tidak masalah yah asalkan uang mu cukup.
"Ekhm baiklah tuan Victor silahkan ikuti aku."ucap Vaggean seraya mempersilahkan untuk mengikutinya.
Dengan perbincangan kecil disepanjang jalan Dei pada akhirnya sampai didepan rumah dengan pintu kayu yang hampir sama dengan yang ada ditavern dengan ukiran khas yang sama.
"Silahkan masuk tuan Victor"Ucap Vaggean.
Didalam rumah ini memiliki tampilan yang sederhana dengan dekorasi yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti kayu dan batu bata dan juga perabotan yang mungkin dibuat oleh pengerajin lokal seperti kursi dan meja kayu.
"silahkan duduk tuan Victor"ucap Vaggean sembari mempersilahkan Dei untuk duduk.
__ADS_1
Saat ini Dei duduk berhadapan dengan Vaggean.
"Bisakah aku mulai pembicaraan?."Tanya Dei.